Hari TUHAN

Sama seperti terjadi pada zaman Nuh, demikian pula halnya kelak pada hari-hari Anak Manusia

Bacaan Torah

Panduan pelajaran Alkitab ini disajikan untuk menunjukkan kepada Anda bagaimana tema, cerita, dan kata-kata dari Torah (lima kitab Musa) terjalin di sepanjang tulisan para nabi hingga Perjanjian Baru. Semuanya ini dimulai dari Kejadian! Panggung sudah ditata, karakter-karakter diperkenalkan dan drama segera dimulai. Dari situ, kita bisa melihat bagaimana ceritanya dimainkan dari Awal sampai Akhir. Ada banyak hikmat yang bisa didapat dari Torah. Kata Torah sering diterjemahkan sebagai “hukum”, tapi sungguh, ini merupakan instruksi-instruksi dari Bapa kita yang mengasihi kepada anak-anak-Nya. Kami berdoa agar pelajaran ini menarik Anda ke dalam hubungan yang lebih dekat dan intim dengan Dia.

Matius 5: (ILT)

  1. “Janganlah mengira bahwa Aku (Yeshua/Yesus) datang untuk membatalkan Torah atau Kitab Para Nabi. Aku (Yeshua/Yesus) datang tidak untuk membatalkan, melainkan untuk menggenapinya.
  2. Sebab, sesungguhnya Aku (Yeshua/Yesus) berkata kepadamu: Sampai langit dan bumi berlalu, satu iota atau satu keraia pun dari Torah sekali-kali tidak akan lenyap, sampai segala sesuatu terjadi.
  3. Oleh karena itu, siapa pun yang mengabaikan satu dari perintah-perintah yang terkecil ini dan mengajar orang-orang secara demikian, dia akan disebut yang terkecil di dalam kerajaan surga. Namun, siapa yang dapat melakukan dan mengajarkannya, dia akan disebut besar di dalam kerajaan surga.
  4. Sebab, Aku (Yeshua/Yesus) berkata kepadamu bahwa jika kebenaranmu tidak melimpah lebih banyak daripada para ahli kitab dan orang-orang Farisi, kamu sekali-kali tidak dapat masuk ke dalam kerajaan surga.

Yohanes 14: (ILT)

  1. Jika kamu mengasihi Aku (Yeshua/Yesus), peliharalah perintah-perintah-Ku!”
  1. Siapa yang memiliki perintah-perintah-Ku dan memeliharanya, dia itulah yang mengasihi Aku (Yeshua/Yesus); dan siapa yang mengasihi Aku (Yeshua/Yesus), ia akan dikasihi oleh Bapa-Ku, dan Aku (Yeshua/Yesus) akan mengasihinya dan akan menyatakan diri-Ku kepadanya.”

Yohanes 15: (ILT)

  1. Jika kamu memelihara perintah-perintah-Ku, kamu akan tinggal di dalam kasih-Ku; sama seperti Aku (Yeshua/Yesus) telah memelihara perintah-perintah Bapa-Ku, dan tinggal di dalam kasih-Nya.

Apakah Bagian Torah itu?

Setiap hari Sabtu di sinagoga-sinagoga di seluruh dunia, suatu bagian dari Torah (disebut parashah) dilafalkan secara terbuka. Torah (5 Kitab Musa) dibagi menjadi 54 parashiyot sehingga dalam perjalanan satu tahun (dimulai dan berakhir pada Hari Raya Simchat Torah) keseluruhan gulungan Torah telah dibacakan selama ibadah-ibadah Shabbat.

Tahun kabisat Yahudi terdiri dari 54 minggu, tapi tahun non kabisat hanya terdiri dari 50 minggu (dalam tahun kabisat ditambahkan satu bulan tambahan (disebut Adar II) dari 12 bulan biasanya). Selama minggu Paskah dan minggu Sukkot, bagian Torah berbeda dibacakan, sehingga ada 52 minggu untuk 54 pembacaan (ada 2 minggu yang memiliki porsi ganda), dan pada tahun non kabisat hanya ada 48 minggu untuk 54 pembacaan (ada 6 minggu yang memiliki porsi ganda).

Asal Usul Bagian Torah Mingguan

Tradisi Yahudi menyatakan bahwa juru tulis Ezra (dan 120 penatua Majelis Agung [abad ke-4 SM]) adalah pencetus jadwal bacaan mingguan Torah bagi seluruh Israel. Majelis Agung (termasuk Mordekhai (paman Ester), Daniel, Nehemia, Zakharia, dan Zerubabel, di antara tokoh-tokoh terkemuka lainnya) juga dikatakan telah menerapkan praktik-praktik tradisional lainnya seperti pembacaan Kiddush (dalam Shabbat); pemahaman bahwa doa harus dilakukan tiga kali sehari; struktur doa Amidah; pembacaan berbagai ucapan berkat sebelum makan, dan sebagainya.

Apakah Bagian Haftarah itu?

Bagian Torah mingguan selalu disertai oleh bagian tambahan dari Nevi’im (Nabi-nabi) yang disebut Haftarah. Diperkirakan pembacaan Haftarah diturunkan pada saat Dinasti Hasmonean Yunani (periode Bait Suci Kedua Akhir, sekitar 200 tahun SM), memerintah atas tanah Israel. Orang-orang Hellenis ini melarang pembacaan Torah secara umum untuk memusnahkan pengaruh Yahudi, di bawah kekuasaan mereka. Jadi, alih-alih membaca bagian Torah mingguan, para pemimpin Yahudi yang cerdik melembagakan pembacaan mingguan dari bagian Nevi’im yang mengandung isi yang serupa dengan pembacaan Torah minggu itu.

Apakah Bagian B’rit Chadashah itu?

Perjanjian Baru disebut B’rit Chadashah dalam Ibrani, yang artinya “Perjanjian Baru”. Sama seperti Tanakh (Perjanjian Lama), B’rit Chadashah dapat dibagi menjadi tiga bagian besar: Injil/Kisah Rasul (dapat disamakan dengan Torah), Surat-surat (dapat disamakan dengan Ketuvim), dan Wahyu (dapat disamakan dengan Nevi’im).

Seperti halnya Parashah dan Haftarah, orang-orang Yahudi Mesianik pengikut Yeshua/Yesus menambahkan pembacaan bagian B’rit Chadashah yang sesuai dengan bacaan Torah mingguan.

Daftar Parashah Tradisional

Daftar berikut mencantumkan 54 bagian sesuai dengan nama transliterasi konvensional. Setiap bagian Torah biasanya mengambil namanya dari kata unik pertama dari teks Ibrani. Untuk menemukan bacaan minggu ini, Anda bisa melihat Kalender Yahudi yang mencantumkan parashah (Yahudi) untuk tiap minggu (Gregorian). Dalam daftar berikut, Anda bisa klik nama Parashah untuk membaca rangkumannya:

KITAB B’RESHEET (KEJADIAN)

Minggu ke-1: B’resheet “Pada Mulanya”

Minggu ke-2: Noach “Nuh (Istirahat)”

Minggu ke-3: Lekh L’kha “Keluarlah Kamu”

Minggu ke-4: Vayera “Dan Dia Menampakkan Diri”

Minggu ke-5: Hayyei Sarah “Hidup Sara”

Minggu ke-6: Tol’dot “Silsilah”

Minggu ke-7: Vayetze “Dan Dia Keluar”

Minggu ke-8: Vayishlach “Dan Dia Mengutus”

Minggu ke-9 Vayeshev “Dan Dia Tinggal”

Minggu ke-10: Mikketz “Pada Akhir”

Minggu ke-11: Vayigash “Dan Dia Mendekat”

Minggu ke-12: Vayechi “Dan Dia Hidup”

KITAB SH’MOT (KELUARAN)

Minggu ke-13: Sh’mot “Nama-nama”

Minggu ke-14: Va’era “Aku Menampakkan Diri”

Minggu ke-15: Bo “Pergilah”

Minggu ke-16: B’shallach “Ketika Ia Menyuruh”

Minggu ke-17: Yitro “Yitro”

Minggu ke-18: Mishpatim “Keputusan-keputusan”

Minggu ke-19: T’rumah “Persembahan Hunjukan”

Minggu ke-20: Tetzaveh “Engkau Harus Memerintahkan”

Minggu ke-21: Ki Tissa “Apabila Engkau Menghitung”

Minggu ke-22: Vayak’hel “Dan Dia Mengumpulkan”

Minggu ke-23: Pekudei “Perincian-perincian”

KITAB VAYIKRA (IMAMAT)

Minggu ke-24: Vayikra “Dan Dia Memanggil”

Minggu ke-25: Tzav “Perintahkanlah”

Pasach (Hari Raya Paskah)

Minggu ke-26: Sh’mini “Kedelapan”

Minggu ke-27: Tazria “Mengandung”

Minggu ke-28: M’tzora “Kusta”

Minggu ke-29: Aharei Mot “Setelah Kematian”

Minggu ke-30: K’doshim “Kudus”

Minggu ke-31: Emor “Berbicaralah”

Minggu ke-32: B’har “Di Gunung Sinai”

Minggu ke-33: B’chukkotai “Menurut Ketetapan-Ku”

KITAB B’MIDBAR (BILANGAN)

Minggu ke-34: B’midbar “Di Padang Gurun”

Minggu ke-35: Naso “Hitunglah”

Minggu ke-36: B’ha’alotkha “Apabila Engkau Memasang”

Minggu ke-37: Shlach L’cha “Utuslah”

Minggu ke-38: Korach “Korah”

Minggu ke-39: Chukkat “Ketetapan”

Minggu ke-40: Balak “Balak”

Minggu ke-41: Pinchas “Pinehas”

Minggu ke-42: Mattot “Suku-suku”

Minggu ke-43: Masa’ei “Perjalanan-perjalanan”

KITAB D’VARIM (ULANGAN)

Minggu ke-44: D’varim “Perkataan-perkataan”

Minggu ke-45: Va’etchanan “Dan aku berdoa”

Minggu ke-46: Ekev “Karena itu”

Minggu ke-47: Re’eh “Lihatlah”

Minggu ke-48: Shof’tim “Hakim-hakim”

Minggu ke-49: Ki Tetze “Apabila engkau pergi”

Minggu ke-50: Ki Tavo “Apabila engkau telah masuk”

Minggu ke-51: Nitzavim “Kamu semua berdiri”

Minggu ke-52: Vayelekh “Dan keluarlah”

Yom Kippur (Hari Raya Penebusan)

Minggu ke-53: Ha’azinu “Pasanglah telinga”

Sukkot (Hari Raya Tabernakel)

Minggu ke-54: V’Zot Habrachah “Inilah berkat”

Iklan
Kitab Henokh

Berita untuk Generasi Akhir Zaman

Hari TUHAN

Sama seperti terjadi pada zaman Nuh, demikian pula halnya kelak pada hari-hari Anak Manusia

%d blogger menyukai ini: