Pada tanggal 21 Agustus 2017, akan terjadi peristiwa gerhana matahari total yang akan melintasi seluruh wilayah Amerika Serikat yang berdampingan, dimulai di Oregon dan berakhir di Carolina Selatan. Luar biasanya, gerhana matahari ini akan benar-benar dimulai pada saat matahari terbit di Pantai Barat (matahari nampak terbit di timur dan terbenam di barat, tetapi gerhana matahari bergerak pada arah yang berlawanan). Dengan kata lain, orang akan menyaksikan matahari hitam terbit di atas Amerika Serikat. Perlu dicatat, bahwa gerhana matahari total lainnya akan melintasi Amerika Serikat pada sudut yang berlawanan tujuh tahun kemudian pada tahun 2024.

Makna profetik di balik gerhana matahari ini sangat banyak dan mungkin tidak bisa ditafsirkan semuanya. Berikut ini beberapa penemuan yang telah dikumpulkan orang-orang dan Anda dapat menafsirkannya sendiri:

I. Gerhana matahari bulan Agustus terjadi persis 33 hari sebelum Tanda Wahyu 12 terjadi, dimulai di negara bagian ke-33 (Oregon), dan berakhir di Carolina Selatan pada lintang paralel ke-33. Perlu dicatat, bahwa gerhana matahari seperti ini belum pernah terjadi dalam kurun waktu 99 tahun. Ini akan menjadi kelipatan 3 x 33 tahun. Apa yang mungkin sedang Elohim komunikasikan kepada kita? Salah satu pembaca memperhatikan Yehezkiel 33: (ILT) yang berisi tentang peringatan akan penghakiman:

  1. Dan firman YAHWEH datang kepadaku, yang mengatakan,
  2. “Hai anak manusia, berbicaralah kepada anak-anak lelaki dari bangsamu dan engkau harus mengatakan kepada mereka: Ketika Aku mendatangkan pedang atas suatu negeri, dan rakyat negeri itu mengambil seseorang dari perbatasan mereka, dan menempatkan dia sebagai penjaga bagi mereka;
  3. dan ketika dia melihat pedang itu datang ke atas negeri itu, lalu ia meniup sangkakala dan mengingatkan bangsa itu,
  4. dan siapa yang telah mendengar bunyi sangkakala itu, tetapi tidak mau diingatkan, maka datanglah pedang itu dan menghabisinya, darahnya akan ada atas kepalanya.
  5. Dia mendengarkan bunyi sangkakala itu tetapi tidak mau diperingatkan, darahnya ada atas dirinya sendiri. Namun dia yang menerima peringatan, dia akan menyelamatkan nyawanya.
  6. Namun jika penjaga itu melihat pedang itu datang, dan dia tidak meniup sangkakala, dan umat itu tidak diingatkan, dan pedang itu datang mengambil nyawa salah seorang dari mereka, dia mati di dalam kesalahannya. Namun Aku akan menuntut darahnya dari tangan penjaga itu.

Angka 33 merupakan angka yang signifikan, karena Yeshua haMashiach mati disalibkan pada usia ke-33. Namun angka 33 juga merupakan angka terpenting dalam ordo Masonik, koordinat tempat turunnya Malaikat yang Jatuh di Gunung Hermon, yang juga merupakan lokasi peristiwa transfigurasi Yeshua.

II. Gerhana matahari ini juga tepat 40 hari menuju Yom Kippur (Hari Raya Pendamaian), yang dimulai pada tanggal 1 Elul dan dilanjutkan hingga pada tanggal 10 Tishri (Yom Kippur). “40” merupakan periode pengujian dalam Alkitab seperti yang dapat terlihat pada 40 tahun pengembaraan orang-orang Israel di padang gurun, dan 40 hari Yeshua dicobai di padang gurun. Periode 40 hari menjelang Yom Kippur ini lebih dari sekedar kebetulan. Sebenarnya, periode waktu yang dimulai pada tanggal 21 Agustus ini disebut Musim Teshuvah (Masa Pertobatan), yang dalam kepercayaan Yahudi adalah waktu untuk meluruskan hubungan yang benar dengan Elohim sebelum penghakiman akan dijatuhkan pada Yom Kippur (Hari Raya Pendamaian, 10 Tishri). Dengan kata lain, bertobatlah sebelum waktunya habis!

III. Meskipun gerhana-gerhana matahari adalah peristiwa yang lazim, gerhana-gerhana matahari total hanya terjadi setiap sekitar satu setengah tahun, dan lebih sering terjadi di atas lautan daripada di daratan. Hari akan berubah menjadi malam di tengah-tengah Amerika Serikat. Sudah 99 tahun sejak gerhana matahari total terakhir melintasi seluruh Amerika Serikat, dan akan terjadi gerhana matahari total berikutnya melintasi seluruh Amerika Serikat lagi, membentuk tanda ‘X‘, tujuh tahun kemudian pada 8 April 2024, dan ini belum pernah terjadi sebelumnya.

Cross

IV. Tercatat bahwa Amerika Serikat adalah negara ‘goyim‘ yang paling kaya, paling berkuasa, dan paling berpengaruh. Ia juga merupakan kuali peleburan etnis-etnis dari seluruh dunia dan menjadi tuan rumah Proto-Pemerintahan-Dunia dalam bentuk Perserikatan Bangsa-Bangsa. Gerhana bulan (gerhana bulan darah) adalah pertanda bagi bangsa Israel, sedangkan gerhana matahari merupakan pertanda bagi ‘goyim‘ (bangsa-bangsa non-Yahudi). Masa Tribulasi 7 tahun juga dikenal sebagai Hari TUHAN (Yom YHWH) ketika Elohim masuk ke dalam masa penghakiman terhadap ‘goyim‘ (bangsa-bangsa lain). Fakta bahwa terjadi dua gerhana matahari total, selisih tujuh tahun terpisah, melintasi keseluruhan wilayah Amerika Serikat yang berdampingan, dan membentuk tanda ‘X’ di atas negara Goyim utama (non-Yahudi) di bumi, seharusnya membuat Anda berpikir sejenak.

American-Flag-Faces

V. Masa Tribulasi (juga disebut Minggu ke-70 Daniel atau Masa Kesusahan Yakub) dapat dipahami sebagai versi global dari peristiwa-peristiwa Eksodus bangsa Israel dari Mesir. Tulah-tulah dan peristiwa Eksodus adalah semacam mikrokosmos dari Hari YAHWEH yang akan datang. Fir’aun yang kejam adalah tipikal Anti-Kristus, tulah-tulah Eksodus adalah tipikal malapetaka-malapetaka penghakiman global dari tujuh sangkakala dan tujuh cawan murka Elohim yang akan terjadi di seluruh dunia, peristiwa Eksodus adalah tipikal Rapture dan sisa-sisa orang Israel masa depan yang akan meloloskan diri ke padang gurun. Bahkan beberapa detail-detailnya adalah tipikal dan bayangan. Musa adalah tipikal “anak laki-laki” masa depan (Kristus dan Gereja) yang akan dan akan dibebaskan dari marabahaya.

Dia dilindungi dari tribulasi yang dialami umatnya saat dia ditempatkan di dalam keranjang dan berakhir sebagai pangeran di istana kemegahan. Namun umatnya terus mengalami tribulasi dan penderitaan sampai kemudian dia datang kembali untuk membebaskan mereka dari perbudakan Mesir. Bahkan beberapa tulah-tulah khusus di Mesir akan terulang dalam skala global selama Masa Tribulasi. Bahkan, ada hubungan paralel langsung malapetaka-malapetaka dalam kitab Wahyu terhadap sepuluh tulah-tulah di Mesir (lihat di sini). Anda bisa mengatakan bahwa Masa Tribulasi merupakan “pengulangan kembali peristiwa Eksodus” karena orang-orang Israel (umat pilihan) pada waktu itu tidak setia sampai pada akhirnya, namun, pada akhir Masa Tribulasi, umat pilihan akan setia, diselamatkan, dan dibebaskan.

Dengan pemahaman ini, pertimbangkan bahwa tanda ‘X‘ yang akan terbentuk di atas Amerika Serikat akan jatuh di atas sebuah wilayah di Illinois selatan yang disebut “Little Egypt” (Mesir Kecil). Bahkan lebih jauh – titik persis di mana dua jalur gerhana matahari akan menyilang, berada di kota Makanda, yang dulunya memakai slogan “Bintang Mesir“.

VI. Gerhana matahari terjadi bersamaan dengan konjungsi bintang Regulus, “Raja Bintang”. Regulus adalah bintang yang paling terang di rasi Leo dan Leo adalah salah satu dari dua rasi bintang yang terlibat dalam terbentuknya Tanda Wahyu 12. Fakta bahwa gerhana matahari ini terjadi di rasi Leo, yang akan menjadi bagian dari Tanda Besar sebulan sesudahnya, sangatlah menakjubkan. Ini seolah-olah Elohim sedang mengarahkan pandangan kita kepada Putra-Nya:  Sang Raja, Singa Dari Yehuda yang segera datang kembali, dan kepada Tanda Besar Wahyu 12 di bulan berikutnya.

Juga, seorang pembaca memperhatikan bahwa gerhana matahari akan melintasi persis 12 negara bagian. Gerhana matahari terjadi di 12 negara bagian Amerika Serikat hanya satu bulan sebelum terbentuknya Tanda Wahyu 12 yang akan menampilkan seorang wanita dengan mahkota dari 12 bintang.

VII. Kota besar pertama yang akan menyaksikan gerhana matahari adalah ibukota negara bagian Oregon, Salem. Salem tentu saja merupakan versi pendek dari nama “Yerusalem“, yang merupakan kota paling penting secara profetik di seluruh Alkitab. Yerusalem pada awalnya disebut “Salem” pada zaman Melkisedek, raja Salem (Kejadian 14:18) yang merupakan bayangan dari Messias dan bahkan mungkin Christophany. Melkisedek, arti namanya adalah Raja Kebenaran; Salem akar katanya adalah “shalom“, damai sejahtera. Jika itu tidak cukup menarik, jalan terdekat ke titik persis di mana dua gerhana matahari akan saling menyilang adalah Jalan Salem (Salem Road) di Makanda, Illinois. Sekedar kebetulan?

VIII. Sesudah melintasi Salem, Oregon, jalur kegelapan total itu akan melintasi Madras, yang berasal dari kata “Madre de Dios” yang artinya “Bunda Elohim” (mengingatkan pada Perempuan Wahyu 12). Kemudian itu melintasi kota John Day, yang tentu saja mengingatkan kita kepada hari-hari yang ditulis Rasul Yohanes dalam Kitab Wahyu yang menjelaskan kepada kita tentang Hari YAHWEH.

Sesudah itu gerhana matahari akan melintasi Weiser, Idaho, yang dalam bahasa Jerman memiliki arti “orang bijak“. Orang-orang bijak (magi) dari timur adalah mereka yang memperhatikan tanda-tanda di langit ketika Yeshua haMashiach dilahirkan. Mereka mengikuti bintang-Nya dan menemukan tempat di mana Dia dilahirkan. Demikian juga kita akan melihat tanda lain di langit yang menunjukkan seberapa dekat waktu kedatangan Yeshua haMashiach.

Jalur gerhana itu kemudian mengarahkan kita pada Rasul Yohanes lagi, saat melewati Grandjean, yang dalam bahasa Prancis artinya JohnBesar” atau “Tinggi“. Jalur gerhana kemudian melintasi Stanley, yang artinya “ batu pembersih” (lihat Mazmur 118:22, 1Petrus 2:4-7) dan Mackay, yang artinya “Putera Api” (lihat 1Yohanes 4:15, Wahyu 1:14; 19:12, Daniel 10:6).

Kemudian ia melintasi Rexburg (“Kota Raja“) dan Victor (“Kemenangan“) (lihat Matius 12:20, 1Korintus 15:54-57, 1Yohanes 5:4) dan sekali lagi mengarahkan kita kepada Rasul Yohanes saat ia melewati Jackson ( “Putra Yohanes“). Pesan yang menakjubkan berlanjut saat melewati Casper, Wyoming. “Casper” (baca Kasper) adalah nama Kasdim yang artinya “bendaharawan” dan merupakan nama tradisional yang ditujukan kepada orang-orang bijak/orang majus yang mempersembahkan emas, kemenyan, dan mur kepada Sang Raja.

Gerhana kemudian bergerak melalui Alliance, Nebraska. Alliance, atau “aliansi” adalah penyatuan dari beberapa pihak. Gereja segera akan dibawa ke dalam aliansi atau persekutuan kekal dengan Messias ketika Tubuh itu akan disatukan dengan Kepala. Demikian juga, di bumi, aliansi Satan akan segera terbentuk dalam bentuk sepuluh tanduk (Wahyu 17:12) dan sebuah “perjanjian dengan banyak orang” (Daniel 9:27).

Berikutnya adalah Ravenna, yang berarti Raven (“gagak“) dan mengarahkan kita ke zaman Nuh. Nuh mengutus seekor gagak dari dalam bahtera sebelum dia mengirimkan burung merpati (Kejadian 8:7). Gagak juga mengingatkan kita akan pemeliharaan Elohim kepada Nabi Elia ketika kekeringan dan kelaparan besar melanda seluruh Israel (1Raja 17:4) karena hujan tidak turun selama tiga setengah tahun (Yakobus 5:7). Ini sekaligus juga mengacu kepada nubuat kedatangan kembali Nabi Elia pada Masa Tribulasi (Maleakhi 4:5) sebagai salah seorang dari dua saksi Elohim (Wahyu 11), dimana dia akan bernubuat sambil berkabung selama empat puluh dua bulan lamanya (tiga setengah tahun), sebelum datangnya Yom YAHWEH yang besar dan mengerikan itu.

Juga, Ravenna, Italia adalah tempat Julius Caesar mengumpulkan pasukannya sebelum melintasi sungai Rubicon. Istilah “melintasi Rubicon” adalah sebuah idiom untuk mengatakan “dadu itu telah dilemparkan” atau “melewati titik tidak bisa kembali”. Dengan kata lain, tidak bisa berpaling kembali lagi.

Dalam semua peristiwa ini nampak seolah-olah Elohim sedang membuat goresan tanda di muka bumi… ditandai untuk dihakimi… dan berfirman kepada penduduk bumi, “Bertobatlah! Karena waktu-Nya sudah genap! … Tidak akan ada penundaan lagi!…” (Wahyu 10:6)

Baca:

Tanda Besar di Langit: Perempuan dan Naga | 23 September 2017

Papyrus Ipuwer: Tulisan Mesir Kuno tentang Peristiwa Tulah-tulah Eksodus

Hari Raya YHWH: Yom Kippur – Hari Raya Pendamaian

Yom Teru’ah: Hari Yang Tidak Diketahui Seorang Pun!

Hari Kelahiran Yesus Kristus Dinyatakan dengan Tepat dalam Alkitab dan Bible Code: Itu Bukan 25 Desember!

Referensi:

Why does the eclipse go from West to East?

8 April 2024 — Total Solar Eclipse

The Revelation 12 Sign Compendium

Oregon

The Divine Message Of The August Eclipse

Elul and Selichot

13.7. The Plagues of Egypt and the Tribulation.

Makanda, Illinois

The Sign

The Ultimate Gamble

The GREAT Sign

Christophany

God’s Calendar: A Shocking Story

Casper

Rubicon

Iklan