Hari TUHAN

Sama seperti terjadi pada zaman Nuh, demikian pula halnya kelak pada hari-hari Anak Manusia

Kalender Ibrani

Kalender Alkitab Ibrani 5777 (2017)

Download Kalender Ibrani 5777.PDF

Hari-hari Raya (mo’edim) YAHWEH

14 Nisan 5777 (10 April 2017): Erev Pesach
Sesudah matahari terbenam: Paskah, Hari Raya Roti Tak Beragi

15-22 Nisan 5777 (11-18 April 2017): Pesach I-VIII
Paskah, Hari Raya Roti Tak Beragi

5 Sivan 5777 (30 Mei 2017): Erev Shavout
Sesudah matahari terbenam: Hari Raya Tujuh Minggu, memperingati diberikannya Torah di Gunung Sinai

6-7 Sivan 5777 (31 Mei-1 Juni 2017): Shavout I-II
Hari Raya Tujuh Minggu, memperingati diberikannya Torah di Gunung Sinai (Pentakosta: Turunnya Roh Kudus)

29 Elul 5777 (20 September 2017): Erev Rosh Hashana
Sesudah matahari terbenam, permulaan munculnya bulan baru: Yom Teruah, Hari Raya Peniupan Sangkakala; Tahun Baru Yahudi 5778

1-2 Tishrei 5778 (21-22 September 2017) Rosh Hashana 5778
Yom Teruah: Hari Raya Peniupan Sangkakala; Tahun Baru Yahudi 5778

9 Tishrei 5778 (29 September 2017): Erev Yom Kippur
Sesudah matahari terbenam: Hari Raya Pendamaian

10 Tishrei 5778 (30 September 2017): Yom Kippur
Hari Raya Pendamaian

14 Tishrei 5778 (4 Oktober 2017): Erev Sukkot
Sesudah matahari terbenam: Hari Raya Sukkot (Pondok Daun)

15-21 Tishrei 5778 (5-11 Oktober 2017): Sukkot I-VII
Hari Raya Sukkot (Pondok Daun)

Kalender Alkitab Ibrani

Kalender Ibrani merupakan kalender tahunan yang digunakan dalam Yudaisme. Kalender ini bukan buatan manusia, melainkan kalender Elohim sendiri.

Kejadian 1:14 (ILT) Dan Elohim berfirman, “Biarlah ada benda-benda penerang pada cakrawala di langit untuk memisahkan antara siang dengan malam, dan mereka ada untuk tanda-tanda (Ibrani: ‘oth) dan untuk musim-musim (Ibrani: mo’edim) dan untuk hari-hari (Ibrani: yom) dan tahun-tahun (Ibrani: shaneh).

Kata “tanda-tanda” bahasa Ibraninya “‘oth” (H226), yang artinya: tanda (dalam hal penampakan atau kemunculan), sinyal, tanda yang membedakan, bendera, panji-panji, ingatan, tanda ajaib, pertanda, peringatan, mujizat, bukti, tiang.

Sedangkan kata “musim-musim” bahasa Ibraninya “mo’ed” (H4150), yang artinya: perjanjian (appointment), yaitu waktu yang tetap atau musim, waktu yang ditetapkan, perkumpulan raya; khususnya: Perayaan atau Hari Raya YAHWEH.

Kata “tahun-tahun” menggunakan bahasa Ibrani “shaneh” (H8141), yang artinya: tahun, pembagian waktu, ukuran waktu.

Orang Yahudi mengawali hari mereka pada saat petang hari, sesudah matahari terbenam. Kenapa penanggalan Ibrani berganti pada petang hari, dan bukannya tengah malam (atau dini hari)?

Ini didasarkan pada apa yang tertulis di dalam Kitab Kejadian, ketika hari-hari dihitung di dalam Kitab Suci, petang hari datang sebelum pagi hari:

Kejadian 1:5 (ILT) Dan jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari pertama.

Dasar dari kalender Ibrani adalah lunisolar; gabungan antara tahun matahari (solar) dan bulan (lunar). Tahun Ibrani disusun berdasarkan pada siklus bulan (yang menentukan bulan-bulan) dan siklus matahari (yang menentukan tahun-tahun). Bulan Ibrani dimulai dengan penampakan bulan baru. Satu bulan tambahan ditambahkan tujuh kali dalam siklus 19 tahun, untuk memastikan supaya hari-hari Perayaan (mo’edim) tetap terjadi pada musim-musim yang semestinya.

Ini bertentangan dengan kalender Gregorian, yang didasarkan sepenuhnya hanya kepada siklus matahari (heliosentris).

Kalender Gregorian adalah produk Gereja Roma Katholik, disusun oleh Paus Gregory XIII tahun 1582 dengan dekrit paus dan digunakan oleh sebagian besar negara-negara Barat. Itu merupakan kalender matahari (solar) yang terdiri dari 365 hari, dengan satu hari tambahan setiap empat tahun (tahun kabisat). Ini memastikan bulan-bulan sesuai dengan musim-musim tertentu. Tidak ada hubungan antara tanggal dengan fase-fase bulan.

Kalender Gregorian dimulai pada tahun ketika Yesus dilahirkan, sedangkan kalender Yahudi dihitung sejak Tahun Penciptaan (Anno Mundi), meskipun itu tidak dipahami secara literal oleh sebagian besar orang Yahudi, yang menginterpretasikan bahwa hari-hari pertama Penciptaan kemungkinan bisa berlangsung selama jutaan tahun.

Tahun-tahun Gregorian disusun dalam dasar sepuluh, yang disebut dekade dan abad-abad, sementara orang-orang Yahudi di tanah Israel mengukur tahun-tahun dengan dasar tujuh, dengan tujuh tahun Shmittah (tahun Shabbat) yang menyusun satu Yobel setiap 50 tahun.

Download Kalender Ibrani 5777.PDF

Kitab Henokh

Berita untuk Generasi Akhir Zaman

Hari TUHAN

Sama seperti terjadi pada zaman Nuh, demikian pula halnya kelak pada hari-hari Anak Manusia

%d blogger menyukai ini: