Setiap tahun, pada tanggal 9 bulan Av, orang-orang Yahudi dari seluruh penjuru negeri berkumpul di ibukota negara itu untuk ambil bagian dalam Puasa 9 Av (Tisha B’Av).

Tisha B’Av, Puasa 9 Av, adalah hari perkabungan dan puasa nasional selama 24 jam untuk memperingati banyaknya malapetaka yang menimpa bangsa Yahudi, yang banyak terjadi pada tanggal 9 Av.

Tisha B’Av artinya “(hari) kesembilan bulan Av.” Itu jatuh antara bulan Juli atau Agustus.

Tisha B’Av utamanya memperingati kehancuran Bait Suci Pertama dan Bait Suci Kedua, yang dua-duanya dihancurkan pada tanggal 9 Av. Bait Suci Pertama dihancurkan bangsa Babel tahun 586 SM, dan Bait Suci Kedua dihancurkan bangsa Romawi tahun 70 M.

Tisha B’Av merupakan puncak dari periode tiga minggu permulaan ratapan, yang dimulai dengan puasa pada 17 Tammuz, yang memperingati pembobolan pertama tembok-tembok Yerusalem, sebelum Bait Suci Pertama dihancurkan. Selama periode tiga minggu ini, pernikahan dan pesta-pesta perayaan lainnya dilarang, dan orang-orang tidak memotong rambut mereka. Mulai hari pertama sampai hari kesembilan bulan Av, telah menjadi tradisi untuk tidak makan daging dan minum anggur (kecuali pada hari Shabbat) dan tidak mengenakan pakaian baru.

Larangan-larangan pada Tisha B’Av sama dengan pada peringatan Yom Kippur (Hari Raya Pendamaian): larangan makan dan minum (bahkan air); larangan mencuci, mandi, bercukur atau memakai kosmetik; larangan memakai sepatu kulit, melakukan hubungan intim; dan dianjurkan mempelajari Torah. Semua pekerjaan yang berhubungan dengan berbicara [selain Shabbat] juga dilarang. Banyak dari tradisi-tradisi ratapan juga dijalankan: orang-orang tidak saling menyapa atau tersenyum, tertawa atau berbicara yang tidak berguna, dan mereka duduk di bangku-bangku yang pendek.

Di dalam sinagoga-sinagoga, Kitab Ratapan dibacakan dan doa-doa ratapan diucapkan. Lemari tabut (tempat menyimpan gulungan Torah) ditutupi kain hitam.

Tisha B’Av tidak pernah dilakukan pada hari Shabbat. Jika tanggal 9 Av jatuh pada hari Shabbat, puasa ditunda sampai permulaan 10 Av.

Pada tahun  ini, hari ke-9 bulan Av jatuh pada hari Sabtu 10 Agustus 2019, sehingga peringatan 9 Av dilaksanakan pada hari Minggu 11 Agustus 2019, pada 10 Av.

Kalender Ibrani 5779-12

Mantan Rabbi dari Kota Tua Yerusalem dan salah satu rabbi terkemuka di Israel hari ini mengatakan dalam sebuah wawancara: “Kita harus melakukan segala sesuatu dengan kekuatan kita untuk membangun Bait Suci”.

Rabbi Avigdor Nebenzahl adalah seorang rabbi Israel dan Posek (ahli hukum yang menentukan posisi Halakha (hukum Yahudi) dalam kasus-kasus hukum di mana otoritas sebelumnya tidak dapat disimpulkan, atau dalam situasi di mana tidak ada preseden halakhik yang jelas).

Dia adalah kepala Yeshiva (seminari) Yeshivat Netiv Aryeh, seorang anggota fakultas di Yeshivat HaKotel, dan Rabbi dari Sinagoga Ramban. Nebenzahl biasa melayani sebagai kepala rabbi dari Kota Tua Yerusalem. Hari ini, jabatan itu diambil alih oleh putranya, Rabbi Chizkiyahu Nebenzahl.

Dalam sebuah wawancara baru-baru ini, Rabbi menyatakan bahwa meskipun ada penundaan oleh Pengadilan Tinggi Israel, secara eksplisit menyatakan bahwa kita harus melakukan segala sesuatu dalam kekuatan kita untuk membangunnya dan tidak menunggu Bait Suci turun dari Surga.

Rabbi itu menekankan bahwa tidak pernah ada aturan apa pun dari Chazal (orang-orang bijak Yahudi Mishna) yang menyatakan bahwa orang-orang Yahudi harus menunggu Bait Suci sampai turun dari Surga, bertentangan dengan apa yang diyakini oleh banyak orang Yahudi ultra-ortodoks.

Salah satu bukti yang diajukan Rav Nebenzahl datang dari Midrash Rabah dari Parshat Toldot, mengatakan: “Ketika Kekaisaran Romawi memberikan izin kepada orang Yahudi untuk membangun Bait Suci, mereka membangunnya. Mereka tidak menunggu itu sampai turun dari Surga”.

Rabbi menambahkan bahwa ada mitzvah (perintah) untuk membangun Bait Suci – bahkan meskipun kita belum bisa mempersembahkan kurban-kurban. Dia menambahkan bahwa pertanyaan-pertanyaan seputar pembaruan pengurbanan-pengurbanan Bait Suci seharusnya tidak menghalangi jalan pembangunan Bait Suci Ketiga.

Mengenai kurban-kurban di Bait Suci, rabbi menyatakan: “Memang, mengenai kurban-kurban, ada beberapa keraguan Halakhik dan orang-orang bijak dari generasi ini harus menentukan rencana tindakan”.

Nebenzahl juga seorang anggota fakultas dari Seminari Yeshivat Mir yang bergengsi sebelum mengajar di Yeshivat HaKotel dan Yeshivat Netiv Aryeh. Karya-karya ilmiah Nebenzahl termasuk komentar tentang Mishnah Berura, buku-buku tentang hukum Paskah, Sukkot, Shavuot, Tiga Minggu dan Shabbat (tentang traktat Shabbat). Dia juga menulis esai mingguan tentang porsi Torah (parashat).

Referensi:

Israel Bersiap Membangun Bait Suci Ke-3

Top Rabbi in Israel: We Must Build the Third Temple

Parashat Mattot


Baca:

Pesan Profetik untuk Tahun Baru Ibrani yang akan datang, Tahun 5780 (פ – mulut)

Sudah terbit Kalender Ibrani Terbaru: Kalender Alkitab Tahun Ibrani 5780 – Tahun פ (Pey – mulut) – periode September 2019 – September 2020

Iklan