CERN (Conseil Européen pour la Recherche Nucléaire; Organisasi Eropa untuk Riset Nuklir), adalah lembaga internasional yang mengoperasikan mesin akselerator dan tumbukan partikel terbesar di dunia, yang dinamai LHC (Large Hadron Collider), mesin paling besar, paling rumit, paling kompleks yang pernah dibangun oleh umat manusia di dunia pada masa modern ini.

Bab 6 – Koneksi Okultisme Kuno CERN

[Bab 1] [Bab 2] [Bab 3] [Bab 4] [Bab 5] [Bab 6] [Bab 7]

Sebagian besar kompleks CERN didirikan dalam sebuah lingkungan di Perancis Timur yang dinamai Saint-Genis-Pouilly. Lingkungan ini sesungguhnya diidentifikasi sebagai dua buah kota yang terpisah. [i] Sebelum diberi nama Saint-Genis-Pouilly pada tahun 1887, kedua kota itu diberi nama Saint-Genix dan Pouilly. Yang cukup menarik adalah, kota Pouilly dulunya adalah sebuah kota kecil Romawi yang bernama Appolliacum.

Sebelum membedah bukti-bukti yang ada di seputar kota kuno Appolliacum, pertama-tama kita akan menggali sejarah nama Saint-Genis. Asal usul nama kota Saint-Genis dapat ditelusuri kembali sampai kepada seseorang individu yang dikelilingi oleh legenda dan misteri. Secara umum dipercayai bahwa nama Saint-Genis berasal dari Saint Genest (yang juga dikenal sebagai Genesius dari Roma), seorang martir Kristen legendaris. [ii] Legenda Genesius dari Roma menyatakan bahwa Genesius, sebelum pertobatannya, pernah menjadi pemimpin rombongan theatrikal di Roma. Dalam drama, ia akan mencemooh agama Kristen, secara khusus dengan ritual-ritual tertentu. Dalam salah satu penampilannya, di depan para penonton termasuk Kaisar Diocletian, Genesius hendak mencemooh sakramen baptisan.

Drama dimulai dan Genesius menjalankan perannya sebagai seorang yang terserang penyakit. Dua aktor lain bertanya kepada Genesius, apa yang terjadi kepadanya? Dan Genesius berkata ia merasa memiliki kelebihan berat badan yang ingin ia singkirkan. Adegan berikutnya, dua aktor yang berbeda, berpakaian sebagai seorang imam dan pengusir setan, masuk. Ketika para aktor bertanya apa yang ia inginkan untuk meringankan sakitnya, Genesius menyatakan bahwa ia ingin dibaptis. Tidak lama setelah adegan permainan ini, hal-hal menjadi sangat nyata bagi Genesius. Fantasi permainannya berakhir, dan ia mengaku melihat malaikat-malaikat yang nyata, dan meminta untuk dibaptis sesungguhnya di atas panggung. Ini benar-benar membuat Diocletian marah. Genesius mempertahankan iman barunya, bahkan sampai penyiksaan dan kematian dengan dipancung. [iii]

Sekarang ini, Genesius dianggap sebagai santo pelindung para aktor, pengacara, pembela, badut, komedian, orang-orang yang bertobat, penari, penderita epilepsi, musisi, tukang cetak, penulis stenograf, dan para korban penyiksaan. Hari rayanya adalah tanggal 25 Agustus. [iv] Secara kebetulan, 25 Agustus adalah hari yang sama ketika Paris dibebaskan oleh pasukan sekutu pada tahun 1944. [v]

Meskipun dianggap sebagai legenda, ada inti kebenaran di balik kisah Genesius dari Roma. Genesius yang nyata dari Arles sering dikombinasikan dengan legenda Genesius dari Roma. Genesius dari Arles adalah seorang notaris yang menjadi martir karena Kaisar Maximianus pada tahun 303 M. [vi] Dia adalah santo pelindung para notaris dan sekretaris, dan hari rayanya juga adalah tanggal 25 Agustus. Dikatakan bahwa pada saat ia menjalankan tugas-tugas sekretarisnya, sebuah dekrit atau keputusan tentang penganiayaan terhadap orang-orang Kristen dibacakan keras-keras. Mendengar ini ia menjadi marah, dan Genesius melemparkan lempengan tablet-tabletnya ke kaki hakim dan melarikan diri. Dia kemudian ditangkap dan dieksekusi.

Cukup menarik, kisah tentang individu misterius ini tidak berakhir di sini. Diyakini oleh para ahli bahwa Genesius dari Arles adalah sama dengan Saint Ginés de la Jara dari Spanyol.

Statue of Saint Ginés de la Jara by ‘La Roldana
Patung Saint Ginés de la Jara oleh ‘La Roldana

Jika benar, ini menambahkan kedalaman lagi terhadap keseluruhan cerita. Legenda menyatakan bahwa setelah Genesius dari Arles dipenggal, ia dimakamkan di Arles, tapi malaikat-malaikat memindahkan kepalanya ke Cartagena. [vii] Variasi lain dari legenda ini menyatakan bahwa ketika Ginés dipenggal di Perancis, ia mengambil kepalanya sendiri dan melemparkannya ke dalam laut, yang menghanyutkannya ke Murcia. [viii] Ini diperkirakan sebagai cerita-cerita yang menjelaskan mengapa kisah-kisah tentang santo yang sama dan sekte yang sama ditemukan di dua tempat yang berbeda. Demikian juga, hari raya Saint Ginés de la Jara adalah 25 Agustus.

Sekte Saint Ginés ini diduga berasal dari sekte-sekte jinn Islam, genius Romawi, atau bahkan situs Carthaginian (Kartago) kuno yang didedikasikan untuk Ba’al. [ix] Dalam kepercayaan Islam, jinn adalah makhluk-makhluk yang terbuat dari api tanpa asap yang berasal dari Djinnestan, alam semesta lain di luar alam semesta kita. Dari perspektif Kristen, jinn-jinn ini mungkin bisa dipandang sebagai para malaikat Seraphim yang jatuh dan yang secara fisik merupakan makhluk-makhluk extradimensional. [x] Genius, dalam mitologi Romawi, adalah “contoh individu dari sifat ilahi umum yang ada dalam setiap orang, tempat, atau benda.” [xi] Dan yang terakhir, dewa palsu Baal-hamon adalah dewa tertinggi bangsa Carthaginian. Baal-hamon umumnya diidentifikasi sebagai dewa Yunani Chronos, dewa Romawi Saturnus, dan dewa Semit Dagon. [xii] Yang menarik, Baal dan Dagon keduanya sering disebutkan dalam Alkitab. [xiii]

Berulangnya hari peringatan tanggal 25 Agustus dari tiga representasi individu misterius ini tentu menyebabkan kita bertanya-tanya. Satu-satunya kesamaan dalam tanggal khusus ini, anehnya adalah: berhubungan dengan eksplorasi ruang angkasa. Pada tanggal ini pada tahun 1981, pesawat ruang angkasa Voyager 2 melakukan perlintasan paling dekat ke Saturnus. [xiv] Pada tanggal 25 Agustus 1989, pesawat ruang angkasa Voyager 2 melakukan perlintasan paling dekat ke Neptunus. Pada tanggal 25 Agustus 2012, pesawat ruang angkasa Voyager 1 resmi meninggalkan tata surya kita dan menjadi objek buatan manusia pertama yang memasuki ruang antar bintang. [xv] Hubungan yang jelas antara langit dengan individu misterius dengan banyak nama ini kemungkinan memiliki lebih banyak kesamaan bila kita melihat nama kota kedua, Pouilly.

Pouilly adalah sebuah kota kecil Romawi yang mungkin mendapat namanya dari bahasa Latin, Appolliacum. Diyakini nama itu diberikan kepadanya sebagai persembahan bagi dewa Apollon. [xvi] Apollon dapat diidentifikasi dengan Alkitab sebagai Apollyon/Abaddon dalam Kitab Wahyu di Perjanjian Baru, dewa Yunani Apollo, dan Nimrod di Perjanjian Lama, yang seringkali dikenal sebagai “manusia dengan banyak nama.” Sama seperti Genesius (yang bisa disebut “santo dengan banyak nama”), Nimrod juga tercatat mengalami dipenggal kepalanya dalam catatan kitab di luar Alkitab, Kitab Yashar. [xvii]

Hubungan antara Nimrod, Apollo, dan Abaddon/Apollyon telah diteliti secara menyeluruh, tetapi ada beberapa rincian lainnya yang belum umum dibahas. Apollo disembah oleh orang Romawi serta Yunani. Di Mauvières (Indre), sebuah lingkungan di Perancis tengah, Apollo disamakan dengan dewa Celtic Atepomarus. Kedua karakter ini digabungkan untuk menciptakan Apollo Atepomarus, yang bisa diterjemahkan sebagai “Penunggang Kuda Besar” atau “memiliki kuda besar.” [xviii] Di dalam kepercayaan Celtic, kuda sangat terkait erat dengan matahari. [xviii] Hal yang menarik untuk dicatat adalah hubungan antara pemahaman bahwa Apollo dikaitkan dengan kuda-kuda di Perancis (di mana bagian dari kompleks LHC dan CERN berada) dan apa yang kitab Wahyu nyatakan tentang Abaddon:

Wahyu 9:7-11 (ILT)  Dan wujud belalang-belalang itu adalah serupa kuda-kuda yang dipersiapkan untuk peperangan, dan di atas kepala mereka seperti ada mahkota serupa emas dan wajah-wajah mereka seperti wajah-wajah manusia. … Dan mereka mempunyai raja atas mereka, yaitu malaikat Abyssos, nama Ibrani baginya Abaddon, dan dalam bahasa Yunani dia mempunyai nama Apollyon. [xx]

Dengan deskripsi-deskripsi yang di jelaskan di atas, apakah mungkin CERN akan berhubungan dengan sesuatu yang akan dilakukan untuk membuka jurang maut, Abyssos, seperti dijelaskan dalam Wahyu 9? Ini adalah kemungkinan yang banyak dilihat oleh para peneliti belakangan ini. Namun sebelumnya, kita akan melihat mitologi lain dan mencari hubungan-hubungan potensial mengenai CERN.

CERN dalam Mitologi

Cukup menarik, kata “CERN” bisa ditemukan dalam mitologi kuno. Misalnya, di Dorset, Inggris, ada legenda Raksasa Cerne Abbas, yang sering dikaitkan dengan kesuburan. [xxi] Dalam mitologi Celtic, dewa Cernunnos digambarkan memiliki tanduk rusa (atau tanduk-tanduk). [xxii] Ia juga ditampilkan dengan mengenakan “torc” yang menggantung di leher dan di tanduk-tanduknya. Cernunnos seringkali dikenal sebagai dewa alam atau kesuburan. [xxiii]

Baphomet, from Eliphas Levi_s Dogme et Rituel de la Haute Magie, 1854

Baphomet, dari Dogme et Rituel de la Haute Magie, 1854, oleh Eliphas Levi

Torc” adalah cincin leher logam besar yang pada zaman dulu dihubungkan dengan kebangsawanan dan status sosial yang tinggi. [xxiv]

Kata “torc” berasal dari kata Latin “torque” (torsi) yang artinya “untuk memutar.” [xxv] Torc berasal dari kata ini karena bentuk memutar dari banyak cincin-cincinnya. [xxvi]

cernunnos1
Cernunnos

Karena hubungannya dengan berbagai-bagai makhluk, Cernunnos kadang-kadang digambarkan oleh para ahli sebagai “Penguasa Binatang” atau “Tuhan dari makhluk-makhluk liar.” [xxvii] Dalam terminologi Alkitab, ini bisa dipahami sebagai “Penguasa Binatang.” Cernunnos kadang-kadang juga dihubungkan dengan para pelaut, perdagangan, dan kelimpahan materi. [xxviii] Beberapa orang mungkin mengenalinya berhubungan dengan Wahyu 18. [xxix]

Cernunnos juga dikaitkan dengan Baphomet, dewa penting dalam dunia okultisme. [xxx]

Baphomet
Baphomet, Eliphas Levi

Baphomet juga identik dengan simbol Pentagram Kambing, yang juga dikenal sebagai “Sigil Baphomet.” [xxxi]

The-Sigil-of-Baphomet
The Sigil of Baphomet

Dari Wikipedia:

Kambing Pentagram yang asli pertama kali muncul dalam buku “La Clef de la Magie Noire” tulisan okultis Perancis Stanislas de Guaita, pada tahun 1897. Simbol ini kemudian menjadi identik dengan Baphomet, dan umumnya disebut sebagai Kambing Sabbath. Samael adalah figur dalam kisah Talmud dan pasangannya Lilith, Iblis perempuan dalam mitologi Yahudi. Huruf Ibrani pada lima titik ujung pentagram terbaca Leviathan, makhluk mitis dalam kepercayaan Yahudi. Simbol ini kemudian diadopsi oleh Gereja Satan pada tahun 1969 dan secara resmi dinamai Sigil Baphomet. [xxxii]

Mitos Cernunnos dijelaskan lebih terperinci dan lebih provokatif dalam dunia ilmu sihir Italia. Di sini, Cernunnos hanya dikenal sebagai “Cern” dan punya saudara bernama Lupus. Cern dipandang sebagai dewa rusa, sedangkan Lupus dipandang sebagai dewa serigala. Dikatakan bahwa pada hari titik balik matahari musim semi, Lupus tersambar petir berbentuk seperti anak panah saat berburu rusa. Lupus kemudian mati dan, pada keesokan paginya, bangkit dari dunia orang mati sebagai matahari. Cern mengetahui kematian saudaranya dan akhirnya menjadi “Dewa dunia ini.” Satu-satunya yang tertinggal dari kematian Lupus adalah kulit serigala, yang ditemukan di hutan oleh seorang pemburu lain. Didapati bahwa ternyata kulit bulu itu punya kekuatan magis untuk mentransformasi manusia menjadi serigala. Orang pertama yang memakai kulit bulu serigala ini kemudian menjadi imam Lupercus dan mendirikan komunitas Luperci. [xxxiii]

Kita menemukan catatan kuno paralel yang sangat menarik dari kisah ini dalam Kitab Yahsar tentang Nimrod:

Kitab Yashar 7:23-30

  1. Kush ben Cham ben Noah, mengambil seorang istri pada waktu itu pada masa tuanya, dan dia melahirkan seorang anak laki-laki, dan mereka menyebut namanya Nimrod , katanya, “Pada waktu itu anak-anak manusia mulai kembali memberontak dan berdosa melawan Elohim,” dan anak ini bertumbuh besar, dan ayahnya sangat menyayanginya, karena dia anak laki-laki pada masa tuanya.
  2. Dan pakaian-pakaian kulit yang Elohim buat bagi Adam dan istrinya, ketika mereka keluar dari taman, diberikan kepada Kush.
  3. Karena setelah kematian Adam dan istrinya, pakaian-pakaian ini diberikan kepada Chanok ben Yered, dan ketika Chanok diangkat kepada Elohim, dia memberikannya kepada Methushelach, anaknya.
  4. Dan pada waktu kematian Methushelach, Noah mengambilnya dan membawanya ke dalam bahtera, dan itu ada bersamanya hingga dia keluar dari bahtera.
  5. Dan setelah mereka keluar, Cham mencuri pakaian-pakaian itu dari Noah ayahnya, dan dia mengambilnya dan menyembunyikannya dari saudara-saudaranya.
  6. Dan ketika Cham memperanakkan putra sulungnya Kush, dia memberikan kepadanya pakaian-pakaian ini sembunyi-sembunyi, dan itu ada bersama Kush untuk waktu yang lama.
  7. Kush juga menyembunyikannya dari anak-anaknya dan saudara-saudaranya, dan ketika Kush memperanakkan Nimrod, dia memberikan kepadanya pakaian-pakaian ini karena rasa sayangnya kepadanya. Nimrod bertumbuh besar, dan ketika dia berumur dua puluh tahun dia mengenakan pakaian-pakaian itu.
  8. Nimrod menjadi kuat ketika dia mengenakan pakaian-pakaian itu. Elohim memberikan kepadanya keperkasaan dan kekuatan, dan dia seorang pemburu perkasa di bumi. Ya, dia seorang pemburu perkasa di padang, dan dia memburu binatang-binatang dan dia mendirikan mezbah, dan dia mempersembahkan di atasnya binatang-binatang itu di hadapan YAHWEH.

Belakangan kita dapat membaca kisah selanjutnya:

  1. Nimrod menetap di Shinar, dan dia memerintah dengan aman. Dia berperang dengan musuh-musuhnya dan menaklukkan mereka, dan dia berhasil dalam semua peperangannya, dan kerajaannya menjadi sangat besar.
  2. Seluruh bangsa dan bahasa mendengar ketenarannya, dan mereka menggabungkan diri kepadanya, dan sujud menyembah sampai ke tanah. Mereka membawa persembahan kepadanya, dan dia menjadi tuan [atau Tuhan, Dewa] dan raja mereka. Mereka semua menetap bersamanya di kota di Shinar, dan Nimrod memerintah di bumi atas semua anak-anak Noah. Mereka semuanya ada di bawah kekuasaan dan nasihatnya.
  3. Seluruh bumi itu satu bahasanya dan kata-katanya satu kesatuan, namun Nimrod tidak berjalan di dalam jalan-jalan YAHWEH, dan dia lebih jahat dari semua orang yang ada sebelum dia, sejak zaman air bah hingga masa itu.

Dari kutipan-kutipan di atas, kita bisa melihat bagaimana Nimrod dapat diidentifikasi dengan Cern sebagai “Dewa dari dunia” ini. Bahkan, Satan sendiri pun dapat diidentifikasi sebagai Cern menurut 2 Korintus 4:4. [xxxiv] Nimrod juga dapat diidentifikasi sebagai orang pertama yang memakai kulit bulu Lupus dan menjadi imam Lupercus. Ada banyak cara untuk menghubung-hubungkan dan menunjukkan identitas Alkitabiah kepada berbagai mitologi-mitologi seputar Cern.

Patung Penghancur

Sejak dibuka tahun 2004, patung dewa Shiva menari di CERN telah menimbulkan banyak kontroversi di kalangan umat Kristiani, terutama dalam beberapa tahun terakhir.

Shiva-Nataraja
Patung Shiva menarikan tarian Nataraja di CERN di Jenewa, Swiss

Banyak yang melihat kepada mitologi Shiva dan tarian Nataraja dan mempertanyakan motif sesungguhnya dari CERN. Apakah patung ini hanya dimaksudkan sebagai sebuah karya seni atau, seperti diklaim sebagian orang, meramalkan kehancuran masa depan?

Kisah mitologi di balik patung ini sangatlah dramatis. Shiva adalah salah satu dewa utama Hindu. Dia adalah bagian dari dewa Trimurti, trinitas Hindu. Shiva dikenal sebagai “Penghancur” atau “Transformer” di dalam trinitas. [xxxv] Salah satu penggambaran Shiva dikenal sebagai Nataraja, yang berarti “Dewa Tarian.” [xxxvi] Ini adalah penggambaran yang diwujudkan dalam patung di CERN .

Penggambaran Nataraja menunjukkan Shiva sebagai seorang penari kosmis yang melakukan ritual tarian Penghancuran Ilahi terhadap alam semesta yang sudah tua. Shiva melakukan tarian ini dengan maksud melakukan persiapan bagi dewa Brahma untuk memulai proses Penciptaan. Patung ini menunjukkan Shiva di tengah-tengah lingkaran api dengan kaki kiri terangkat dan menyeimbangkan diri di atas setan kerdil Apasmara yang mewakili kebodohan.

Apasmara, dalam mitologi Hindu, adalah setan yang tidak dapat dibunuh. Hindu mengajarkan keseimbangan antara kebodohan dan pengetahuan, dan membunuh Apasmara akan merusak keseimbangan. Ini memiliki arti pengetahuan akan dicapai tanpa usaha atau kerja keras, sehingga dianggap tidak berarti. Karena Apasmara tidak bisa dibunuh, Shiva menggunakan kaki kanannya untuk menginjak dan menghancurkan dan menaklukkan Apasmara dengan tarian Nataraja. Dipercayai bahwa Shiva tetap dalam formasi Nataraja supaya selama-lamanya menaklukkan Apasmara. [xxxvii]

Patung Shiva di CERN berisi sebuah inskripsi dari kutipan fisikawan Fritjof Capra, yang menyatakan:

Ratusan tahun yang lalu, seniman India menciptakan citra visual Shiva menari dalam serangkaian patung perunggu yang indah. Pada zaman kita, fisikawan telah menggunakan teknologi yang paling canggih untuk menggambarkan pola-pola tarian kosmis. Karenanya, metafora tarian kosmis menyatukan mitologi kuno, seni religius dan fisika modern.

Yang mengejutkan, ada lagi yang perlu dibaca pada patung yang mengklaim Shiva sebagai dewa tertinggi dari semua agama. Dari website Fritjof Capra:

Sebuah plakat khusus di samping patung Shiva di CERN menjelaskan arti penting dari metafora tarian kosmis Shiva dengan beberapa kutipan dari Fisika Tao. Berikut ini teks pada plakat:

“Ananda K. Coomaraswamy, memandang di atas ritme, keindahan, kuasa dan anugerah dari Nataraja yang tak tertandingi, pernah menuliskannya ‘Ini adalah gambaran paling jelas dari aktivitas Tuhan, yang setiap kesenian atau agama mana pun bisa membanggakannya.’”

Baru-baru ini, Fritjof Capra menjelaskan bahwa “fisika modern telah menunjukkan bahwa ritme Penciptaan dan Penghancuran tidak hanya dimanifestasikan dalam pergantian musim-musim dan dalam kelahiran dan kematian semua makhluk hidup, tetapi juga esensi terkecil dari materi anorganik,” dan bahwa ‘bagi para fisikawan modern, tarian Shiva adalah tarian materi subatomik.’

Memperhatikan mitologi yang ada di belakang patung Shiva Nataraja dan apa yang diwakili para perintis ilmiah CERN, telah menyebabkan banyak orang bertanya-tanya apakah ada makna yang lebih dalam. Beberapa orang bahkan lebih jauh mengklaim bahwa Apasmara mewakili gereja atau Elohim yang benar, Shiva mewakili Satan, lingkaran api mewakili portal spiritual, dan Shiva mewakili Satan bergerak melintasi portal untuk menghancurkan gereja, menaklukkan Elohim, dan mengambil alih Dunia. Mereka adalah orang-orang yang percaya CERN dan LHC akan menjadi instrumen dalam proses ini.

Logo Binatang

Sama seperti patung Shiva, logo CERN telah menyebabkan banyak kontroversi.

CERN-logo_outline
Logo Resmi CERN

Jika dijungkir balik, logo CERN menyerupai tiga angka enam, yang diklaim sebagai tanda jelas dari Tanda Binatang dalam Kitab Wahyu.

Three Sixes (signified in black) in CERN_s Logo
666 (hitam) dalam Logo CERN

Ini juga menyerupai gerakan isyarat tangan yang dianggap menandakan 666 dari Tanda Binatang.

Hand Gesture showing 666

image025
Isyarat Tangan menunjukkan 666

Seringkali, gerakan isyarat tangan ini ditunjukkan di depan mata kanan seseorang, menandakan “All Seeing Eye” (Mata Serba Melihat) dari Illuminati dan Freemasonry. [xxxix] Ada beberapa orang yang menginterpretasikan singkatan CERN di tengah-tengah 666 mewakili mata okultisme ini … dan bahwa “sesuatu” benar-benar mengawasi dari atas …

Next: Peperangan YAHWEH vs Dewa-dewa di Harmageddon

[Bab 1] [Bab 2] [Bab 3] [Bab 4] [Bab 5] [Bab 6[Bab 7]

Baca:

Kebangkitan Abaddon | Pintu Gerbang Dewa-dewa

Kebangkitan Abaddon | Gerbang-gerbang Metafisika

Kebangkitan Abaddon | Ritual Terowongan Switzerland dan CERN: Apa Yang Berusaha Mereka Bangunkan?Kebangkitan Abaddon | Memanggil Keluar Para Iblis Purbakala dari Perut Bumi

Kebangkitan Abaddon | Ritual Terowongan Switzerland dan CERN: Apa Yang Berusaha Mereka Bangunkan?

Kebangkitan Abaddon | Memanggil Keluar Para Iblis Purbakala dari Perut Bumi

CERN–LHC: Usaha Membuka Pintu Gerbang Neraka?

Referensi:

[i] http://en.wikipedia.org/wiki/Saint-Genis-Pouilly.

[ii] Ibid.

[iii] http://en.wikipedia.org/wiki/Genesius_of_Rome.

[iv] Hari raya didefinisikan sebagai “hari-hari yang dirayakan dalam rangka memperingati misteri-misteri dan peristiwa-peristiwa sakral yang tercatat dalam sejarah penebusan kita, untuk mengenang Bunda Perawan Maria, atau para rasul, martir, dan orang-orang kudus-Nya, melalui ibadah-ibadah khusus dan Istirahat dari pekerjaan.” http://www.newadvent.org/cathen/06021b.htm.

[v] http://en.wikipedia.org/wiki/Liberation_of_Paris.

[vi] http://en.wikipedia.org/wiki/Genesius_of_Arles.

[vii] “La Historia de San Gines de la Jara y del Cabezo del Miral” (in Spanish).

[viii] “Saint Ginés de La Jara (Getty Museum),” the J. Paul Getty Trust.

[ix] “La Historia de San Gines de la Jara y del Cabezo del Miral” (in Spanish).

[x] Seperti yang dijelaskan dalam Quantum Creation dan Cherubim Chariots oleh Josh Peck, istilah “ekstradimensional” dapat dipandang identik dengan istilah “spiritual” ketika pemahaman yang benar dari kedua istilah dipahami. Seperti mengapa Seraphim bertentangan dengan kelas-kelas malaikat lainnya, deskripsi tentang api tanpa asap berhubungan dengan penelitian Dr. Michael Heiser tentang Malaikat Pengawas, Malaikat dan Seraphim (https://youtu.be/2u_cC5M68Qw?list=PLnPtt9gArS-pq6qLIlqN2Eod8-Bw_D4y5 ) nampaknya menggambarkan kelas malaikat yang sama.

[xi] Charlton T. Lewis and Charles Short (2009), “genius,” A Latin Dictionary (Meford, MA: Perseus Digital Library, Tufts University).

[xii] http://ancienthistory.about.com/library/bl/uc_decker_carthrel2.htm.

[xiii] Daftar penyebutan Baal dalam Alkitab: “KJV Search Results for ‘baal.’” (Blue Letter Bible. Accessed 5 May, 2015), http://www.blueletterbible.org/search/search.cfm?Criteria=baal&t=KJV#s=s_primary_0_1 … Daftar penyebutan Dagon dalam Alkitab: “KJV Search Results for ‘dagon.’” (Blue Letter Bible. Accessed 5 May, 2015), http://www.blueletterbible.org/search/search.cfm?Criteria=dagon&t=KJV#s=s_primary_0_1.

[xiv] Menariknya, ada beberapa peneliti yang menemukan hubungan antara CERN dan planet Saturnus.

[xv] http://en.wikipedia.org/wiki/August_25.

[xvi] http://en.wikipedia.org/wiki/Saint-Genis-Pouilly.

[xvii] Kitab Yashar 27:7 “Nimrod dan dua orang yang menyertainya sampai ke suatu tempat di mana mereka berada, ketika Esau dengan tiba-tiba dari tempat persembunyiannya menghunus pedangnya, dan bergegas dan lari menuju Nimrod dan memenggal kepalanya.”

[xviii] http://en.wikipedia.org/wiki/Atepomarus.

[xix] Corpus Inscriptionum Latinarum XIII, 1863–1986; A. Ross, Pagan Celtic Britain (1967; M.J. Green, The Gods of the Celts, 1986, London).

[xx] Wahyu 9:7,11

[xxi] http://en.wikipedia.org/wiki/Cerne_Abbas_Giant.

[xxii] http://en.wikipedia.org/wiki/Cernunnos.

[xxiii] Miranda Green (1992), Animals in Celtic Life and Myth (Routledge), pp. 227–8.

[xxiv] Green, 78–79.

[xxv] http://en.wikipedia.org/wiki/Torc.

[xxvi] Perlu dicatat juga bahwa LHC, sama seperti torc, pada dasarnya terdiri dari cincin-cincin logam raksasa, yang akan kita liat selanjutnya dalam buku ini.

[xxvii] Miranda Green (1992), Animals in Celtic Life and Myth, p. 228.

[xxviii] http://en.wikipedia.org/wiki/Cernunnos.

[xxix] Wahyu 18:17-18 (ILT) karena dalam satu jam, kekayaan sedemikian besar itu telah dimusnahkan.” Dan, setiap nahkoda, dan setiap orang yang ada di atas kapal, dan para pelaut, dan sebanyak orang yang bekerja di laut, mereka telah berdiri dari jauh, dan ketika melihat asap dari pembakarannya, mereka berseru sambil berkata, “Apakah ada yang serupa dengan kota besar itu?”

[xxx] Juliette Wood, “The Celtic Tarot and the Secret Traditions: A Study in Modern Legend Making,” Folklore, Vol. 109, 1998

[xxxi] http://en.wikipedia.org/wiki/Baphomet.

[xxxii] Ibid.

[xxxv] http://en.wikipedia.org/wiki/Shiva.

[xxxvi] http://en.wikipedia.org/wiki/Nataraja.

[xxxiii] Raven Grimassi, Hereditary Witchcraft: Secrets of the Old Religion, p. 87–88.

[xxxiv] 2Korintus 4:4 (ILT) “yang di antara mereka, ilah zaman ini telah membutakan pikiran mereka yang tidak percaya, sehingga terang injil kemuliaan Kristus yang adalah gambar Elohim, tidak bersinar atas mereka.”

[xxxv] http://en.wikipedia.org/wiki/Shiva.

[xxxvi] http://en.wikipedia.org/wiki/Nataraja.

[xxxix] http://en.wikipedia.org/wiki/A-ok.

Iklan