Hari TUHAN

Sama seperti terjadi pada zaman Nuh, demikian pula halnya kelak pada hari-hari Anak Manusia

Noach “Nuh atau Istirahat”

Bacaan Alkitab Minggu ke-2:

Noach “Nuh atau Istirahat”

Dalam bagian Torah ini, Elohim menghukum orang jahat di dunia dengan mendatangkan banjir raksasa. Elohim menyelamatkan Nuh dan keluarganya, yang akan memenuhi dunia kembali. Kita juga diperkenalkan dengan Abram dan istrinya, Sarai.

Torah: Kejadian 6:9-11:32

Haftarah (Nabi-nabi): Yesaya 54:1-55:5; Yesaya 66:1-66:24

Brit Chadashah (Perjanjian Baru): Matius 24:36-51; Lukas 17:26-37; Kisah 2:1-16; 1Petrus 3:18-22; 2Petrus 1:3-3:13

Catatan dari Kitab Yashar: Yashar 5:1-10:39

Nuh dan Air Bah

Kejadian 6: (ILT)

  1. Inilah silsilah Nuh. Nuh adalah seorang pria yang benar, ia tidak bercela di antara orang-orang sezamannya. Nuh hidup bergaul dengan Elohim.
  2. Nuh memperanakkan tiga orang anak laki-laki: Sem, Ham, dan Yafet.
  3. Adapun bumi telah rusak di hadapan Elohim, bahkan bumi itu dipenuhi dengan kekerasan.
  4. Maka Elohim menilik bumi, dan lihatlah, dia telah rusak, karena setiap manusia telah merusak jalan hidupnya di bumi.
  5. Lalu Elohim berfirman kepada Nuh, “Kesudahan semua manusia telah tiba di hadapan-Ku, karena bumi telah dipenuhi kekerasan dari pihak mereka. Dan lihatlah, Aku menghancurkan mereka bersama bumi.
  6. Buatlah bagimu sebuah bahtera dari kayu gofir. Engkau harus membuat kamar-kamar pada bahtera itu dan engkau harus memakalnya dengan ter, dari dalam dan dari luar.
  7. Dan beginilah engkau harus membuatnya: Panjang bahtera itu tiga ratus hasta, lebarnya lima puluh hasta, dan tingginya tiga puluh hasta.
  8. Engkau harus membuat sebuah jendelapada bahtera itu dan engkau harus menyelesaikannya sampai sehasta dari atas, dan engkau harus memasang pintu bahtera itu pada lambungnya. Engkau harus membuat bahtera itu bertingkat: bawah, tengah dan atas.
  9. Dan Aku, lihatlah, Aku akan mendatangkan air bah ke atas bumi untuk memusnahkan dari kolong langit semua manusia yang di dalamnya ada roh kehidupan; segala yang ada di bumi akan mati binasa.
  10. Tetapi Aku akan mengadakan perjanjian-Ku dengan engkau. Dan engkau akan masuk ke dalam bahtera itu, engkau dan anak-anakmu dan istrimu dan istri anak-anakmu bersamamu.
  11. Dan dari segala yang hidup, dari segala makhluk, engkau harus membawa sepasang dari setiap jenisnya ke dalam bahtera itu, untuk melestarikannya bersama engkau; jantan dan betina.
  12. Dari burung-burung, menurut jenisnya; dan dari ternak, menurut jenisnya; dari setiap yang merayap di atas tanah, menurut jenisnya; dua dari setiap jenis itu, mereka akan datang kepadamu untuk memelihara hidupnya.
  13. Dan engkau, bawalah bagimu segala makanan yang dapat dimakan; dan engkau harus mengumpulkan bagi dirimu, dan hal itu akan menjadi makanan bagimu dan bagi mereka.”
  14. Dan Nuh melakukannya seperti semua yang telah Elohim perintahkan kepadanya, demikianlah dia melakukannya.

Kejadian 7:

  1. Kemudian YAHWEH berfirman kepada Nuh, “Masuklah ke dalam bahtera itu, engkau dan seisi rumahmu, karena engkaulah yang Kulihat benar di hadapan-Ku dalam generasi ini.
  2. Dari segala hewan yang tahir, engkau harus mengambil bagimu tujuh pasang, jantan dan betinanya. Tetapi dari hewan yang najis, dua ekor, jantan dan betinanya;
  3. juga dari burung-burung di udara tujuh pasang, jantan dan betina, untuk memelihara benihnya di muka bumi.
  4. Sebab, tujuh hari lagi Aku akan menurunkan hujan ke atas bumi empat puluh hari empat puluh malam dan Aku akan melenyapkan dari atas permukaan bumi segala yang ada, yang telah Aku jadikan.”
  5. Lalu Nuh melakukannya sesuai dengan segala yang telah YAHWEH perintahkan kepadanya.
  6. Dan Nuh berusia enam ratus tahun ketika air bah terjadi di muka bumi.
  7. Maka Nuh, dan anak-anaknya, serta istrinya, dan istri anak-anaknya, masuk ke dalam bahtera karena air bah itu.
  8. Dari hewan yang tahir dan dari hewan yang najis, dari burung-burung, dan dari setiap yang merayap di atas tanah,
  9. sepasang demi sepasang mereka telah datang kepada Nuh, ke dalam bahtera itu, jantan dan betina, seperti yang telah Elohim perintahkan kepada Nuh.
  10. Dan terjadilah, setelah tujuh hari, air bah itu pun datang meliputi bumi.
  11. Pada tahun keenam ratus dalam kehidupan Nuh, pada bulan yang kedua, pada hari yang ketujuh belas bulan itu, pada hari itu segala mata air samudera raya telah terbelah dan tingkap-tingkap langit telah terbuka.
  12. Dan terjadilah hujan lebat ke atas bumi, empat puluh hari dan empat puluh malam.
  13. Pada hari itu juga masuklah Nuh, dan Sem, dan Ham, dan Yafet, anak-anak Nuh, dan istri Nuh; dan ketiga istri dari anak-anaknya bersama-sama mereka ke dalam bahtera.
  14. Mereka dan setiap makhluk hidup menurut jenisnya, dan setiap binatang buas menurut jenisnya, dan setiap yang melata yang merayap di muka bumi menurut jenisnya, dan setiap burung menurut jenisnya, setiap yang berbulu, setiap yang bersayap,
  15. dan mereka datang kepada Nuh, ke dalam bahtera, sepasang demi sepasang dari semua makhluk yang di dalamnya terdapat napas kehidupan.
  16. Dan mereka yang masuk itu, jantan dan betina dari segala makhluk, mereka telah masuk sebagaimana Elohim telah memerintahkannya, dan YAHWEH telah menutup bahtera itu baginya.
  17. Dan air bah itu berlangsung empat puluh hari di muka bumi, dan air itu meninggi dan mengangkat bahtera itu sehingga naik dari muka bumi.
  18. Dan air itu semakin hebat, dan bertambah-tambah banyaknya di muka bumi, dan bahtera itu bergerak terapung-apung di atas permukaan air.
  19. Dan air itu telah menjadi demikian hebatnya di muka bumi, dan telah menutupi semua gunung-gunung tinggi yang ada di seluruh kolong langit.
  20. Air itu telah menjadi tinggi lima belas hasta ke atas, dan gunung-gunung telah ditutupinya.
  21. Dan binasalah segala makhluk yang merayap di muka bumi, baik burung-burung maupun hewan, dan segala yang hidup, dan segala yang berkeriapan yang mengeriap di muka bumi, juga semua manusia.
  22. Matilah semua yang di hidungnya ada napas kehidupan, dari semua yang ada di daratan.
  23. Dan setiap yang hidup yang ada di atas permukaan bumi telah dilenyapkan, dari manusia sampai hewan, sampai yang merayap, dan sampai burung-burung di udara. Dan mereka telah dilenyapkan dari bumi, dan hanya Nuh serta mereka yang bersama-sama dengannya dalam bahtera itu, yang tertinggal.
  24. Dan berkuasalah air itu di muka bumi seratus lima puluh hari lamanya.

Banjir Surut

Kejadian 8:

  1. Dan Elohim mengingat Nuh dan segala yang hidup, dan semua ternak yang ada bersama dengannya dalam bahtera. Lalu Elohim membuat angin berembus melintasi permukaan bumi dan air pun menjadi surut.
  2. Dan sumber-sumber air dari kedalaman dan tingkap-tingkap langit telah disumbat, dan hujan dari langit dihentikan.
  3. Dan surutlah air itu dari muka bumi, dan terus semakin surut. Dan air itu berkurang pada akhir dari seratus lima puluh hari.
  4. Dan dalam bulan yang ketujuh, pada hari yang ketujuh belas bulan itu, kandaslah bahtera itu di atas Pegunungan Ararat.
  5. Dan air itu terus semakin menurun sampai bulan yang kesepuluh. Dalam bulan yang kesepuluh, pada tanggal satu bulan itu, tampaklah puncak-puncak pegunungan itu.
  6. Dan terjadilah, pada akhir dari empat puluh hari itu, maka Nuh membuka jendela bahtera yang dibuatnya.
  7. Dan dia melepaskan seekor burung gagak. Dan burung itu pergi, terbang dan kembali lagi sampai air itu menjadi kering dari atas bumi.
  8. Dia juga melepaskan darinya burung merpati, untuk melihat apakah air itu telah berkurang dari permukaan bumi.
  9. Tetapi burung merpati itu tidak mendapatkan tempat bagi tumpuan kakinya, sehingga dia pulang kembali kepadanya ke dalam bahtera itu, karena air itu masih menggenangi permukaan seluruh bumi. Lalu Nuh mengulurkan tangannya dan menangkapnya, dan memasukkannya ke dalam bahtera.
  10. Dan dia menunggu tujuh hari lagi, dan dia melepaskan lagi burung merpati itu dari bahtera itu.
  11. Dan burung merpati itu pulang kembali kepadanya pada waktu senja. Dan tampaklah sehelai daun zaitun yang baru terpetik, ada pada paruhnya. Dan Nuh mengetahui, bahwa air itu telah surut dari atas bumi.
  12. Dan dia masih menunggu tujuh hari lagi, lalu ia melepaskan burung merpati, tetapi dia tidak kembali lagi kepadanya.
  13. Dan terjadilah, pada tahun keenam ratus satu, pada permulaan bulan, hari pertama bulan itu, air itu telah kering dari bumi. Dan Nuh membuka tudung bahtera itu dan memandang, dan tampaklah permukaan tanah itu telah mengering.
  14. Dan pada bulan kedua, pada hari yang kedua puluh tujuh bulan itu, bumi itu telah menjadi kering.
  15. Dan Elohim berfirman kepada Nuh, sambil berkata,
  16. “Keluarlah dari bahtera itu, engkau dan istrimu, dan anak-anakmu, dan istri anak-anakmu, bersamamu.
  17. Bawalah denganmu segala yang hidup yang ada bersamamu dari segala makhluk baik burung-burung maupun hewan dan segala yang melata yang merayap di bumi, dan mereka akan berkeriapan di bumi dan berkembang biak serta berlipat ganda di muka bumi.”
  18. Maka keluarlah Nuh dan anak-anaknya, dan istrinya, dan istri anak-anaknya bersamanya;
  19. setiap binatang, setiap yang melata, dan setiap burung, segala yang merayap di bumi menurut jenisnya, keluar dari bahtera itu.

Perjanjian Elohim dengan Nuh

  1. Kemudian, Nuh mendirikan mezbah bagi YAHWEH dan dia mengambil setiap hewan yang tahir dan setiap burung yang tahir, dan dia mempersembahkan persembahan bakaran di atas mezbah itu.
  2. Dan YAHWEH mencium bau harum yang menenangkan itu, lalu YAHWEH berfirman dalam hati-Nya, “Aku tidak lagi akan merendahkan tanah ini oleh karena manusia –sebab maksud hati manusia adalah jahat sejak kecilnya– dan Aku tidak lagi akan membinasakan segala yang hidup seperti yang pernah Aku lakukan.
  3. Sepanjang berlangsungnya umur bumi, takkan berhenti musim menabur dan menuai, dingin dan panas, kemarau dan hujan, siang dan malam.”

Kejadian 9:

  1. Dan Elohim memberkati Nuh dan anak-anaknya, dan berfirmanlah Dia kepada mereka, “Beranakcuculah dan bertambah banyaklah dan penuhilah bumi.
  2. Ketakutan dan kegentaran akan terjadi pada segala binatang di bumi, dan pada segala burung di udara, di antara segala yang merayap di atas tanah, dan di antara segala ikan di laut; ke dalam tanganmulah mereka telah diserahkan.
  3. Setiap yang merayap, yang hidup, akan menjadi makanan bagimu. Aku telah memberikan segalanya kepadamu seperti halnya juga tumbuh-tumbuhan hijau.
  4. Hanya daging dengan nyawanya, yaitu darahnya, kamu tidak memakannya.
  5. Tetapi mengenai darahmu, yakni nyawamu, Aku akan menuntut balas; dari tangan segala yang hidup Aku akan menuntutnya, dan dari tangan manusia, dari tangan masing-masing saudaranya Aku akan menuntut nyawa manusia.
  6. Maka barangsiapa menumpahkan darah manusia, darahnya sendiri akan ditumpahkan oleh manusia, karena Elohim membuat manusia itu menurut citra-Nya sendiri.
  7. Dan kamu, beranakcuculah dan berlipatgandalah, bertambah banyaklah di bumi, dan berlipatgandalah di atasnya.”
  8. Lalu Elohim berfirman kepada Nuh dan anak-anaknya yang bersamanya, firman-Nya,
  9. “Dan lihatlah, Akulah yang menegakkan perjanjian-Ku dengan kamu dan dengan keturunanmu sesudah kamu,
  10. dan dengan segala yang bernyawa, yang hidup, yang ada bersamamu, baik burung-burung, baik hewan, maupun segala yang hidup di bumi bersamamu, dari segala yang keluar dari bahtera itu, yaitu segala yang hidup di bumi.
  11. Aku akan menegakkan perjanjian-Ku dengan kamu, dan segala makhluk tidak akan dimusnahkan lagi oleh air bah, dan tidak akan ada lagi air bah untuk menghancurkan bumi.”
  12. Dan Elohim berfirman, “Inilah tanda perjanjian yang Aku buat di antara Aku dan engkau, dan di antara segala makhluk hidup yang bersama-sama denganmu, turun-temurun untuk selama-lamanya.
  13. Aku telah menaruh busur-Ku di awan, dan itu akan menjadi tanda perjanjian antara Aku dan bumi.
  14. Dan ketika Aku menggiring awan di atas bumi maka busur itu akan terlihat di awan itu,
  15. dan Aku akan mengingat perjanjian-Ku yang ada di antara Aku dan engkau, dan di antara setiap jiwa yang hidup di dalam segala daging, dan air tidak akan lagi menjadi air bah untuk memusnahkan segala daging.
  16. Dan busur itu akan ada di awan, dan Aku akan melihatnya untuk mengingat perjanjian kekal antara Elohim dengan setiap yang bernyawa, yang hidup, di antara segala makhluk yang ada di muka bumi.”
  17. Dan Elohim berfirman kepada Nuh, “Inilah tanda perjanjian yang telah Aku tegakkan antara Aku dengan segala makhluk yang ada di muka bumi.”

Keturunan Nuh

  1. Dan anak-anak Nuh yang keluar dari bahtera ialah Sem, Ham, dan Yafet. Dan Ham adalah bapak orang Kanaan.
  2. Inilah ketiga anak Nuh, dan dari mereka ini menyebarlah penduduk selu ruh bumi.
  3. Dan Nuh mulai menjadi seorang penggarap tanah, dan dia membuka kebun anggur.
  4. Dan setelah dia minum dari anggur itu, maka mabuklah dia, dan dia tidak berpakaian di dalam kemahnya.
  5. Lalu Ham, bapak orang Kanaan itu, melihat aurat ayahnya, lalu diceritakanlah kepada kedua saudaranya di luar.
  6. Lalu Sem dan Yafet mengambil sehelai kain dan membentangkannya pada bahu mereka berdua, lalu mereka berjalan mundur; mereka menutupi aurat ayahnya dan muka mereka berpaling, sehingga mereka tidak melihat aurat ayahnya.
  7. Dan setelah Nuh sadar dari mabuknya, dan mengetahui apa yang telah anaknya yang lebih muda perbuat kepadanya,
  8. maka berkatalah dia, “Terkutuklah Kanaan, dia akan menjadi budak dari para budak bagi saudara-saudaranya.”
  9. Dan dia berkata, “Diberkatilah YAHWEH, Elohim Sem, dan biarlah Kanaan menjadi budak baginya.
  10. Biarlah Elohim meluaskan tempat kediaman bagi Yafet, dan biarlah dia tinggal di dalam kemah-kemah Sem, tetapi biarlah Kanaan menjadi budak baginya.”
  11. Dan Nuh masih hidup tiga ratus lima puluh tahun lagi sesudah air bah.
  12. Jadi, seluruh umur Nuh adalah sembilan ratus lima puluh tahun, lalu ia meninggal.

Bangsa-bangsa Keturunan Nuh

Kejadian 10:

  1. Dan inilah silsilah anak-anak Nuh: Sem, Ham, dan Yafet; dan bagi mereka dilahirkanlah anak-anak lelaki sesudah air bah itu.
  2. Anak-anak lelaki Yafet ialah Gomer, dan Magog, dan Madai, dan Yawan, dan Tubal, dan Mesekh, dan Tiras.
  3. Dan anak-anak lelaki Gomer ialah Arkenas, dan Rifat, dan Togarmah.
  4. Dan anak-anak lelaki Yawan ialah Elisah, dan Tarsis, Kitim, dan Dodanim.
  5. Dari mereka inilah terpencar bangsa-bangsa pesisir di bumi, setiap orang menurut bahasanya, menurut kaum keluarga mereka, menurut bangsa-bangsa mereka.
  6. Dan anak-anak lelaki Ham ialah Kush, dan Mesir, dan Put, dan Kanaan.
  7. Dan anak-anak lelaki Kush ialah Seba, dan Hawila, dan Sabta, dan Raema, dan Sabtekha. Dan anak-anak lelaki Raema ialah Sheba dan Dedan.
  8. Kush memperanakkan Nimrod; ia mulai menjadi perkasa di bumi.
  9. Ia seorang pemburu yang perkasa di hadapan YAHWEH. Sebab itu dikatakan, “Seperti Nimrod, seorang pemburu yang perkasa di hadapan YAHWEH.”
  10. Dan mulamula kerajaannya terdiri atas Babel, dan Erekh, dan Akad, dan Kalneh, di Tanah Sinear.
  11. Dari negeri itu ia pergi ke Ashur, lalu mendirikan Nineweh, dan Rehobot-Ir, dan Kalakh,
  12. dan Resen yang terletak antara Nineweh dan Kalakh, itu adalah kota yang besar.
  13. Dan Mesir memperanakkan orang Ludim, dan orang Anamim, dan orang Lehabim, dan orang Naftuhim,
  14. dan orang Patrusim, dan orang Kasluhim –mereka inilah asal mula orang Filistin– dan orang Kathorim.
  15. Dan Kanaan memperanakkan Sidon –anak sulungnya– dan orang Het,
  16. dan orang Yebusi, dan orang Amori, dan orang Girgasi,
  17. dan orang Hewi, dan orang Arki, dan orang Sini,
  18. dan orang Arwadi, dan orang Semari, dan orang Hamati, dan kemudian terseraklah kaum-kaum Kanaan ini.
  19. Dan daerah perbatasan orang Kanaan adalah dari Sidon ke arah Gerar sampai ke Gaza, ke arah Sodom, dan Gomora, dan Adma, dan Zeboim sampai ke Lasa.
  20. Inilah keturunan Ham menurut kaum keluarga mereka, menurut bahasa-bahasa mereka, menurut tanah-tanah mereka, menurut bangsa-bangsa mereka.
  21. Dan telah dilahirkan pula bagi Sem, bapak dari semua keturunan Eber, saudara Yafet yang tertua itu.
  22. Anak-anak lelaki Sem ialah Elam, dan Ashur, dan Arpakhsad, dan Lud, dan Aram.
  23. Dan anak-anak lelaki Aram ialah Us, dan Hul, dan Geter, dan Mash.
  24. Dan Arpakhsad memperanakkan Sela, dan Sela memperanakkan Eber.
  25. Dan bagi Eber telah dilahirkan dua anak laki-laki, nama yang seorang Peleg –sebab dalam zamannya bumi terbagi– dan nama adiknya ialah Yoktan.
  26. Dan Yoktan memperanakkan Almodad, dan Selef, dan Hazar-Mawet, dan Yerah,
  27. dan Hadoram, dan Uzal, dan Dikla,
  28. dan Obal, dan Abimael, dan Sheba,
  29. dan Ofir, dan Hawila, dan Yobab; inilah semuanya keturunan Yoktan.
  30. Dan tempat kediaman mereka ialah dari Mesa ke arah Sefar, yaitu sebuah gunung di sebelah timur.
  31. Inilah keturunan Sem, menurut kaum keluarga mereka, menurut bahasa-bahasa mereka, menurut tanah-tanah mereka, dan menurut bangsa-bangsa mereka.
  32. Inilah kaum-kaum keturunan Nuh menurut silsilah-silsilah mereka, sesuai bangsa-bangsa mereka. Dan dari mereka inilah bangsa-bangsa telah tersebar di bumi sesudah air bah itu.

Menara Babel

Kejadian 11:

  1. Adapun seluruh bumi itu satu bahasanya dan satu logatnya.
  2. Dan terjadilah, dalam perjalanan mereka dari timur, dan mereka menemukan lembah di Tanah Sinear, maka menetaplah mereka di sana.
  3. Dan mereka berkata seorang kepada yang lain, “Marilah kita membuat batu bata dan membakarnya dengan sempurna.” Dan bagi mereka batu bata itu sebagai batunya dan aspal itu sebagai perekatnya.
  4. Dan mereka berkata, “Marilah kita membangun bagi kita sebuah kota dan sebuah menara dan puncaknya di langit, dan membuat bagi kita suatu nama, supaya kita jangan tercerai-berai ke seluruh muka bumi.”
  5. Dan turunlah YAHWEH untuk melihat kota dan menara yang telah anak-anak manusia bangun.
  6. Dan YAHWEH berfirman, “Lihatlah, bangsa ini satu, dan bahasa pun satu untuk semua mereka. Dan inilah permulaan mereka untuk bertindak. Dan sekarang, segala yang mereka mimpikan untuk melakukannya, tidak ada yang tidak terlaksana.
  7. Marilah Kita turun dan mengacaukan bahasa mereka di sana, agar setiap orang tidak dapat mengerti bahasa sesamanya.”
  8. Dan YAHWEH mencerai-beraikan mereka dari sana ke seluruh muka bumi dan mereka berhenti mendirikan kota itu.
  9. Itulah sebabnya, orang memanggil namanya Babel, karena di sana YAHWEH telah mengacaubalaukan bahasa seluruh bumi, dan dari sana YAHWEH telah mencerai-beraikan mereka ke seluruh permukaan bumi.

Keturunan Sem

  1. Inilah silsilah Sem. Sem berusia seratus tahun, dan dia memperanakkan Arpakhsad, dua tahun setelah air bah itu.
  2. Dan Sem masih hidup lima ratus tahun setelah dia memperanakkan Arpakhsad, dan dia memperanakkan anak-anak lelaki dan perempuan.
  3. Dan Arpakhsad berusia tiga puluh lima tahun, dia memperanakkan Sela.
  4. Dan Arpakhsad masih hidup empat ratus tiga tahun setelah dia memperanakkan Sela, dan dia memperanakkan anak-anak lelaki dan perempuan.
  5. Dan Sela berusia tiga puluh tahun, dan dia memperanakkan Eber.
  6. Dan Sela masih hidup empat ratus tiga tahun setelah dia memperanakkan Eber dan dia memperanakkan anak-anak lelaki dan perempuan.
  7. Dan Eber berusia tiga puluh empat tahun, dan dia memperanakkan Peleg.
  8. Dan Eber masih hidup empat ratus tiga puluh tahun setelah dia memperanakkan Peleg, dan dia memperanakkan anak-anak lelaki dan perempuan.
  9. Dan Peleg berusia tiga puluh tahun, dan dia memperanakkan Rehu.
  10. Dan Peleg masih hidup dua ratus sembilan tahun setelah dia memperanakkan Rehu, dan dia memperanakkan anak-anak lelaki dan perempuan.
  11. Dan Rehu berusia tiga puluh dua tahun, dan dia memperanakkan Serug.
  12. Dan Rehu masih hidup dua ratus tujuh tahun setelah dia memperanakkan Serug, dan dia memperanakkan anak-anak lelaki dan perempuan.
  13. Dan Serug berusia tiga puluh tahun, dan dia memperanakkan Nahor.
  14. Dan Serug masih hidup dua ratus tahun setelah dia memperanakkan Nahor, dan dia memperanakkan anak-anak lelaki dan perempuan.
  15. Dan Nahor berusia dua puluh sembilan tahun, dan dia memperanakkan Terah.
  16. Dan Nahor masih hidup seratus sembilan belas tahun setelah dia memperanakkan Terah, dan dia memperanakkan anak-anak lelaki dan perempuan.
  17. Dan Terah berusia tujuh puluh tahun, dan dia memperanakkan Abram, Nahor dan Haran.

Keturunan Terah

  1. Dan inilah silsilah Terah. Terah memperanakkan Abram, Nahor, dan Haran. Dan Haran memperanakkan Lot.
  2. Dan matilah Haran di hadapan Terah, ayahnya, di negeri kelahirannya, di Ur-Kasdim.
  3. Dan Abram dan Nahor telah mengambil istri bagi diri mereka. Nama istri Abram ialah Sarai, dan nama istri Nahor ialah Milka, anak perempuan Haran, ayah Milka dan ayah Yiska.
  4. Dan Sarai itu mandul, ia tidak mempunyai anak.
  5. Dan Terah membawa Abram, anaknya, dan Lot, cucunya, yakni anak Haran, dan Sarai, menantunya, istri Abram, anaknya. Dan mereka berangkat bersama-sama dengan mereka dari Ur-Kasdim pergi menuju ke Tanah Kanaan. Dan mereka tiba di Haran, dan menetap di sana.
  6. Dan usia Terah adalah dua ratus lima tahun, dan matilah Terah di Haran.

Haftarah (Kitab Nabi-nabi)

Perjanjian Damai Sejahtera Kekal

Yesaya 54:

  1. Bersorak-sorailah, hai yang mandul yang tidak pernah melahirkan, kumandangkanlah sorak-sorai dan pekikan, hai kamu yang tidak pernah menderita sakit bersalin. Sebab anak-anak dari yang ditinggalkan lebih banyak daripada anak-anak dari yang menikah. YAHWEH berfirman.
  2. Lapangkanlah tempat kemahmu, dan biarlah mereka merentangkan tenda-tendatempat kediamanmu. Janganlah menahannya, panjangkanlah tali-tali kemahmu dan pancangkanlah dengan kokoh patok-patokmu!
  3. Sebab kamu akan menerobos ke kanan dan ke kiri. Dan benihmu akan memiliki bangsa-bangsa, dan mereka akan mendiami kota-kota yang ditelantarkan.
  4. Jangan takut, karena kamu tidak akan menjadi malu, dan jangan malu, karena kamu tidak akan dipermalukan. Sebab kamu akan melupakan aib masa mudamu, dan tidak akan mengingat lagi kehinaan kejandaanmu.
  5. Sebab Penciptamu adalah suamimu, YAHWEH Tsebaot Nama-Nya, dan Penebusmu adalah Yang Mahakudus Israel, Dia disebut Elohim atas seluruh bumi.
  6. Sebab seperti seorang wanita yang ditinggalkan dan yang berdukacita dalam roh, YAHWEH telah memanggil engkau, bahkan seperti istri masa muda ketika dia ditolak, Elohimmu berfirman.
  7. “Aku telah meninggalkan engkauuntuk seketika waktu, tetapi dengan belas kasihan yang besar, Aku akan mengumpulkan engkau kembali.
  8. Dalam murka yang meluap Aku menyembunyikan wajah-Ku dari padamu untuk sementara, tetapi Aku akan berbelaskasihan kepadamu dengan kebaikan yang abadi,” YAHWEH Penebusmu berfirman.
  9. “Sebab bagi-Ku, hal ini seperti air bah Nuh, karena, sebagaimana Aku telah bersumpah bahwa air bah Nuh tidak akan meluap lagi ke atas bumi, demikianlah Aku bersumpah bahwa Aku tidak akan menjadi geram terhadap engkau dan tidak menghardik engkau.
  10. Sebab biarpun gunung-gunung beranjak dan bukit-bukit bergoyang, tetapi kasih setia-Ku tidak akan beranjak darimu, dan perjanjian damai sejahtera-Ku pun tidak akan goyah.” YAHWEH yang berbelaskasihan kepadamu berfirman.
  11. “Hai orang yang sengsara, yang diterjang badai, yang tidak dihibur! Lihatlah, Aku meletakkan batu-batumu dengan semen, dan meletakkan fondasimu dengan batu safir.
  12. Dan Aku akan membuat puncak-puncak bentengmu dari batu delima, pintu-pintu gerbangmu dari batu manikam merah dan seluruh tembok perbatasanmu dari batu permata,
  13. dan semua anakmu akan menjadi murid bagi YAHWEH, dan damai sejahtera pada anak-anakmu, akan menjadi besar.
  14. Engkau akan ditegakkan dalam kebenaran; jauhkanlah dirimu dari penindasan, supaya kamu tidak takut, dan dari kengerian, karena hal itu tidak akan datang mendekatimu.
  15. Lihatlah, dia akan benar-benar menyerang, tetapi bukan dari Aku. Siapa yang menyerang engkau, ia akan jatuh olehmu.
  16. Lihatlah! Aku telah menciptakan pandai besiyang mengembus bara api, dan yang menghasilkan senjata sesuai karyanya, dan Aku telah menciptakan pemusnah untuk menghancurkan.
  17. Setiap senjata yang ditempa melawanmu tidak akan berhasil, dan setiap lidah yang akan bangkit melawanmu dalam penghakiman, kamu akan menyalahkannya. Inilah pusaka hamba-hamba YAHWEH, dan kebenaran mereka berasal dari Aku,” firman YAHWEH.

Belas Kasihan YAHWEH

Yesaya 55:

  1. “Hai setiap orang yang haus, pergilah kepada air, dan dia yang tidak mempunyai uang, pergilah, belilah gandum dan makanlah! Ya, pergilah, belilah gandum, anggur dan susu tanpa uang dan tanpa harga.
  2. Mengapa engkau membelanjakan uang untuk sesuatu yang bukan roti, dan hasil usahamu untuk sesuatu yang tidak pernah memuaskan? Dengarlah sungguh-sunguh kepada-Ku, dan makanlah apa yang baik, dan biarlah jiwamu menikmati sendiri sajian lezat.
  3. Sendengkanlah telingamu dan datanglah kepada-Ku, dengarkanlah, maka jiwamu akan hidup, dan biarlah Aku mengikat perjanjian kekal denganmu, yaitu kasih setia yang diteguhkan kepada Daud.
  4. Lihatlah, Aku telah menetapkan dia sebagai seorang saksi bagi bangsa-bangsa. Seorang pemimpin dan yang memberi perintah pada bangsa-bangsa.”
  5. Lihatlah, engkau akan memanggil bangsa yang tidak engkau kenal, ya, bangsa yang tidak mengenalmu akan berlari kepadamu, demi YAHWEH, Elohimmu, dan bagi Yang Mahakudus Israel, karena Dia telah mengindahkan engkau.

Roh Yang Hancur dan Rendah Hati

Yesaya 66:

  1. Beginilah YAHWEH berfirman, “Surga adalah takhta-Ku dan bumi adalah tumpuan kaki-Ku. Di manakahbait yang engkau bangun untuk-Ku? Dan di mana tempat peristirahatan-Ku?
  2. Dan tangan-Ku telah membuat semua ini, bahkan semua hal yang ada,” firman YAHWEH. “Namun kepada orang ini, Aku akan memandang, kepada dia yang merendahkan diri dan yang hancur dalam roh, dan yang gentar terhadap firman-Ku.
  3. Ia yang menyembelih seekor lembu, adalah yang membunuh seorang manusia, dia yang mengurbankan anak domba, adalah yang mematahkan leher anjing, ia yang mempersembahkan persembahan sajian, adalah yang mempersembahkan darah babi, dia yang membuat ingat-ingatan dengan kemenyan, adalah yang memberkati kejahatan. Ya, mereka telah memilih jalan mereka dan jiwa mereka bersuka dalam perkara-perkara yang menjijikkan.
  4. Aku juga akan memilih kesembarangan mereka, dan Aku akan membawa ketakutan kepada mereka, karena Aku telah memanggil, dan tidak seorang pun yang menjawab, Aku telah berbicara, dan mereka tidak mendengar, tetapi mereka telah melakukan yang jahat di mata-Ku, dan telah memilih apa yang tidak Aku perkenan.”
  5. Dengarlah firman YAHWEH, kamu yang gemetar atas firman-Nya. Saudaramu yang membencimu, yang menggiringmu keluar demi Nama-Ku, telah berkata: Biarlah YAHWEH dimuliakan, dan biarlah kami melihat dalam sukacitamu, namun mereka merasa malu.”
  6. Ada suara kegemparan dari kota, suara dari tempat suci, suara YAHWEH, yang sedang membalaskan ganjaran kepada musuh-musuh-Nya!

Bersukacitalah dengan Yerusalem

  1. Sebelum menggeliat sakit, ia sudah bersalin, sebelum sakit beranak mendatanginya, dia sudah melahirkan seorang anak laki-laki.
  2. Siapakah yang telah mendengar hal seperti ini? Siapakah yang telah melihat hal seperti ini? Apakah bumi akan dilahirkan dalam sehari? Apakah suatu bangsa akan dilahirkan dengan seketika? Sebab, ia telah menggeliat sakit, ya, Zion telah melahirkan anak-anaknya.
  3. “Apakah Aku akan mengejantetapi tidak melahirkan?” YAHWEH berfirman, “Masakan, Aku yang melahirkan tetapi Aku menahan,” Elohimmu berfirman.
  4. Bersukacitalah bersama Yerusalem, dan bergembiralah di dalamnya, hai semua orang yang mencintainya. Bersorak-sorailah bersamanya dengan gegap gempita, hai semua orang yang sedang meratap atasnya,
  5. supaya kamu dapat menyusu dan dipuaskan, dari buah dada penghiburannya, supaya kamu dapat memeras, dan dirimu sendiri dipuaskan dari kelimpahan kemuliaannya.
  6. Sebab beginilah YAHWEH berfirman, “Lihatlah, Aku mengalirkan damai sejahtera kepadanya seperti sungai, dan kemuliaan bangsa-bangsa seperti arus yang meluap. Dan kamu akan menyusu dari sisi kamu digendong, dan kamu akan ditimang di atas pangkuan.
  7. Seperti seseorang yang ibunya menghiburnya, maka Aku akan menghibur kamu, dan kamu akan dihibur di Yerusalem.”
  8. Dan kamu akan melihat, dan hatimu akan bergembira dan tulang-tulangmu akan bertunas seperti rumput. Dan tangan YAHWEH akan dinyatakan kepada hamba-hamba-Nya, dan Dia akan menjadi marah terhadap musuh-musuh-Nya.

Penghakiman Final dan Kemuliaan YAHWEH

  1. Sebab lihatlah, YAHWEH akan datang dengan api, dan kereta perang-Nya, seperti puting beliung, untuk melampiaskan kehangatan murka-Nya, dan hardik-Nya dalam kobaran api.
  2. Sebab dengan api dan dengan pedang-Nya, YAHWEH akan menjatuhkan hukuman kepada semua yang hidup, dan orang-orang yang terbunuh oleh YAHWEH akan menjadi banyak jumlahnya.
  3. Mereka yang menguduskan dan menahirkan dirinya sendiri di taman-taman, mengikuti seseorang yang ada di tengah-tengahnya, orang-orang yang melahap daging babi, dan kejijikan, dan tikus, mereka akan dilenyapkan bersama. Firman YAHWEH.
  4. “Sebab Aku mengetahui perbuatan dan pikiran mereka, Aku datang untuk mengumpulkan semua bangsa dan bahasa, dan mereka akan datang dan melihat kemuliaan-Ku.
  5. Dan Aku akan menaruh sebuah tanda di antara mereka, dan Aku akan mengirimkan mereka yang terluput kepada bangsa-bangsa dari Tarsis, Pul dan Lud, dan yang menarik busur pada Tubal dan Yawan, dan pada pulau-pulau yang jauh yang belum pernah mendengar kemasyhuran-Ku ataupun melihat kemuliaan-Ku. Dan mereka akan menyatakan kemuliaan-Ku di antara bangsa-bangsa.
  6. Dan mereka akan membawa semua saudaramu keluar dari bangsa-bangsa, sebuah persembahan bagi YAHWEH, di atas kuda-kuda, dan di dalam kereta perang, dan di dalam usungan, di atas bagal dan unta, ke atas gunung-Ku yang kudus Yerusalem,” YAHWEH berfirman. “Seperti bani Israel membawa persembahan dalam bejana yang tahir ke bait YAHWEH,
  7. maka Aku juga akan mengambil beberapa dari mereka bagi imam-imam, dan orang-orang Lewi,” YAHWEH berfirman.
  8. “Sebab seperti langit baru dan bumi baru yang akan Aku buat, berdiri di hadapan-Ku,” firman YAHWEH, “Demikianlah benihmu dan namamu akan tetap tegak.
  9. Dan itu akan terjadi dari bulan baru ke bulan baru, dan dari Sabat ke Sabat, semua umat manusia akan datang untuk menyembah di hadapan-Ku,”YAHWEH berfirman.
  10. “Dan mereka akan pergi ke luar dan melihat mayat orang-orang yang telah memberontak melawan Aku, karena ulat-ulat mereka tidak akan mati, dan apinya tidak akan padam, dan mereka akan menjadi suatu kebencian bagi semua yang hidup.”

Seorang Pemerintah Akan Dilahirkan di Bethlehem

Mikha 5:

  1. Sekarang, bergabunglah serentak, hai anggota-anggota pasukan; orang telah mendirikan pengepungan terhadap kita. Mereka akan menghantam pipi yang menghakimi Israel dengan tongkat.”
  2. “Namun engkau, hai Betlehem Efrata, yang kecil untuk berada di antara pasukan seribu dari Yehuda, dari padamu akan terbit bagi-Ku, Seorang yang akan menjadi pemerintah di Israel; dan yang tampilnya dari semula sejak zaman dahulu kala.
  3. Oleh karena itu, dia akan menyerahkan mereka sampai saat ia yang melahirkan itu telah melahirkan, dan orang yang tersisa dari antara saudara-saudaranya akan kembali kepada bani Israel.
  4. Dan dia akan berdiri dan menggembalakan dalam kekuatan YAHWEH, di dalam kemuliaan Nama YAHWEH, Elohimnya. Dan mereka akan tinggal tetap, karena sekarang ia menjadi besar sampai ke ujung-ujung bumi.
  5. Dan dia ini akan menjadi damai sejahtera. Ketika Ashur datang ke negeri kita, ketika Ashur menginjak-injak istana-istana kita, maka kita akan bangkit melawannya dengan tujuh gembala, bahkan delapan pemimpin umat manusia.
  6. Dan mereka akan memangkas Negeri Ashur dengan pedang dan Negeri Nimrod di pintu-pintu masuknya. Lalu ia akan melepaskan dari Ashurketika Ashur masuk ke negeri kita dan ketika dia menginjak batas wilayah kita.

Suatu Sisa Akan Diselamatkan

  1. Kemudian yang tersisa dari Yakub akan berada di tengah-tengah banyak bangsa seperti embun dari YAHWEH, seperti hujan deras di atas rumput, yang tidak menantikan manusia dan tidak menantikan anak-anak manusia.”
  2. “Dan yang tersisa dari Yakub akan berada di antara bangsa-bangsa lain, di tengah-tengah banyak bangsa, seperti seekor singa di antara binatang-binatang buas di hutan, seperti seekor singa muda di antara kawanan domba, yang apabila dia melintas akan menginjak-injak dan akan merobek-robek, dan tidak ada yang lolos.
  3. Biarlah tanganmu teracung melawan musuh-musuhmu dan semua yang menjadi musuhmu akan dimusnahkan.

Brit Chadashah (Perjanjian Baru)

Tidak Seorang pun Tahu Hari dan Jam-Nya

Matius 24:

  1. Namun mengenai hari dan saat itu tidak seorang pun mengetahuinya, bahkan para malaikat di surga pun tidak, kecuali Bapa-Ku saja.”
  2. “Dan, sebagaimana pada zaman Nuh, demikian pulalah kedatangan Anak Manusia akan terjadi.
  3. Sebab, sebagaimana mereka hidup pada hari-hari sebelum air bah: makan dan minum, kawin dan dikawini, sampai pada hari Nuh masuk ke dalam bahtera,
  4. dan mereka tidak menyadari sampai air bah itu datang dan melenyapkan semuanya; demikian pulalah kedatangan Anak Manusia akan terjadi.
  5. Pada waktu itu akan ada dua orang di ladang, yang satu diangkat dan yang satu dibiarkan.
  6. Dua orang wanita sedang menggiling dengan batu kilangan, yang satu diangkat dan yang satu dibiarkan.
  7. Oleh karena itu, berjaga-jagalah, karena kamu tidak mengetahui kapan waktunya Tuhanmu datang.
  8. Dan kamu mengetahui hal itu, bahwa jika seorang tuan rumah sudah mengetahui pada jam berapa pencuri datang, ia akan berjaga-jaga, dan tidak akan membiarkan rumahnya dibongkar.
  9. Sebab itu kamu juga, bersiapsedialah, karena Anak Manusia datang pada waktu yang tidak kamu duga.”
  10. “Lalu, siapakah hamba yang setia dan bijaksana, yang tuannya angkat di atas para pelayannya, untuk memberikan kepada mereka makanan pada saatnya?
  11. Berbahagialah hamba itu, yang ketika tuannya datang, ia mendapatinya sedang bekerja sedemikian rupa.
  12. Sesungguhnya Aku berkata kepadamu, bahwa tuan itu akan menempatkan dia di atas semua yang menjadi miliknya.
  13. Namun, jika hamba yang jahat itu berkata dalam hatinya: Tuanku menunda untuk datang!
  14. Dan dia mulai memukuli sesama hamba, dan makan serta minum bersama mereka yang mabuk.
  15. Tuan hamba itu akan datang pada hari yang tidak ia harapkan dan pada waktu yang tidak ia ketahui,
  16. dan dia akan memisahkannya, dan akan menempatkan bagiannya bersama orang-orang munafik. Di sana akan ada tangis dan kertak gigi.”

Lukas 17:

  1. Dan sebagaimana yang terjadi pada zaman Nuh, demikian pula akan terjadi pada hari-hari Anak Manusia.
  2. Mereka makan, minum, mengawini, dan dikawini, sampai waktu Nuh masuk ke dalam bahtera, dan air bah melanda dan membinasakan segala sesuatu.
  3. Sama seperti itu pula yang terjadi pada zaman Lot. Mereka makan, minum, membeli, menjual, menanam, dan membangun,
  4. tetapi pada hari Lot keluar dari Sodom, turunlah hujan api dan belerang dari langit dan membinasakan segala sesuatu.
  5. Sesuai dengan hal-hal ini akan terjadi pada hari Anak Manusia disingkapkan.
  6. Pada hari itu, orang yang sedang berada di atap rumah, dan barang-barangnya ada di dalam rumah, janganlah dia turun untuk mengambilnya. Dan orang yang ada di ladang, sama seperti itu, janganlah dia kembali pada apa-apa yang tertinggal.
  7. Ingatlah istri Lot!
  8. Siapa yang berusaha untuk menyelamatkan jiwanya, dia akan membinasakannya, tetapi siapa yang mampu melepaskannya, dia akan menghidupkannya.
  9. Aku berkata kepadamu, pada malam itu akan ada dua orang di atas satu tempat tidur; yang seorang akan diambil dan yang lain akan ditinggalkan.
  10. Akan ada dua orang yang sedang menggiling bersama-sama; yang seorang akan diambil, dan yang lain akan ditinggalkan.
  11. Akan ada dua orang di ladang; yang seorang akan diambil, dan yang lain akan ditinggalkan.”
  12. Dan seraya menanggapi, mereka berkata kepada-Nya, “Di mana, Tuhan?” Dan Dia berkata kepada mereka, “Di mana ada bangkai, di situ burung-burung nazar akan terkumpul.”

Kedatangan Roh Kudus

Kisah 2:

  1. Dan ketika hari Pentakosta tiba, dengan seia sekata mereka semua terus berada bersama-sama.
  2. Dan tiba-tiba datanglah suatu bunyi dari langit seperti angin kencang yang menderu dan memenuhi seluruh rumah, tempat mereka sedang duduk.
  3. Dan tampaklah kepada mereka lidah-lidah seperti api yang bertebaran dan hinggap di atas mereka masing-masing.
  4. Dan mereka semua dipenuhi oleh Roh Kudus, dan mereka mulai berbicara dalam bahasa-bahasa yang berbeda, seperti yang terus-menerus Roh berikan kepada mereka untuk mengucapkannya.
  5. Dan ketika itu, orang-orang Yahudi yang saleh dari segala bangsa yang ada di kolong langit sedang berdiam di Yerusalem.
  6. Dan ketika terjadi bunyi itu, kumpulan orang itu datang bersama dan bingung, karena mereka terus mendengar setiap orang masing-masing berbicara dalam bahasa mereka sendiri.
  7. Dan mereka semuanya takjub dan kagum sambil berkata seorang terhadap yang lain, “Lihatlah! Bukankah mereka yang berbicara ini semuanya adalah orang-orang Galilea?
  8. Tetapi, bagaimana mungkin kita mendengar mereka masing-masing dalam bahasa kita sendiri, di mana kita telah dilahirkan:
  9. Orang-orang Partia dan Media dan Elam, dan orang-orang yang berdiam di Mesopotamia, Yudea, dan juga Kapadokia, Pontus, dan Asia,
  10. Frigia, dan juga Pamfilia, Mesir dan bagian-bagian Libya yang berdekatan dengan Kirene, dan para pendatang dari Roma, baik orang-orang Yahudi maupun para proselit,
  11. orang-orang Kreta dan orang-orang Arab? Kita mendengarnya dalam bahasa kita sendiri sementara mereka berbicara hal-hal yang besar mengenai Elohim.”
  12. Dan mereka semuanya terperangah dan menjadi bingung, sambil berkata yang seorang terhadap yang lain, “Apa gerangan yang dimaksudkan ini?”
  13. Tetapi yang lain, sambil mencemooh mereka mengatakan, “Mereka sedang mabuk anggur manis!”

Khotbah Petrus saat Pentakosta

  1. Namun Petrus, sambil berdiri bersama kesebelas rasul, ia mengangkat suaranya dan berkata kepada mereka, “Hai para pria, hai orang-orang Yahudi dan semua orang yang tinggal di Yerusalem, biarlah ini menjadi hal yang diketahui oleh kamu, dan dengarkanlah perkataanku.
  2. Sebab, orang-orang ini tidaklah mabuk seperti yang kamu sangka, karena sekarang hari baru jam ketiga.
  3. Namun inilah yang telah dikatakan oleh Nabi Yoel:

1Petrus 3:

  1. Sebab, supaya Dia dapat mendekatkan kita kepada Elohim, HaMashiakh pun telah menderita satu kali karena dosa-dosa –yang benar ganti yang tidak benar– yang memang telah dibunuh secara jasmani namun telah dihidupkan secara rohani;
  2. secara itu pula Dia telah mengumumkan, tatkala pergi kepada roh-roh yang ada di dalam penjara,
  3. yang pernah tidak taat ketika suatu saat kepanjangsabaran Elohim menanti pada zaman Nuh dengan dipersiapkannya sebuah bahtera, yang ke dalamnya hanya sedikit, yaitu delapan jiwa, telah diselamatkan dari air.
  4. Dan serupa dengannya, apa yang sekarang menyelamatkan kita, baptisan, itu bukanlah penghapusan kotoran jasmani melainkan permohonan hati nurani yang baik kepada Elohim, melalui kebangkitan YESHUA HaMashiakh,
  5. yang setelah diangkat ke surga, Dia ada di sebelah kanan Elohim, karena malaikat-malaikat dan otoritas-otoritas serta kuasa-kuasa sudah ditaklukkan kepada-Nya.

Teguhkan Panggilan dan Pilihanmu

2Petrus 1:

  1. Sebagaimana kekuatan ilahi-Nya, maka segala hal untuk kehidupan dan kesalehan telah dianugerahkan kepada kita lewat pengenalan penuh akan Dia yang telah memanggil kita melalui kemuliaan dan kebajikan.
  2. Yang olehnya, janji-janji yang sangat besar dan berharga bagi kita telah Dia anugerahkan, supaya melalui hal itu kamu dapat menjadi para sekutu dari kodrat ilahi yang luput dari kebinasaan yang ada dalam dunia dengan keinginannya.
  3. Dan ini pun sama, dengan menerapkan seluruh ketekunan, tambahkanlah sepenuhnya kebajikan kepada imanmu, dan pengetahuan kepada kebajikan,
  4. dan penguasaan diri kepada pengetahuan, dan ketabahan kepada penguasaan diri, dan kesalehan kepada ketabahan,
  5. dan kasih persaudaraan kepada kesalehan, dan kasih kepada kasih persaudaraan.
  6. Sebab, dengan ada dan berkelimpahannya hal-hal ini pada kamu, ia tidak membuat kamu lamban ataupun mandul dalam pengenalan akan Tuhan kita YESHUA HaMashiakh,
  7. karena, siapa yang tidak menghadirkan hal-hal ini, dia adalah seorang buta yang berpandangan sempit, yang menjadi mudah lupa akan penyucian dosa-dosanya masa lalu.
  8. Oleh sebab itu, lebih tepatnya hai saudara-saudara, usahakanlah sunguh-sungguh untuk membuat panggilan dan pilihanmu teguh, karena dengan melakukan hal-hal itu kamu tidak akan pernah tersandung.
  9. Dengan demikian kepada kamu akan ditunjang sepenuhnya secara berlimpah, jalan masuk ke dalam kerajaan kekal Tuhan dan Juruselamat kita YESHUA HaMashiakh.
  10. Oleh karena itu, aku tidak akan lalai untuk mengingatkan kamu selalu tentang hal itu, meskipun sudah tahu dan sudah diteguhkan dalam kebenaran yang dihadirkan.
  11. Dan aku anggap adil untuk menggelorakan kamu dalam ingatan, selama aku berada di dalam kemah ini,
  12. karena tahu bahwa pembongkaran kemahku itu akan segera terjadi, seperti juga yang telah Tuhan kita YESHUA HaMashiakh jelaskan kepadaku.
  13. Dan juga sesudah keberangkatanku, aku akan berusaha sungguh-sungguh memelihara kamu selalu, sehingga menjadikan hal-hal itu sebagai kenangan.

Kemuliaan Kristus dan Perkataan Profetik

  1. Sebab, dengan tidak mengikuti dongeng-dongeng yang direkayasa dengan cerdik, kami telah memberitahukan kepadamu kuasa dan kedatangan Tuhan kita YESHUA HaMashiakh, malahan dengan dijadikan saksi mata dari kebesaran hal itu.
  2. Sebab, ketika menerima kehormatan dan kemuliaan dari Elohim Bapa, ada suatu suara seperti ini yang disampaikan kepada-Nya dengan kemuliaan yang dahsyat, “Inilah Putra-Ku, yang terkasih, kepada-Nya Aku berkenan!”
  3. Dan kami telah mendengar suara itu yang disampaikan dari surga, ketika berada bersama-Nya di gunung yang kudus.
  4. Dan kami mendapatkan perkataan nubuat yang lebih teguh, yang kepadanya kamu melakukan dengan baik karena memberi perhatian seperti kepada sebuah lampu yang bercahaya di tempat gelap, sampai saat hari menjadi terang dan fajar merekah di hatimu.
  5. Dengan mengetahui hal ini pertama-tama, bahwa setiap nubuat kitab suci bukan merupakan penafsiran diri sendiri,
  6. karena nubuat tidak pernah dihasilkan oleh keinginan manusia, sebaliknya orang-orang kudus Elohim telah mengucapkan apa yang dihasilkan oleh Roh Kudus.

Nabi-nabi dan Guru-guru Palsu

2Petrus 2:

  1. Dan para nabi palsu pun telah muncul dari antara umat, sebagaimana pula guru-guru palsu akan ada di antara kamu, merekalah yang akan memperkenalkan sekte-sekte kebinasaan, bahkan untuk menyangkal Majikan yang telah membeli diri mereka, sehingga akan segera mendatangkan kebinasaan pada diri mereka.
  2. Dan banyak orang akan mengikuti jalan kebinasaan mereka, oleh merekalah jalan kebenaran akan dihujat.
  3. Dan dalam ketamakan, mereka akan memanfaatkan kamu dengan kata-kata yang dibuat-buat. Bagi mereka, penghukuman tidak akan diam berlama-lama dan kebinasaan mereka tidak terlelap.
  4. Sebab, jika Elohim tidak menyayangkan malaikat-malaikat yang telah berdosa, sebaliknya, Dia telah menyerahkan ke dalam belenggu-belenggu kegelapan dengan melemparkannya ke dalam tartarus untuk ditahan sampai penghakiman;
  5. dan Dia tidak menyayangkan dunia purba, kecuali memelihara kedelapan orang Nuh, pemberita kebenaran, ketika mengirim air bah atas dunia orang-orang fasik;
  6. juga Dia telah menghukum ke dalam kepunahan kota-kota Sodom dan Gomora yang luluh lantak menjadi abu, sehingga menempatkan sebuah contoh bagi orang-orang yang berniat hidup fasik,
  7. bahkan Dia telah melepaskan Lot, orang benar yang tertindas oleh tingkah laku dalam rangsangan badani orang-orang fasik,
  8. karena hari demi hari dalam penglihatan dan pendengaran orang benar yang tinggal di antara mereka, hal itu terus menyiksa jiwa yang benar dengan perbuatan-perbuatan durhaka.
  9. YAHWEH sudah mengetahui bagaimana melepaskan orang-orang saleh dari pencobaan dan menyiapkan orang-orang yang tidak benar pada hari penghakiman untuk dihukum,
  10. dan khususnya mereka yang berjalan seturut kedagingan dalam keinginan pencemaran, serta yang memandang rendah penguasa. Orang-orang nekat yang keras kepala, mereka tidak gemetar ketika menghujat kemuliaan,
  11. sedangkan para malaikat yang adalah lebih besar dalam kekuatan dan kemampuan tidak membawa ke hadapan YAHWEH penghakiman yang menghujat terhadap mereka.
  12. Namun, mereka ini bagaikan hewan liar yang tak berakal, yang dilahirkan sebagai tangkapan dan tumpasan, yang di dalamnya mereka tidak menyadari, bahwa ketika menghujat, mereka akan dihancurkan dalam kebinasaan mereka,
  13. dengan menerima upah ketidakadilan, karena memikirkan kenikmatan pesta pora di siang hari. Mereka yang berpesta pora dalam tipu daya mereka dengan bermabuk-mabukan bersama kamu adalah noda-noda dan cela-cela,
  14. yang mempunyai mata penuh zina dan dosa yang tak henti-henti, yang memikat jiwa-jiwa yang lemah, yang mempunyai hati yang terlatih dalam ketamakan: anak-anak kutuk.
  15. Mereka telah tersesat karena meninggalkan jalan yang lurus dengan mengikuti jalan Bileam anak Beor, yang telah mencintai upah ketidakadilan,
  16. namun dia telah menerima hardikan atas pelanggarannya sendiri –seekor keledai bisu yang telah berbicara dengan suara manusia– hal itu telah mencegah kebebalan nabi itu.
  17. Mereka adalah sumber-sumber air yang kering, awan-awan yang diharubirukan oleh topan, bagi mereka pekatnya kegelapan telah tersedia untuk selamanya.
  18. Sebab, dengan mengucapkan kata-kata congkak kesia-siaan, mereka sedang memikat –dengan keinginan daging dalam rangsangan badani– orang-orang yang sesungguhnya telah meluputkan diri dari mereka yang hidup dalam kesesatan,
  19. yang menjanjikan kemerdekaan bagi mereka, sedangkan mereka sendiri adalah hamba-hamba kebinasaan; sebab, kepada siapa seseorang telah ditaklukkan, kepadanya pula dia telah diperhamba.
  20. Sebab, jika setelah meluputkan diri dari kecemaran-kecemaran dunia, melalui pengenalan penuh akan Tuhan dan Juruselamat, YESHUA HaMashiakh, namun terjerat kembali oleh hal-hal ini, mereka telah dikalahkan; bagi mereka keadaan yang terakhir menjadi lebih buruk daripada yang pertama.
  21. Sebab, bagi mereka adalah lebih baik tidak mengenal jalan kebenaran daripada setelah mengenal, berbalik dari perintah kudus yang telah disampaikan kepada mereka.
  22. Dan, bagi mereka berlaku perumpamaan yang benar ini: “Anjing yang kembali ke muntahnya sendiri, dan babi yang telah dimandikan –ke kubangan lumpur.”

Hari YAHWEH Akan Datang

2Petrus 3:

  1. Hai yang terkasih, sekarang aku menulis surat yang kedua ini kepada kamu, yang di dalamnya aku menggelorakan akal budi kamu yang tulus dalam ingatan
  2. untuk mengingat firman yang telah dikatakan sebelumnya oleh para nabi kudus, juga perintah Tuhan dan Juruselamat mengenai kerasulan kami.
  3. Dengan pertama-tama mengetahui hal ini, bahwa pada hari-hari terakhir akan muncul para pengejek yang berjalan sesuai dengan keinginannya sendiri.
  4. Dan yang berkata, “Di manakah janji mengenai kedatangan-Nya, karena sejak leluhur kita meninggal, segala sesuatu tetap berlangsung demikian dari sejak awal penciptaan?”
  5. Sebab, yang mereka dambakan itu tidaklah terselami, karena oleh firman Elohim, langit ada dari sejak dahulu, juga bumi yang terdiri dari air dan melalui air.
  6. Karenanya, pada waktu itu dunia telah musnah oleh air ketika dilanda banjir.
  7. Namun sekarang, oleh firman yang sama langit dan bumi sedang disimpan untuk api, sambil dipelihara sampai pada hari penghakiman dan pemusnahan orang-orang fasik.
  8. Akan tetapi biarlah satu hal ini tidak lepas dari perhatianmu, hai yang terkasih, bahwa di hadapan Tuhan satu hari seperti seribu tahun dan seribu tahun seperti satu hari.
  9. Tuhan tidak menunda akan janji-Nya, sebagaimana beberapa orang menganggapnya penundaan, sebaliknya, Dia bersabar terhadap kita karena tidak menghendaki seorang pun binasa, melainkan supaya semua orang memperoleh pertobatan.
  10. Namun hari Tuhan akan datang seperti pencuri di waktu malam. Olehnya, langit akan berlalu dengan suara gemuruh, dan anasiranasir akan lebur dengan terbakar panas yang membara, juga bumi dan kegiatan-kegiatan yang ada di dalamnya akan terbakar habis.
  11. Selanjutnya, dengan leburnya semua hal itu, betapa perlunya kamu untuk ada dalam perilaku yang kudus dan dalam kesalehan.
  12. Sambil menanti dan menyegerakan kedatangan hari Elohim, yang olehnya langit akan lebur dengan terbakar api, dan anasiranasir akan meleleh dengan terbakar panas yang membara.
  13. Dan, sesuai dengan janji-Nya, kita sedang menantikan langit baru dan bumi baru, yang di dalamnya kebenaran akan berdiam.

Catatan dari Kitab Yashar

Pasal 5

Noah dan Methushelach mengajarkan pertobatan selama seratus dua puluh tahun. Noah membangun bahtera. Kematian Methushelach.

  1. Dalam tahun kedelapan puluh empat dari hidup Noah, Enosh ben Sheth, mati. Dia berumur sembilan ratus lima tahun pada waktu mati.
  2. Dalam tahun keseratus tujuh puluh lima dari hidup Noah, Qeynan ben Enosh, mati. Seluruh umur Qeynan adalah sembilan ratus sepuluh tahun, dan dia mati.
  3. Dalam tahun kedua ratus tiga puluh empat dari hidup Noah, Mahalalel ben Qeynan, mati. Seluruh umur Mahalalel adalah delapan ratus sembilan puluh lima tahun, dan dia mati.
  4. Yered ben Mahalalel mati pada waktu itu, pada tahun ketiga ratus tiga puluh enam dalam hidup Noah. Seluruh umur Yered adalah sembilan ratus enam puluh dua tahun, dan dia mati.
  5. Semua orang yang mengikuti YAHWEH mati pada waktu itu, sebelum mereka melihat malapetaka yang dinyatakan Elohim untuk dilakukan di atas bumi.
  6. Setelah berselang bertahun-tahun, pada tahun keempat ratus delapan puluh tahun dalam hidup Noah, ketika semua orang-orang itu, yang mengikuti Elohim telah mati meninggalkan anak-anak manusia, dan hanya Methushelach yang masih hidup, Elohim berfirman kepada Noah dan Methushelach, firman-Nya,
  7. “Berbicaralah, serukanlah kepada anak-anak manusia, katakan, ‘Beginilah firman YAHWEH, ‘Kembalilah dari jalan-jalanmu yang jahat dan tinggalkanlah perbuatanmu, maka YAHWEH akan menyesal dari malapetaka yang Dia nyatakan untuk dilakukan kepadamu, supaya itu tidak terjadi.’
  8. Beginilah firman YAHWEH, ‘Lihat, Aku berikan kepadamu waktu seratus dua puluh tahun. Jika engkau berpaling kepada-Ku dan meninggalkan jalan-jalanmu yang jahat, maka Aku akan berpaling juga dari malapetaka yang Aku firmankan kepadamu, dan itu tidak akan terjadi,’ demikianlah firman YAHWEH.”‘
  9. Noah dan Methushelach menyampaikan seluruh firman YAHWEH kepada anak-anak manusia, hari demi hari, terus-menerus berbicara kepada mereka.
  10. Namun anak-anak manusia tidak mau mendengarkan mereka, ataupun menyendengkan telinganya kepada kata-kata mereka, karena mereka tegar tengkuk.
  11. YAHWEH menganugerahkan kepada mereka waktu seratus dua puluh tahun, firman-Nya, “Jika mereka kembali, maka Elohim akan menyesal dari malapetaka ini, sehingga tidak akan menghancurkan bumi.”
  12. Noah ben Lemek menahan diri untuk tidak mengambil istri pada waktu itu, untuk melahirkan anak-anak, karena katanya, “Sesungguhnya Elohim akan menghancurkan bumi, karenanya buat apa aku melahirkan anak?”
  13. Noah adalah seorang yang benar, dia sempurna dalam generasinya, dan YAHWEH memilih dia untuk membangkitkan keturunan dari benihnya di atas muka bumi.
  14. YAHWEH berfirman kepada Noah, “Ambillah bagimu seorang istri, dan lahirkanlah anak-anak, karena Aku melihat engkau benar di hadapan-Ku dalam generasi ini.
  15. Engkau harus membangkitkan keturunan, anak-anakmu bersamamu, di atas bumi.” Maka Noah mengambil seorang istri, dan dia memilih Naamah bath Chanok, yang berumur lima ratus delapan puluh tahun.
  16. Noah berumur empat ratus sembilan puluh delapan tahun pada waktu dia mengambil Naamah sebagai istri.
  17. Maka Naamah mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki, dan dia menyebut namanya Yepheth, katanya, “Elohim telah membuat aku besar di bumi.” Lalu dia mengandung lagi dan melahirkan seorang anak laki-laki, dan dia menyebut namanya Shem, katanya, “Elohim telah menjadikan aku sisa-sisa, untuk membangkitkan keturunan di atas bumi.”
  18. Noah berumur lima ratus dua tahun pada waktu Naamah melahirkan Shem, dan anak-anak itu bertumbuh dan berjalan dalam jalan-jalan YAHWEH, dalam semua yang diajarkan Methushelach dan Noah ayahnya kepada mereka.
  19. Dan Lemek ayah Noah mati pada waktu itu. Sesungguhnya dia tidak berjalan dengan segenap hatinya dalam jalan-jalan ayahnya, dan dia mati pada tahun keseratus sembilan puluh lima dalam hidup Noah.
  20. Seluruh umur Lemek adalah tujuh ratus tujuh puluh tahun, dan dia mati.
  21. Semua anak-anak manusia yang mengenal YAHWEH, mati dalam tahun itu sebelum YAHWEH mendatangkan malapetaka kepada mereka. Karena YAHWEH menghendaki mereka mati, supaya tidak melihat malapetaka yang akan Elohim datangkan kepada saudara-saudara dan kerabat mereka, seperti yang telah Dia nyatakan untuk dilakukan.
  22. Pada waktu itu, YAHWEH berfirman kepada Noah dan Methushelach, “Berdirilah dan serukanlah kepada anak-anak manusia seluruh firman yang Aku katakan kepadamu pada waktu itu, barangkali mereka mau berbalik dari jalan-jalannya yang jahat, supaya Aku menyesal akan malapetaka itu dan tidak akan mendatangkannya.”
  23. Maka Noah dan Methushelach berdiri, dan berseru kepada telinga anak-anak manusia, seluruh firman yang Elohim katakan mengenai mereka.
  24. Namun anak-anak manusia tidak mau mendengarkan, maupun menyendengkan telinga kepada semua seruan mereka.
  25. Setelah semuanya itu YAHWEH berfirman kepada Noah, “Akhir segala makhluk telah tiba di hadapan-Ku, karena perbuatan-perbuatan mereka yang jahat, dan lihatlah, Aku akan menghancurkan bumi.
  26. Ambillah bagimu kayu gofir, dan pergilah ke suatu tempat dan buatlah sebuah bahtera besar, dan letakkan di tempat itu.
  27. Beginilah engkau harus membuatnya: tiga ratus hasta panjangnya, lima puluh hasta lebarnya dan tiga puluh hasta tingginya.
  28. Dan engkau harus membuat bagimu sebuah pintu, terbuka di sisinya, dan sampai sehasta dari atas haruslah engkau selesaikan, dan lapisilah bagian dalam dan luarnya dengan pakal.
  29. Lihatlah, Aku akan mendatangkan air bah ke atas bumi, dan seluruh makhluk akan binasa, dari yang ada di bawah langit, segala yang ada di atas bumi akan musnah.
  30. Maka engkau dan seisi rumahmu haruslah pergi dan mengumpulkan dua pasang dari semua makhluk hidup, jantan dan betina, dan haruslah membawanya ke bahtera, untuk membangkitkan keturunan dari mereka di atas bumi.
  31. Kumpulkan bagimu semua makanan yang dimakan oleh seluruh hewan, supaya ada makanan bagimu dan bagi mereka.
  32. Dan engkau harus memilih bagi tiga putramu tiga anak-anak gadis, dari anak-anak perempuan manusia, dan mereka akan menjadi istri-istri putra-putramu.
  33. Maka bangkitlah Noah, dan dia membuat bahtera, di tempat di mana Elohim perintahkan dia, dan Noah melakukan seperti Elohim perintahkan kepadanya.
  34. Pada umur lima ratus sembilan puluh lima, Noah mulai membangun bahtera, dan dia membuatnya dalam lima tahun, seperti yang YAHWEH perintahkan.
  35. Noah mengambil tiga anak perempuan Eliakim ben Methushelach, sebagai istri-istri bagi putra-putranya, seperti yang diperintahkan YAHWEH kepada Noah.
  36. Dan pada waktu itulah Methushelach ben Chanok mati, sembilan ratus enam puluh tahun umurnya pada waktu kematiannya.

Pasal 6

Hewan-hewan, binatang-binatang liar, dan burung-burung terpelihara di dalam bahtera. Hukuman air bah. Noah di dalam bahtera.

  1. Pada waktu itu, setelah kematian Methushelach, YAHWEH berfirman kepada Noah, “Pergilah engkau bersama seisi rumahmu ke dalam bahtera. Lihatlah, Aku akan mengumpulkan kepadamu semua hewan dari bumi, binatang liar di padang dan burung-burung di udara, dan mereka semua akan datang dan mengelilingi bahtera.
  2. Dan engkau harus pergi dan menempatkan dirimu di pintu bahtera, maka semua binatang liar, hewan-hewan, dan unggas, akan berkumpul dan mendekatkan diri mereka kepadamu. Dan mereka yang datang dan merundukkan badan di hadapanmu, haruslah engkau ambil dan serahkan ke tangan anak-anakmu, yang akan membawanya ke dalam bahtera, namun semua yang berdiri di hadapanmu haruslah engkau tinggalkan.
  3. Maka YAHWEH membawa pada keesokan harinya, hewan-hewan, binatang liar dan unggas datang dalam jumlah besar dan mengelilingi bahtera.
  4. Noah pergi dan menempatkan dirinya di pintu bahtera, dan dari semua makhluk yang merundukkan badan di depannya, dia bawa masuk ke dalam bahtera, dan semua yang berdiri di hadapannya dia tinggalkan di bumi.
  5. Dan datanglah seekor singa betina, dengan dua ekor anaknya, jantan dan betina, ketiganya merunduk di depan Noah. Maka dua anak singa ini bangkit menyerang singa betina itu dan memukulnya, dan membuatnya lari dari tempatnya, dan dia pergi, dan mereka kembali ke tempatnya semula, merunduk di atas bumi di depan Noah.
  6. Singa betina ini melarikan diri dan berdiri di tempat singa-singa jantan.
  7. Noah melihat semuanya ini dan sangat takjub, maka dia bangkit dan mengambil dua singa muda itu dan membawa mereka masuk ke dalam bahtera.
  8. Noah membawa ke dalam bahtera semua makhluk hidup yang ada di muka bumi, sehingga tidak ada yang tertinggal dari semua yang dibawa Noah ke dalam bahtera.
  9. Sepasang dan sepasang datang kepada Noah di dalam bahtera, namun dari hewan yang halal, dan burung yang halal, dia membawa tujuh pasang, seperti yang Elohim telah perintahkan kepadanya.
  10. Dan semua hewan, dan binatang liar, dan burung-burung, masih ada di sana, dan mereka mengelilingi bahtera dari segala penjuru. Hujan tidak turun hingga tujuh hari berikutnya.
  11. Maka pada hari itu, YAHWEH membuat seluruh bumi berguncang, dan matahari tidak bersinar, dasar-dasar bumi mengamuk, dan seluruh bumi berguncang dahsyat, dan kilat saling menyambar, dan guntur bergemuruh, dan seluruh mata air di bumi pecah. Seperti demikian ini tidak pernah dikenal penduduk bumi sebelumnya. Elohim melakukan perbuatan perkasa ini, untuk menggentarkan anak-anak manusia, supaya tidak ada lagi kejahatan di atas bumi.
  12. Namun tetap anak-anak manusia tidak mau berbalik dari jalan-jalannya yang jahat, dan mereka menambahkan amarah YAHWEH pada waktu itu, dan bahkan tidak mengarahkan hati mereka kepada semua ini.
  13. Pada akhir hari ketujuh, pada tahun keenam ratus dalam hidup Noah, air bah ada di atas bumi.
  14. Seluruh mata air di dasar samudera raya terbelah, dan jendela-jendela langit terbuka, dan hujan turun ke atas bumi empat puluh hari dan empat puluh malam.
  15. Noah dan seisi rumahnya, dan semua makhluk hidup yang ada bersamanya, masuk ke dalam bahtera karena air bah, dan YAHWEH menutupnya di dalam.
  16. Semua anak-anak manusia yang tertinggal di bumi, kelelahan karena malapetaka akibat hujan itu, karena air datang dengan dahsyat di atas bumi. Hewan-hewan dan binatang liar masih mengelilingi bahtera.
  17. Maka anak-anak manusia berkumpul bersama-sama, kira-kira tujuh ratus ribu laki-laki dan perempuan, dan mereka datang kepada Noah di bahtera.
  18. Mereka memanggil Noah, katanya, “Bukalah bagi kami supaya kami dapat datang kepadamu di dalam bahtera – mengapakah kami harus mati?”
  19. Noah dengan suara keras menjawab mereka dari bahtera, katanya, “Tidakkah engkau semuanya memberontak melawan YAHWEH, dan berkata bahwa Dia tidak ada? Karenanya YAHWEH mendatangkan ke atasmu semua malapetaka ini, untuk menghancurkan dan menumpas engkau dari muka bumi.
  20. Tidakkah hal ini yang aku katakan kepadamu selama seratus dua puluh tahun lamanya, dan engkau tidak mau mendengarkan suara YAHWEH, dan sekarang engkau menginginkan untuk hidup di bumi?”
  21. Mereka berkata kepada Noah, “Kami siap untuk kembali kepada YAHWEH, hanya bukalah bagi kami supaya kami hidup dan tidak mati.”
  22. Noah menjawab mereka, katanya, “Lihat, sekarang engkau melihat kesusahan jiwamu, engkau ingin kembali kepada YAHWEH. Mengapa engkau tidak kembali selama seratus dua puluh tahun, yang dianugerahkan YAHWEH kepadamu sebagai waktu yang ditetapkan?
  23. Namun sekarang engkau datang dan mengatakan kepadaku hal ini karena kesusahan jiwamu, maka sekarang YAHWEH juga tidak akan mendengarkan engkau, tidak juga Dia akan memberi telinga-Nya kepadamu hari ini, sehingga engkau tidak akan mendapatkan permohonanmu.”
  24. Anak-anak manusia mendekat dan bermaksud mendobrak ke dalam bahtera untuk masuk, disebabkan oleh hujan, karena mereka tidak dapat menanggung hujan yang turun ke atas mereka.
  25. YAHWEH mengirim semua binatang liar dan hewan-hewan yang berdiri di sekitar bahtera. Binatang-binatang liar itu menerkam mereka dan menghalau mereka dari tempat itu. Setiap orang pergi sendiri-sendiri dan mereka tercerai-berai kembali di muka bumi.
  26. Hujan terus turun ke atas bumi, dan itu turun empat puluh hari dan empat puluh malam. Air itu demikian hebatnya meliputi seluruh bumi, dan semua makhluk yang ada di atas bumi atau di dalam air mati, baik manusia, hewan, binatang liar, binatang merayap atau burung-burung di udara. Hanya tertinggal Noah dan mereka yang ada bersamanya di dalam bahtera.
  27. Air itu semakin hebat dan bertambah-tambah banyaknya di muka bumi, dan mengangkat bahtera itu sehingga naik dari muka bumi.
  28. Bahtera itu terapung-apung di atas permukaan air, dan itu terombang-ambing di atas air sehingga semua makhluk hidup yang ada di dalamnya terjungkir balik seperti masakan di dalam kuali.
  29. Kecemasan besar menguasai semua makhluk hidup yang ada dalam bahtera, dan bahtera itu seperti akan hancur.
  30. Semua makhluk hidup yang ada dalam bahtera ketakutan, singa-singa meraung, lembu-lembu melenguh, serigala melolong, dan setiap makhluk hidup dalam bahtera berbicara dan meratap dalam bahasanya sendiri, sehingga suara mereka terdengar sampai jauh. Noah dan anak-anaknya berteriak dan menangis dalam kesusahan mereka. Mereka sangat takut bahwa mereka telah mencapai pintu gerbang maut.
  31. Noah berdoa kepada YAHWEH, dan berseru kepada-Nya karena hal ini, dan dia berkata, “Ya, YAHWEH tolonglah kami, karena kami tidak memiliki kekuatan untuk menanggung malapetaka yang telah menguasai kami, karena ombak lautan telah mengepung kami, arus yang sangat ganas telah menggentarkan kami, jerat kematian telah mendatangi kami. Jawablah kami, ya YAHWEH, jawablah kami, terangilah wajah-Mu bagi kami dan kasihanilah kami, tebuslah kami dan bebaskanlah kami.”
  32. Maka YAHWEH mendengarkan seruan Noah, dan YAHWEH mengingat dia.
  33. Angin berhembus melintasi permukaan bumi, dan air menjadi teduh dan bahtera itu menjadi tenang.
  34. Mata air-mata air dasar samudera raya dan jendela-jendela langit berhenti, dan hujan dari langit tertahan.
  35. Air menyusut pada waktu itu, dan bahtera itu terdampar di atas pegunungan Ararat.
  36. Noah membuka jendela-jendela bahtera, dan Noah masih berseru-seru kepada YAHWEH pada waktu itu, katanya, “Ya YAHWEH, yang membentuk bumi dan langit dan segala yang ada di dalamnya, bawalah jiwa kami keluar dari tahanan ini, dan dari penjara di mana Engkau menempatkan kami, karena aku sangat lelah dengan keluhan.”
  37. Maka YAHWEH mendengarkan seruan Noah, dan berfirman kepadanya, “Ketika telah genap satu tahun penuh maka engkau akan keluar.”
  38. Dan pada pergantian tahun, ketika satu tahun penuh telah genap bagi Noah tinggal di dalam bahtera, air telah mengering dari bumi, dan Noah membuka penutup bahtera.
  39. Pada waktu itu, pada hari kedua puluh tujuh dalam bulan yang kedua, bumi telah mengering, namun Noah dan anak-anaknya dan mereka yang ada bersamanya, tidak pergi keluar dari bahtera sampai YAHWEH mengatakannya kepada mereka.
  40. Maka harinya tiba ketika YAHWEH memerintahkan mereka untuk keluar, dan mereka semuanya keluar dari bahtera.
  41. Mereka pergi dan kembali masing-masing ke jalannya dan ke tempatnya. Noah dan anak-anaknya tinggal di negeri yang Elohim perintahkan kepada mereka. Mereka melayani YAHWEH seumur hidupnya, dan YAHWEH memberkati Noah dan anak-anaknya saat mereka keluar dari bahtera.
  42. Dia berfirman kepada mereka, “Beranakcuculah dan penuhilah seluruh bumi, jadilah kuat dan bertambah-tambahlah menjadi banyak di bumi dan berlipatgandalah di atasnya.”

Pasal 7

Riwayat Noah. Pakaian dari kulit binatang yang dibuat bagi Adam dicuri oleh Cham (Ham). Nimrod, pemburu perkasa, menjadi raja seluruh Bumi. Kelahiran Abram.

  1. Dan inilah nama anak-anak Noah: Yepheth, Cham dan Shem. Anak-anak dilahirkan bagi mereka setelah air bah, karena mereka mengambil istri sebelum air bah.
  2. Inilah anak-anak lelaki Yepheth: Gomer, Magog, Madai, Yavan, Tubal, Meshek, dan Tiras, tujuh anak laki-laki.
  3. Dan anak-anak lelaki Gomer adalah Ashkenaz, Riphath dan Togarmah.
  4. Dan anak-anak lelaki Magog adalah Elichanaph dan Lubal.
  5. Dan anak-anak lelaki Madai adalah Achon, Zeelo, Chazoni dan Lot.
  6. Dan anak-anak lelaki Yavan adalah Elishah, Tarshish, Kittim dan Dodanim.
  7. Dan anak-anak lelaki Tubal adalah Ariphi, Kesed dan Taari.
  8. Dan anak-anak lelaki Meshek adalah Dedon, Zaron dan Shebashni.
  9. Dan anak-anak lelaki Tiras adalah Benib, Gera, Lupirion dan Gilak. Inilah anak-anak lelaki Yepheth menurut kaum keluarga mereka. Jumlah mereka pada waktu itu kira-kira empat ratus enam puluh orang laki-laki.
  10. Dan inilah anak-anak lelaki Cham: Kush, Mizraim, Put dan Kanaan, empat anak laki-laki. Dan anak-anak lelaki Kush adalah Seba, Chavilah, Sabta, Raamah dan Sabteka; dan anak-anak lelaki Raamah adalah Sheba dan Dedan.
  11. Dan anak-anak lelaki Mizraim adalah Lud, Anamim, Pathros, Kasluchim dan Kaphtor.
  12. Dan anak-anak lelaki Put adalah Gebul, Hadan, Benah dan Adan.
  13. Dan anak-anak lelaki Kanaan adalah Zidon, Heth, Amori, Girgashi, Hivi, Arqi, Sini, Arvadi, Zemari dan Hamati.
  14. Ini adalah anak-anak lelaki Cham, menurut kaum keluarga mereka, dan jumlah mereka pada waktu itu kira-kira tujuh ratus tiga puluh orang laki-laki.
  15. Dan inilah anak-anak lelaki Shem: Elam, Asshur, Arpakshad, Lud dan Aram, lima anak laki-laki. Dan anak-anak lelaki Elam adalah Shushan, Machul dan Harmon.
  16. Dan anak-anak lelaki Asshur adalah Mirus dan Mokil. Dan anak-anak lelaki Arpakshad adalah Shelach, Aner dan Eshkol.
  17. Dan anak-anak lelaki Lud adalah Pethor dan Bizayon, dan anak-anak lelaki Aram adalah Uz, Chul, Gether dan Mash.
  18. Inilah anak-anak lelaki Shem, menurut kaum keluarga mereka, dan jumlah mereka pada waktu itu kira-kira tiga ratus orang laki-laki.
  19. Inilah keturunan Shem; Shem memperanakkan Arpakshad dan Arpakshad memperanakkan Shelach, dan Shelach memperanakkan Eber dan bagi Eber dilahirkan dua orang anak, nama yang seorang adalah Peleg, karena pada zamannya anak-anak manusia dibagi-bagi, dan di kemudian hari, bumi dibagi-bagi.
  20. Dan nama yang kedua adalah Yoqtan, artinya pada zamannya kehidupan anak-anak manusia akan menjadi lemah dan berkurang.
  21. Inilah anak-anak lelaki Yoqtan: Almodad, Sheleph, Chazarmaveth, Yerach, Hadoram, Uzal, Diqlah, Obal, Abimael, Sheba, Ophir, Chavilah dan Yobab; semuanya ini anak-anak lelaki Yoqtan.
  22. Dan Peleg saudaranya memperanakkan Reu, dan Reu memperanakkan Serug, dan Serug memperanakkan Nahor dan Nahor memperanakkan Terah, dan Terah berumur tiga puluh delapan tahun, dan dia memperanakkan Haran dan Nahor.
  23. Kush ben Cham ben Noah, mengambil seorang istri pada waktu itu pada masa tuanya, dan dia melahirkan seorang anak laki-laki, dan mereka menyebut namanya Nimrod, katanya, “Pada waktu itu anak-anak manusia mulai kembali memberontak dan berdosa melawan Elohim,” dan anak ini bertumbuh besar, dan ayahnya sangat menyayanginya, karena dia anak laki-laki pada masa tuanya.
  24. Dan pakaian-pakaian kulit yang Elohim buat bagi Adam dan istrinya, ketika mereka keluar dari taman, diberikan kepada Kush.
  25. Karena setelah kematian Adam dan istrinya, pakaian-pakaian ini diberikan kepada Chanok ben Yered, dan ketika Chanok diangkat kepada Elohim, dia memberikannya kepada Methushelach, anaknya.
  26. Dan pada waktu kematian Methushelach, Noah mengambilnya dan membawanya ke dalam bahtera, dan itu ada bersamanya hingga dia keluar dari bahtera.
  27. Dan setelah mereka keluar, Cham mencuri pakaian-pakaian itu dari Noah ayahnya, dan dia mengambilnya dan menyembunyikannya dari saudara-saudaranya.
  28. Dan ketika Cham memperanakkan putra sulungnya Kush, dia memberikan kepadanya pakaian-pakaian ini sembunyi-sembunyi, dan itu ada bersama Kush untuk waktu yang lama.
  29. Kush juga menyembunyikannya dari anak-anaknya dan saudara-saudaranya, dan ketika Kush memperanakkan Nimrod, dia memberikan kepadanya pakaian-pakaian ini karena rasa sayangnya kepadanya. Nimrod bertumbuh besar, dan ketika dia berumur dua puluh tahun dia mengenakan pakaian-pakaian itu.
  30. Nimrod menjadi kuat ketika dia mengenakan pakaian-pakaian itu. Elohim memberikan kepadanya keperkasaan dan kekuatan, dan dia seorang pemburu perkasa di bumi. Ya, dia seorang pemburu perkasa di padang, dan dia memburu binatang-binatang dan dia mendirikan mezbah, dan dia mempersembahkan di atasnya binatang-binatang itu di hadapan YAHWEH.
  31. Nimrod memperkuat dirinya sendiri, dan dia bangkit dari antara saudara-saudaranya. Dia bertempur dalam peperangan saudara-saudaranya melawan semua musuh mereka di sekelilingnya.
  32. YAHWEH menyerahkan semua musuh-musuh saudaranya ke dalam tangannya, dan Elohim memberinya keberhasilan dari waktu ke waktu dalam peperangannya, dan dia memerintah atas bumi.
  33. Karena itu menjadi umum pada waktu itu, ketika seorang laki-laki mengantar mereka yang dia latih ke peperangan, dia akan berkata kepada mereka, “Seperti yang Elohim perbuat kepada Nimrod, seorang pemburu perkasa di bumi, dan yang berhasil dalam peperangan yang telah menaklukkan saudara-saudaranya, sehingga dia melepaskan mereka dari tangan musuh-musuhnya. Semoga Elohim menguatkan kita dan melepaskan kita hari ini.”
  34. Ketika Nimrod berumur empat puluh tahun, pada waktu itu ada peperangan antara saudara-saudaranya dan anak-anak Yepheth, sehingga mereka ada dalam kekuasaan musuh-musuh mereka.
  35. Nimrod pergi pada waktu itu, dan dia mengumpulkan seluruh anak-anak Kush dan kaum keluarga mereka, kira-kira empat ratus enam puluh orang, dan dia menyewa juga dari beberapa teman dan kenalannya kira-kira delapan puluh orang. Dia memberikan kepada mereka upahnya, dan dia pergi bersama-sama mereka ke peperangan. Ketika dia ada di jalan, Nimrod menguatkan hati orang-orang yang pergi bersamanya.
  36. Dia berkata kepada mereka, “Jangan takut, jangan gelisah, karena semua musuh-musuh kita akan diserahkan ke dalam tangan kita, dan engkau boleh berbuat kepada mereka sesuai keinginanmu.”
  37. Dan seluruh orang yang pergi kira-kira lima ratus, dan mereka berperang melawan musuh-musuhnya, dan mereka menghancurkannya, dan menaklukkan mereka. Nimrod menempatkan perwira pengawas atas mereka di tempat mereka masing-masing.
  38. Dia mengambil beberapa orang anak-anak mereka sebagai jaminan, dan mereka semuanya hamba-hamba Nimrod dan saudara-saudaranya. Nimrod dan semua orang yang ada bersamanya kembali pulang.
  39. Dan ketika Nimrod dengan gembira kembali dari peperangan, setelah menaklukkan musuh-musuhnya, semua saudaranya, bersama orang-orang yang mengenal dia sebelumnya, berkumpul untuk menjadikan dia raja atas mereka. Mereka menaruh mahkota kerajaan di atas kepalanya.
  40. Dia memerintah rakyatnya dan orang-orangnya, para pemimpin, para hakim, dan para penguasa, seperti kebiasaan di antara raja-raja.
  41. Dia mengangkat Terah ben Nahor sebagai panglima pasukannya, dan dia mengagungkan dan meninggikannya di atas semua pembesarnya.
  42. Dan sementara dia memerintah sesuai keinginan hatinya, setelah menaklukkan semua musuh di sekelilingnya, dia mempertimbangkan dengan para penasihatnya untuk membangun sebuah kota sebagai istananya, dan mereka melakukannya.
  43. Mereka menemukan suatu lembah besar yang berlawanan dengan sebelah timur, dan mereka mendirikan baginya sebuah kota yang besar dan luas. Nimrod menamakan kota yang dibangunnya Shinar, karena YAHWEH dengan keras telah mengguncang musuh-musuhnya dan menghancurkan mereka.
  44. Nimrod menetap di Shinar, dan dia memerintah dengan aman. Dia berperang dengan musuh-musuhnya dan menaklukkan mereka, dan dia berhasil dalam semua peperangannya, dan kerajaannya menjadi sangat besar.
  45. Seluruh bangsa dan bahasa mendengar ketenarannya, dan mereka menggabungkan diri kepadanya, dan sujud menyembah sampai ke tanah. Mereka membawa persembahan kepadanya, dan dia menjadi tuan dan raja mereka. Mereka semua menetap bersamanya di kota di Shinar, dan Nimrod memerintah di bumi atas semua anak-anak Noah. Mereka semuanya ada di bawah kekuasaan dan nasihatnya.
  46. Seluruh bumi itu satu bahasanya dan kata-katanya satu kesatuan, namun Nimrod tidak berjalan di dalam jalan-jalan YAHWEH, dan dia lebih jahat dari semua orang yang ada sebelum dia, sejak zaman air bah hingga masa itu.
  47. Dia membuat ilah-ilah dari kayu dan batu, dan dia sujud menyembah kepada mereka, dan dia memberontak melawan YAHWEH, dan mengajar semua rakyatnya dan orang-orang di bumi jalan-jalannya yang jahat. Mardon putranya, lebih jahat dari ayahnya.
  48. Setiap orang yang mendengar perbuatan-perbuatan Mardon ben Nimrod akan berkata mengenai dia, “Dari yang jahat keluar kejahatan.” Karenanya itu menjadi kiasan di seluruh bumi, dikatakan, “Dari yang jahat keluar kejahatan,” dan beredar kata-kata manusia sejak waktu itu sampai kini.
  49. Terah ben Nahor, panglima pasukan Nimrod, pada waktu itu sangat besar di mata raja dan rakyatnya. Raja dan para pemimpin mencintainya, dan mereka sangat meninggikannya.
  50. Terah mengambil seorang istri, namanya Amthelo bath Cornebo. Istri Terah mengandung dan melahirkan baginya seorang anak laki-laki pada waktu itu.
  51. Terah berumur tujuh puluh tahun pada waktu dia memperanakkannya, dan Terah menyebut nama anak laki-laki yang telah lahir baginya itu Abram, karena raja telah mengangkatnya pada waktu itu, dan mengagungkan dia di atas semua pemimpin yang ada bersamanya.

Pasal 8

Ramalan orang-orang bijak Nimrod tentang Abram. Nimrod berusaha membunuh Abram. Abram, bersama ibu dan pengasuhnya menyembunyikan diri.

  1. Dan pada malam hari ketika Abram dilahirkan, semua hamba-hamba Terah, dan semua orang bijak Nimrod, dan para ahli tenungnya datang, dan makan dan minum di rumah Terah, dan mereka bersukacita bersamanya malam itu.
  2. Ketika semua orang berhikmat dan ahli tenung keluar dari rumah Terah, mereka mengangkat matanya ke langit malam itu untuk memandang bintang-bintang. Dan lihatlah, satu bintang yang sangat besar datang dari timur dan melintasi langit, dan itu menelan empat bintang dari empat sisi langit.
  3. Semua orang pintar raja dan ahli tenungnya tercengang dengan penglihatan itu, dan orang-orang bijak memahami hal ini, dan mereka tahu apa yang datang.
  4. Mereka berkata satu sama lain, “Ini hanyalah pertanda bahwa anak yang telah lahir bagi Terah malam ini, akan bertumbuh dan beranak cucu, dan berlipat ganda, dan memiliki seluruh bumi, dia dan anak-anaknya untuk selamanya. Dan dia dan keturunannya akan membunuh raja-raja besar, dan mewarisi negeri mereka.”
  5. Orang-orang berhikmat dan ahli tenung kembali ke rumah malam itu, dan pada pagi harinya semua orang berhikmat dan ahli tenung ini bangun pagi-pagi sekali, dan berkumpul di rumah yang sudah ditentukan.
  6. Mereka berbicara dan berkata satu sama lain, “Lihat, penglihatan yang kita lihat tadi malam itu tersembunyi dari raja, itu belum diberitahukan kepadanya.
  7. Dan jika hal ini diketahui raja di kemudian hari, dia akan berkata kepada kita, ‘Mengapa engkau menyembunyikan hal ini dari padaku,’ dan kita semua akan mati. Karena itu, sekarang marilah kita pergi dan memberitahukan kepada raja penglihatan yang kita lihat, dan tafsirnya juga, maka kita akan tetap bersih.”
  8. Lalu mereka melakukannya, dan mereka semuanya pergi kepada raja dan bersujud kepadanya sampai ke tanah, dan berkata, “Hiduplah raja, hiduplah raja.
  9. Kami mendengar bahwa seorang anak laki-laki telah dilahirkan bagi Terah ben Nahor, panglima pasukan tuanku, dan kami kemarin malam datang ke rumahnya. Kami makan dan minum dan bersukacita dengannya malam itu.
  10. Dan ketika hamba-hamba tuanku keluar dari rumah Terah, untuk kembali ke rumah kami masing-masing malam itu, kami mengangkat mata kami ke langit, dan kami melihat sebuah bintang besar muncul dari timur, dan bintang ini melintas dengan sangat cepat, dan menelan empat bintang besar, dari empat sisi langit.
  11. Hamba-hamba tuanku sangat tercengang dengan penglihatan yang kami lihat, dan sangat takut. Kami membuat pertimbangan mengenai penglihatan ini, dan mengetahui dengan hikmat kami penafsirannya yang tepat. Bahwa hal ini mengenai anak yang dilahirkan bagi Terah, yang akan bertumbuh besar dan berlipat ganda sangat banyak, dan menjadi kuat, dan membunuh semua raja-raja di bumi, dan mewarisi semua negeri mereka, dia dan keturunannya selama-lamanya.
  12. Maka sekarang tuan kami dan raja, lihatlah kami telah memberitahukan sebenar-benarnya kepadamu apa yang kami lihat mengenai anak ini.
  13. Jika baik bagi raja untuk memberikan kepada ayahnya ganti rugi untuk anak ini, kami akan membunuh dia sebelum dia tumbuh besar dan bertambah-tambah di negeri, dan kejahatannya bertambah-tambah terhadap kita, sehingga kita dan anak-anak kita akan binasa karena kejahatannya.”
  14. Dan raja mendengarkan perkataan mereka dan itu terlihat bagus di matanya. Maka dia mengirim orang memanggil Terah, dan Terah datang ke hadapan raja.
  15. Raja berkata kepada Terah, “Aku telah diberitahu bahwa tadi malam seorang anak laki-laki telah dilahirkan bagimu, dan hal ini telah diamati di langit pada saat kelahirannya.
  16. Maka sekarang berikan kepadaku anak itu, supaya kita dapat membunuhnya sebelum kejahatannya bertumbuh melawan kita, dan aku akan memberikan kepadamu harga untuknya, rumahmu penuh perak dan emas.”
  17. Dan Terah menjawab raja dan berkata kepadanya, “Tuanku dan raja, aku telah mendengar kata-katamu, dan hambamu akan melakukan segala yang diinginkan raja.
  18. Tapi tuanku dan raja, aku akan mengatakan kepadamu apa yang terjadi kepadaku tadi malam, supaya aku dapat melihat pertimbangan apa yang akan raja berikan kepada hambanya, dan kemudian aku akan menjawab raja atas apa yang barusan dia katakan.” Dan raja berkata, “Bicaralah.”
  19. Terah berkata kepada raja, “Ayon ben Mored, datang kepadaku tadi malam, katanya,
  20. ‘Berikan kepadaku kuda besar yang indah yang diberikan raja kepadamu, dan aku akan memberikan kepadamu perak dan emas, dan jerami dan makanan hewan sebagai gantinya.’ Maka aku berkata kepadanya, ‘Tunggulah sampai aku menemui raja mengenai kata-katamu, dan lihatlah, apa pun yang dikatakan raja, itulah yang akan aku lakukan.’
  21. Dan sekarang tuanku dan raja, lihatlah aku telah memberitahukan hal ini kepadamu, dan pertimbangan yang diberikan raja kepada hambanya, itulah yang akan aku ikuti.”
  22. Dan raja mendengar kata-kata Terah, dan menyalalah amarahnya dan dia menganggapnya sebagai orang bodoh.
  23. Maka raja menjawab Terah, dan berkata kepadanya, “Apakah engkau begitu bodoh, bebal, atau kurang pengertian, untuk melakukan hal ini, untuk memberikan kudamu yang indah hanya untuk perak dan emas atau bahkan jerami dan makanan hewan?
  24. Apakah engkau kekurangan perak dan emas, sehingga engkau harus melakukan hal ini, karena engkau tidak dapat memperoleh jerami dan makanan hewan untuk memberi makan kudamu? Dan apakah perak dan emas bagimu, atau jerami dan makanan hewan, sehingga engkau menyerahkan kuda yang indah yang aku berikan kepadamu, yang tidak akan didapati di seluruh bumi?”
  25. Dan raja selesai berbicara, maka Terah menjawab raja, katanya, “Seperti inilah raja berkata kepada hambanya.
  26. Aku mohon, tuanku dan raja, apakah yang telah engkau katakan kepadaku ini, dengan mengatakan, ‘Berikan anakmu laki-laki supaya kita dapat membunuhnya, dan aku akan memberikan kepadamu perak dan emas sebagai gantinya.’ Apa yang akan aku lakukan dengan perak dan emas setelah kematian putraku? Siapakah yang akan menjadi pewarisku? Sesungguhnya pada waktu kematianku, perak dan emas akan kembali kepada raja yang memberikannya.”
  27. Dan ketika raja mendengar perkataan Terah, dan perumpamaan yang dia sampaikan mengenai raja, itu sangat menyusahkannya dan dia sakit hati karena hal ini, dan amarahnya menyala-nyala dalam hatinya.
  28. Ketika Terah melihat bahwa amarah raja telah menyala terhadap dirinya, maka dia menjawab raja, katanya, “Semua yang aku miliki ada dalam kekuasaan raja. Apapun yang raja inginkan untuk dilakukan kepada hambanya, biarlah dia lakukan, ya, bahkan putraku, dia ada dalam kekuasaan raja, tanpa nilai ganti ruginya, dia dan dua orang saudaranya yang lebih tua dari padanya.”
  29. Raja berkata kepada Terah, “Tidak, tapi aku akan membeli putra bungsumu dengan sebuah harga.”
  30. Terah menjawab raja, katanya, “Aku mohon tuanku dan raja, biarkan hambamu mengucapkan kata-kata di hadapanmu, dan biarlah raja mendengar kata-kata hambanya,” dan Terah berkata, “Biarlah raja memberikan kepadaku waktu tiga hari sampai aku mempertimbangkan hal ini sendiri, dan berunding dengan keluargaku mengenai kata-kata raja.” Dan dia sangat mendesak raja menyetujui hal ini.
  31. Raja mendengarkan Terah, dan dia mengabulkannya dan memberikan kepadanya waktu tiga hari. Terah keluar dari hadapan raja, dan dia pulang kepada keluarganya dan berbicara kepada mereka semua kata-kata raja, dan semua orang sangat ketakutan.
  32. Pada hari ketiga raja mengirimkan orang kepada Terah, katanya, “Berikan anakmu laki-laki dengan sebuah harga seperti yang aku katakan kepadamu. Dan jika engkau tidak melakukannya, aku akan mengirimkan orang dan membunuh semua yang engkau miliki di rumahmu, hingga engkau tidak punya seekor anjing pun yang tersisa.”
  33. Terah bersegera, (seperti hal yang mendesak dari raja), dan dia mengambil seorang anak dari salah satu hambanya, yang telah dilahirkan hamba perempuan itu baginya hari itu, dan Terah membawa anak itu kepada raja dan menerima ganti rugi untuk dia.
  34. YAHWEH ada bersama Terah dalam hal ini, supaya Nimrod tidak menyebabkan kematian Abram. Raja mengambil anak itu dari Terah dan dengan seluruh kekuatannya dia membanting kepalanya ke tanah, karena dia berpikir itu adalah Abram. Hal ini disembunyikan dari padanya sejak hari itu, dan itu dilupakan oleh raja, karena itu adalah kehendak YAHWEH Yang Memelihara supaya Abram tidak mati.
  35. Terah mengambil Abram anaknya dengan sembunyi-sembunyi, bersama dengan ibunya dan pengasuhnya, dan dia menyembunyikan mereka di dalam gua, dan dia membawakan kepada mereka persediaan setiap bulannya.
  36. YAHWEH menyertai Abram di dalam gua dan dia bertumbuh besar. Abram tinggal di dalam gua sepuluh tahun, dan raja dan para pemukanya, para peramal dan orang bijaknya, berpikir bahwa raja telah membunuh Abram.

Pasal 9

Abram pergi kepada Noah dan Shem. Kefasikan Nimrod. Menara Babel dan kekacauan bahasa.

  1. Haran ben Terah, saudara sulung Abram, mengambil seorang istri pada waktu itu.
  2. Haran berumur tiga puluh sembilan tahun pada waktu dia mengambilnya, dan istri Haran mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki, dan dia menyebut namanya Lot.
  3. Dia mengandung lagi dan melahirkan seorang anak perempuan, dan dia menyebut namanya Milkah. Dan dia mengandung lagi dan melahirkan seorang anak perempuan, dan dia menyebut namanya Sarai.
  4. Haran berumur empat puluh dua tahun ketika dia memperanakkan Sarai, yaitu pada tahun kesepuluh dari hidup Abram. Pada waktu itu Abram dan ibunya dan pengasuhnya keluar dari gua, karena raja dan rakyatnya telah melupakan tentang Abram.
  5. Dan ketika Abram keluar dari gua, dia pergi kepada Noah dan anaknya Shem, dan dia tinggal bersama mereka untuk belajar didikan YAHWEH dan jalan-jalan-Nya. Tidak ada seorang pun yang mengetahui di mana Abram berada, dan Abram melayani Noah dan Shem anaknya untuk waktu yang lama.
  6. Abram ada di rumah Noah selama tiga puluh sembilan tahun, dan Abram mengenal YAHWEH sejak berumur tiga tahun, dan dia berjalan di jalan-jalan YAHWEH hingga hari kematiannya, seperti Noah dan anaknya Shem telah ajarkan kepadanya. Semua anak-anak manusia di bumi pada waktu itu sangat berdosa terhadap YAHWEH, dan mereka memberontak melawan Dia. Mereka melayani ilah-ilah lain, dan melupakan YAHWEH yang menciptakan mereka di bumi. Penduduk bumi membuat bagi diri mereka sendiri, pada waktu itu, setiap orang ilahnya sendiri; ilah dari kayu dan batu yang tidak dapat berbicara, mendengar, ataupun menyelamatkan, dan anak-anak manusia melayaninya dan itu menjadi elohim mereka.
  7. Raja dan semua hamba-hambanya, dan Terah dengan seisi rumahnya adalah yang pertama dari antara mereka yang melayani ilah-ilah dari kayu dan batu.
  8. Terah memiliki dua belas ilah berukuran besar, yang terbuat dari kayu dan batu, menurut jumlah dua belas bulan dalam setahun. Dia melayani satu ilah tiap bulannya, dan setiap bulan Terah akan membawa korban sajian dan korban curahan kepada ilah-ilahnya. Demikianlah dilakukan Terah sepanjang waktu.
  9. Seluruh generasi itu jahat di mata YAHWEH, dan mereka membuat setiap orang ilahnya sendiri, namun mereka meninggalkan YAHWEH yang menciptakan mereka.
  10. Tidak satu orang pun ditemukan pada waktu itu di seluruh bumi, yang mengenal YAHWEH (karena mereka melayani setiap orang elohimnya sendiri) kecuali Noah dan seisi rumahnya, dan semua yang ada di bawah pengajarannya mengenal YAHWEH pada waktu itu.
  11. Abram ben Terah bertambah besar pada waktu itu di rumah Noah. Tidak ada orang mengetahuinya, dan YAHWEH menyertainya.
  12. YAHWEH memberikan Abram hati yang memahami, dan dia mengetahui seluruh perbuatan-perbuatan generasi itu adalah sia-sia, dan bahwa semua ilah-ilah mereka adalah kesia-siaan dan tidak berguna.
  13. Abram memandang matahari menyinari bumi, dan Abram berkata kepada dirinya sendiri, “Sesungguhnya matahari yang menyinari bumi ini adalah Elohim, dan dia akan aku layani.”
  14. Abram melayani matahari pada hari itu dan dia berdoa kepadanya, dan pada waktu petang matahari terbenam seperti biasanya. Abram berkata dalam hatinya, “Sesungguhnya ini bukan Elohim.”
  15. Abram terus berbicara dalam hatinya, “Siapakah Dia yang menjadikan langit dan bumi? Siapakah yang menciptakan apa yang ada di atas bumi? Di manakah Dia berada?”
  16. Kegelapan malam menguasainya, dan dia mengangkat matanya ke barat, utara, selatan, dan timur, dan dia melihat bahwa matahari sudah hilang dari bumi, dan hari menjadi gelap.
  17. Abram memandang bintang-bintang dan bulan di hadapannya, dan dia berkata, “Sesungguhnya inilah Elohim yang menciptakan seluruh bumi dan juga manusia. Dan lihatlah ini, hamba-hambanya adalah elohim di sekelilingnya.” Dan Abram melayani bulan dan berdoa kepadanya sepanjang malam.
  18. Dan pada pagi harinya ketika fajar menyingsing dan matahari kembali menyinari bumi seperti biasanya, Abram melihat segala hal yang YAHWEH Elohim buat di atas bumi.
  19. Abram berkata kepada dirinya sendiri, “Sesungguhnya mereka ini bukan elohim yang menjadikan bumi dan semua manusia, namun mereka adalah hamba-hamba Elohim.” Abram tetap tinggal di rumah Noah dan di sana mengenal YAHWEH dan jalan-jalan-Nya dan dia melayani YAHWEH sepanjang umur hidupnya. Seluruh generasi itu melupakan YAHWEH, dan melayani ilah-ilah lain dari kayu dan batu, dan memberontak sepanjang hidup mereka.
  20. Raja Nimrod memerintah dengan aman, dan seluruh bumi ada di bawah kendalinya, dan seluruh bumi adalah satu bahasanya dan kata-kata kesatuan.
  21. Seluruh pemuka Nimrod dan para pembesarnya bersepakat bersama-sama; Put, Mizraim, Kush dan Kanaan dengan kaum keluarganya, dan mereka berkata satu sama lain, “Marilah kita bangun bagi kita sebuah kota dan di dalamnya sebuah menara yang kuat, yang puncaknya mencapai surga. Dan kita akan menjadikan diri kita termasyhur, supaya kita dapat memerintah atas seluruh bumi, supaya kejahatan musuh-musuh kita berhenti terhadap kita, supaya kita dapat menguasai mereka dengan kuat, dan supaya kita tidak tercerai-berai ke seluruh bumi karena peperangan dengan mereka.”
  22. Mereka semuanya pergi ke hadapan raja, dan mereka mengatakan kepada raja perkataan ini, dan raja sepakat dengan mereka dalam hal ini, dan dia melakukannya.
  23. Seluruh keluarga ini berkumpul terdiri dari kira-kira enam ratus ribu orang laki-laki, dan mereka pergi mencari tanah yang luas untuk membangun kota dan menara. Mereka mencarinya di seluruh bumi dan mereka menemukan bahwa tidak ada yang seperti satu lembah di sebelah timur tanah Shinar, kira-kira dua hari berjalan kaki, dan mereka melakukan perjalanan ke sana dan mereka menetap di sana.
  24. Mereka mulai membuat batu bata dan menyalakan api untuk membangun kota dan menara yang mereka bayangkan untuk diselesaikan.
  25. Pembangunan menara ini bagi mereka merupakan suatu pelanggaran dan dosa, dan mereka mulai mendirikannya. Sementara mereka mendirikannya untuk menentang YAHWEH Elohim di surga, mereka membayangkan dalam hatinya untuk berperang melawan Dia dan untuk naik ke surga.
  26. Semua orang ini dan kaum keluarga mereka membagi diri mereka ke dalam tiga kelompok. Yang pertama berkata, “Kita akan naik ke surga dan berperang melawan Dia.” Yang kedua berkata, “Kita akan naik ke surga dan menempatkan ilah-ilah kita di sana dan melayaninya.” Dan kelompok ketiga berkata, “Kita akan naik ke surga dan memukul Dia dengan panah dan tombak.” Dan Elohim tahu segala pekerjaan mereka dan segala pikiran jahat mereka, dan Dia melihat kota dan menara yang mereka bangun.
  27. Ketika mereka sedang membangun, mereka membangun sendiri sebuah kota besar dan sebuah menara yang sangat tinggi dan kuat. Mengenai tingginya, semen dan batu-batanya tidak mencapai tukang bangunan pada waktu dibawa naik, hingga mereka yang naik ke atas menempuh satu tahun penuh. Setelah itu, mereka mencapai tukang bangunan dan memberikannya semen dan batu-batanya. Demikianlah itu dilakukan setiap hari.
  28. Dan lihatlah, mereka ini naik dan yang lainnya turun sepanjang hari. Dan jika sebuah batu-bata terlepas dari tangan mereka dan hancur, mereka semua akan menangisinya. Tapi jika seorang manusia jatuh dan mati, tidak seorang pun dari mereka yang akan melihat kepadanya.
  29. YAHWEH mengetahui pikiran-pikiran mereka, dan terjadilah ketika mereka sedang membangun, mereka menembakkan anak-anak panah ke surga, dan seluruh anak panah itu jatuh menimpa mereka penuh dengan darah. Ketika mereka melihatnya, mereka berkata satu sama lain, “Sesungguhnya kita telah membunuh semua yang ada di surga.”
  30. Karena hal ini berasal dari YAHWEH supaya menjadikan mereka sesat, untuk menghancurkan mereka dari muka bumi.
  31. Mereka membangun menara dan kota, dan melakukan hal ini tiap hari hingga hari-hari dan tahun-tahun berlalu.
  32. Dan Elohim berfirman kepada tujuh puluh malaikat yang berdiri di hadapan-Nya, kepada mereka yang dekat kepada-Nya, firman-Nya, “Marilah kita turun dan mengacaukan lidah mereka, supaya orang yang satu tidak dapat mengerti bahasa temannya.” Dan itu diperbuat-Nya kepada mereka.
  33. Dan sejak hari itu dan seterusnya, mereka lupa setiap orang bahasa temannya, dan mereka tidak dapat mengerti untuk berbicara dalam satu bahasa. Dan ketika tukang bangunan menerima dari tangan temannya kapur atau batu yang tidak dia minta, tukang bangunan akan membuang dan melemparkannya ke atas temannya, supaya dia mati.
  34. Mereka melakukan ini untuk waktu yang lama, dan mereka membunuh banyak orang dengan cara ini.
  35. Maka YAHWEH memukul tiga kelompok yang ada di sana, dan Dia menghukum mereka sesuai perbuatan dan rencana mereka. Mereka yang berkata, “Kita akan naik ke surga dan melayani ilah-ilah kita,” berubah menjadi seperti kera dan gajah. Mereka yang berkata, “Kita akan memukul surga dengan anak panah,” YAHWEH membunuh mereka, setiap orang melalui tangan temannya. Dan kelompok ketiga yang berkata, “Kita akan naik ke surga dan berperang melawan Dia,” YAHWEH mencerai-beraikan mereka ke seluruh bumi.
  36. Dan mereka yang masih tertinggal di antara mereka, ketika mereka mengetahui dan memahami malapetaka yang menimpa mereka, meninggalkan bangunan itu, dan mereka juga tercerai-berai di muka seluruh bumi.
  37. Mereka berhenti mendirikan kota dan menara. Karena itu dia menyebut nama tempat itu Babel, karena di sana YAHWEH mengacaukan bahasa seluruh bumi. Lihatlah, itu di sebelah timur tanah Shinar.
  38. Dan mengenai menara yang didirikan anak-anak manusia, bumi membuka mulutnya dan menelan sepertiga bagiannya, dan api juga turun dari langit dan membakar sepertiga lainnya, dan sepertiga lainnya tetap tinggal sampai hari ini, dan itulah bagian yang tinggi, dan kelilingnya tiga hari berjalan kaki.
  39. Banyak anak-anak manusia mati di menara itu, orang-orang yang tidak terhitung jumlahnya.

Pasal 10

Keturunan Noah terserak ke seluruh bumi.

  1. Dan Peleg ben Eber mati pada waktu itu, dalam tahun keempat puluh delapan dari hidup Abram ben Terah, dan seluruh umur Peleg adalah dua ratus tiga puluh sembilan tahun.
  2. Ketika YAHWEH mencerai-beraikan anak-anak manusia karena dosa mereka di menara, lihatlah, mereka tersebar ke banyak kelompok, dan anak-anak manusia terpencar ke empat penjuru bumi.
  3. Seluruh kaum keluarga menjadi sendiri-sendiri sesuai bahasanya, negerinya, atau kotanya.
  4. Anak-anak manusia membangun banyak kota menurut kaum keluarga mereka, di semua tempat ke mana mereka pergi, dan di seluruh bumi ke mana YAHWEH telah mencerai-beraikan mereka.
  5. Beberapa dari mereka membangun kota-kota di tempat di mana mereka akhirnya punah, dan mereka menyebut nama kota-kota ini sesuai nama mereka sendiri, atau nama anak-anak mereka, atau menurut peristiwa-peristiwa khusus yang mereka alami.
  6. Anak-anak Yepheth ben Noah pergi dan membangun sendiri kota-kota di tempat di mana mereka terserak, dan mereka menyebut nama seluruh kota-kota sesuai nama mereka. Anak-anak Yepheth terbagi-bagi di atas muka bumi ke dalam banyak kelompok dan bahasa.
  7. Inilah anak-anak lelaki Yepheth menurut kaum keluarga mereka, Gomer, Magog, Madai, Yavan, Tubal, Meshek dan Tiras; inilah anak-anak Yepheth menurut keturunan mereka.
  8. Anak-anak Gomer, menurut kota-kota mereka, adalah Francum, yang tinggal di negeri Franza, di tepi sungai Franza, di tepi sungai Senah.
  9. Anak-anak Riphath adalah Bartonim, yang tinggal di tanah Bartonia di tepi sungai Ledah, yang mengalirkan airnya ke lautan besar Gichon, yaitu lautan.
  10. Anak-anak Togarmah ada sepuluh keluarga, dan inilah nama-nama mereka: Buzar, Parzunac, Balgar, Elicanum, Ragbib, Tarki, Bid, Zebuc, Ongal dan Tilmaz. Semuanya terserak dan tinggal di utara dan membangun sendiri kota-kota.
  11. Mereka menamakan kota-kotanya sesuai nama mereka sendiri, merekalah yang tinggal di tepi sungai-sungai Hithlah dan Italac sampai hari ini.
  12. Tapi kaum keluarga Angoli, Balgar dan Parzunac, mereka tinggal di tepi sungai besar Dubnee; dan nama-nama kota mereka juga sesuai nama mereka sendiri.
  13. Anak-anak Yavan adalah Yavanim yang tinggal di negeri Makdonia, dan anak-anak Medaiare adalah Orelum yang tinggal di negeri Curson, dan bani Tubal adalah mereka yang tinggal di negeri Tuskanah di tepi sungai Pashiah.
  14. Anak-anak Meshek adalah Shibashni dan anak-anak Tiras adalah Rushash, Cushni dan Ongolis. Semuanya pergi dan membangun sendiri kota-kota. Itulah kota-kota yang ada di tepi laut Yabus di tepi sungai Cura, yang mengalirkan airnya ke sungai Tragan.
  15. Anak-anak Elishah adalah Almanim, dan mereka juga pergi dan membangun sendiri kota-kota. Ini adalah kota-kota yang ada di antara pegunungan Yob dan Shibathmo. Dari mereka ada orang-orang Lumbardi yang tinggal di seberang pegunungan Yob dan Shibathmo, dan mereka menaklukkan negeri Italia dan menetap di sana sampai hari ini.
  16. Anak-anak Kittim adalah Romim yang tinggal di lembah Canopia di tepi sungai Tibreu.
  17. Anak-anak Dudonim adalah mereka yang tinggal di kota-kota tepi laut Gichon, di negeri Bordna.
  18. Inilah kaum keluarga anak-anak Yepheth menurut kota-kota dan bahasa mereka, ketika mereka terserak setelah peristiwa menara. Mereka menyebut nama kota-kotanya menurut nama-nama mereka dan peristiwa-peristiwa. Dan inilah nama-nama seluruh kota mereka menurut kaum keluarganya, yang mereka bangun pada waktu itu setelah peristiwa menara.
  19. Anak-anak Cham adalah Kush, Mizraim, Put dan Kanaan menurut keturunan dan kota-kotanya.
  20. Semuanya ini pergi dan membangun sendiri kota-kota setelah mereka menemukan tempat yang sesuai. Mereka menyebut nama kota-kotanya sesuai nama-nama bapa leluhur mereka Kush, Mizraim, Put dan Kanaan.
  21. Anak-anak Mizraim adalah Ludim, Anamim, Lehabim, Naftuhim, Patrusim, Kasluhim dan Kaftorim, tujuh keluarga.
  22. Semuanya ini tinggal di tepi sungai Sihor, yaitu sungai Mesir, dan mereka membangun sendiri kota-kota dan menyebut namanya sesuai nama-nama mereka.
  23. Anak-anak Pathros dan Kasloch saling kawin-mengawin, dan dari mereka dihasilkan Pelishtim, Azathim, dan Gerarim, Githim dan Ekronim, semuanya lima keluarga. Mereka juga membangun sendiri kota-kota, dan mereka menyebut nama kota-kotanya sesuai nama-nama bapa leluhur mereka sampai hari ini.
  24. Anak-anak Kanaan juga membangun sendiri kota-kota, dan mereka menyebut nama kota-kotanya sesuai nama-nama mereka, sebelas kota dan yang lainnya tidak terhitung.
  25. Empat orang dari keluarga Cham pergi ke tanah dataran. Inilah nama-nama empat orang itu, Sodom, Amorah, Admah dan Zeboim.
  26. Orang-orang ini membangun sendiri empat kota di tanah dataran, dan mereka menyebut nama kota-kotanya sesuai nama mereka.
  27. Mereka dan anak-anak mereka dan semua milik kepunyaan mereka tinggal di kota-kota itu, dan mereka beranak cucu dan berlipat ganda sangat banyak dan tinggal dengan damai.
  28. Seir ben Hur ben Hivi ben Kanaan, pergi dan menemukan sebuah lembah di seberang Gunung Paran, dan dia mendirikan kota di sana. Dia dan tujuh anak laki-lakinya dan seisi rumahnya tinggal di sana. Dia menyebut nama kota yang dia bangun Seir, menurut namanya. Itulah tanah Seir sampai hari ini.
  29. Inilah kaum keluarga anak-anak Cham, menurut bahasa dan kota-kota mereka, ketika mereka terserak ke negeri-negerinya setelah peristiwa menara.
  30. Beberapa dari anak-anak Shem ben Noah, ayah dari seluruh anak-anak Eber, juga pergi dan membangun sendiri kota-kota mereka di tempat di mana mereka terserak, dan mereka menyebut nama kota-kotanya menurut nama mereka.
  31. Anak-anak Shem adalah Elam, Asshur, Arpakshad, Lud dan Aram. Mereka mendirikan kota-kota bagi diri mereka dan menyebut nama seluruh kota-kotanya sesuai nama mereka.
  32. Asshur ben Shem dan anak-anaknya dan seisi rumahnya pergi pada waktu itu, suatu jumlah yang sangat banyak, dan mereka pergi ke negeri yang jauh yang dapat mereka temukan. Mereka menemui suatu lembah yang sangat luas di negeri ke mana mereka pergi, dan mereka membangun sendiri empat kota, dan mereka menyebut namanya sesuai nama-nama mereka dan peristiwa.
  33. Inilah nama-nama kota yang didirikan anak-anak Asshur, Nineveh, Resen, Kelach dan Rechoboth. Anak-anak Asshur tinggal di sana sampai hari ini.
  34. Anak-anak Aram juga pergi dan membangun sendiri sebuah kota, dan mereka menyebut nama kota itu Uz sesuai saudara mereka yang sulung, dan mereka tinggal di dalamnya. Itulah negeri Uz sampai hari ini.
  35. Dalam tahun kedua setelah peristiwa menara, seorang laki-laki dari keluarga Asshur, yang bernama Bela, pergi dari negeri Nineveh untuk melakukan perjalanan bersama seisi rumahnya ke mana pun dia bisa menemukan tempat. Mereka tiba hingga di seberang kota-kota dataran berseberangan dengan Sodom, dan mereka menetap di sana.
  36. Orang ini bangkit dan mendirikan di sana sebuah kota kecil, dan menyebutnya Bela, sesuai namanya. Inilah negeri Zoar sampai hari ini.
  37. Inilah kaum keluarga anak-anak Shem menurut bahasa dan kota-kota mereka, setelah mereka terserak di muka bumi setelah peristiwa menara.
  38. Dan setiap kerajaan, kota, dan keluarga dari kaum keluarga anak-anak Noah mendirikan sendiri banyak kota setelah itu.
  39. Mereka mendirikan pemerintahan di semua kota-kota mereka, supaya dapat diatur dengan aturan mereka. Demikianlah dilakukan seluruh kaum keluarga anak-anak Noah untuk selamanya.

<<Home

Iklan
Kitab Henokh

Berita untuk Generasi Akhir Zaman

Hari TUHAN

Sama seperti terjadi pada zaman Nuh, demikian pula halnya kelak pada hari-hari Anak Manusia

%d blogger menyukai ini: