Lebih dari 8 jam setelah gempa bumi besar pada hari Kamis dengan Magnitude 7,8 di Kepulauan Solomon dan M 6,5 di lepas pantai California, seismogram dari seluruh penjuru dunia masih menunjukkan bahwa planet Bumi bergetar seperti lonceng. Dan meskipun hal seperti ini dapat diduga sesudah terjadinya gempa bumi besar, seperti ditunjukkan seorang videografer, MrMBB333 dalam video pertamanya di bawah ini, beberapa jam sebelum gempa besar mengguncang Kepulauan Solomon, getaran misterius ini terdeteksi di berbagai seismograf di seluruh planet ini seperti ditunjukkan MrMBB333 menggunakan grafik dari USGS (United States Geological Survey).

Tampak seperti gempa bumi lazim dari pemantauan grafik USGS, tidak ada gempa bumi yang dilaporkan terjadi selama periode waktu terjadinya anomali getaran misterius yang muncul di grafik institusi resmi pemerintah AS ini selama hampir satu jam, muncul tidak hanya di seluruh Amerika, tetapi di seluruh Bumi.

Seorang penulis Activitst Post, Michael Snyder, mempertanyakan dalam artikel terbarunya, mengapa planet kita bergetar begitu hebat secara tiba-tiba? Berbarengan dengan puluhan gempa bumi signifikan yang terjadi di wilayah “Ring of Fire” – Cincin Api – pada bulan lalu, yang bahkan para ahli tidak tahu apa yang menyebabkan semua guncangan baru-baru ini. “Kami cukup yakin bahwa MSM (Mainstream Media: media-media berita utama dunia) tidak akan melaporkan ‘getaran misterius’ yang terdeteksi di seluruh planet ini, bahkan mungkin menyebutnya ‘berita palsu’ atau hoax, meskipun anomali ini terdeteksi di website resmi pemerintah, USGS, seperti yang terdokumentasikan dalam video dari MrMBB333.”

ring-of-fire
Wilayah Cincin Api

Dan seperti yang ditunjukkan dalam video ke-2 dari MrMBB333 di bawah, ia jelas menunjukkan kembali bahwa pada tanggal 1 Desember lalu, seismogram-seismogram menunjukkan terjadinya semacam guncangan global. Dia mengemukakan analisa bahwa inti bumi tampaknya mulai bergejolak. Dengan menggunakan grafik resmi USGS yang sama, MrMBB333 membuktikan bahwa sesuatu yang sangat, sangat aneh telah terjadi terhadap planet Bumi, dengan timbulnya getaran misterius yang dirasakan di seluruh planet, yang tampaknya berasal langsung dari pusat bumi, dan/atau kemungkinan lain: energi dari luar angkasa atau gravitasi benda asing luar angkasa.

Lebih jauh, video ke-3 Wochit News melaporkan serangkaian gempa bumi mengkhawatirkan yang melanda planet Bumi baru-baru ini, termasuk gempa bumi Aceh 6,5 SR, 7 Desember 2016,.

Serta video ke-4 dari TruthUnveiled yang mengungkapkan tidak hanya gempa-gempa bumi akhir-akhir ini, tapi beberapa berita lain yang melaporkan selama beberapa bulan terakhir, yang membuat TruthUnveiled mempertanyakan apakah “gempa bumi raksasa” yang sudah diramalkan itu akan segera datang.

Data gempa bumi signifikan dari USGS selama 30 hari terakhir:

usgs-dec

Time Mag Place
12/21/2016 6.7 278km ENE of Dili, East Timor
12/20/2016 6.4 80km WNW of Kirakira, Solomon Islands
12/18/2016 6.4 201km S of Tarauaca, Brazil
12/17/2016 6.3 169km SE of Taron, Papua New Guinea
12/17/2016 7.9 46km E of Taron, Papua New Guinea
12/14/2016 5 8km NW of The Geysers, California
12/14/2016 3.95 9km W of Templeton, California
12/9/2016 6.9 93km WSW of Kirakira, Solomon Islands
12/8/2016 6.5 79km WSW of Kirakira, Solomon Islands
12/8/2016 7.8 69km WSW of Kirakira, Solomon Islands
12/8/2016 6.5 160km W of Ferndale, California
12/6/2016 6.5 19km SE of Sigli, Indonesia
12/6/2016 5.9 22km SW of Scarborough, Trinidad and Tobago
12/5/2016 6.3 147km NNE of Palue, Indonesia
11/25/2016 6.6 47km ENE of Karakul, Tajikistan
11/24/2016 7 149km SSW of Puerto El Triunfo, El Salvador

Laporan terbaru juga datang dari California dan update dari suara-suara misterius yang semakin sering terdengar di seluruh Amerika dan seluruh dunia akhir-akhir ini. Mungkinkah suara-suara misterius ini terkait dengan getaran misterius? Mungkinkah ini juga yang bertanggung jawab atas terjadinya kematian massal burung-burung yang bermigrasi di berbagai lokasi berbeda di seluruh planet Bumi?

Seperti dilaporkan Fox News tentang apa yang telah terjadi di California baru-baru ini, para ahli geologi awalnya percaya bahwa patahan San Andreas sepanjang 800 mil hanya akan patah dalam segmen-segmen kecil. Namun mereka sekarang khawatir bahwa patahan sepanjang 800 mil itu bisa “sobek” sekaligus. Fox News melaporkan “skenario kehancuran yang mengkhawatirkan”:

ringoffire2

Selama bertahun-tahun, para ilmuwan percaya patahan San Andreas yang perkasa – patahan sepanjang 800 mil yang membentang sepanjang California di mana lempeng Pasifik dan lempeng Amerika Utara bertemu – hanya akan patah pada bagian-bagian tertentu saja.

Namun penyelidikan terbaru oleh para peneliti federal, negara bagian dan akademisi menunjukkan bahwa sebagian besar patahan bisa terbelah sekaligus, melepaskan malapetaka tunggal, yang jarang terjadi. Sekarang, perusahaan asuransi telah menggunakan penelitian itu untuk melakukan analisis perhitungan baru akan kehancuran yang bisa ditimbulkan oleh patahan San Andreas ini.

Analisis yang dijalankan oleh CoreLogic Inc., sebuah perusahaan analisis real-estate di Irvine, California, menjabarkan skenario kehancuran yang mengkhawatirkan.

plate-movement-dutchsinse
Peta Transfer Tekanan Seismik Global. Image: dutchsinse

Dan jika itu belum cukup mengkhawatirkan, baru-baru ini para ahli geologi telah menemukan untuk pertama kalinya selama berpuluh-puluh tahun misteri patahan Banda, patahan terbuka paling besar di Bumi, yang terbentuk ketika lempeng tektonik terselip di bawah patahan lempeng lainnya pada kerak Bumi. Ada kekhawatiran bahwa patahan Banda ini akan segera memicu gempa bumi patahan raksasa jika menghentak sewaktu-waktu, sehingga dikatakan bahwa ini merupakan zona malapetaka gempa bumi terbesar di Bumi.

Wilayah Indonesia yang ada di daerah Cincin Api, berhubungan secara langsung dengan Lempeng Pasifik. Lempeng tektonik Indonesia sangatlah kompleks. Karena Indonesia merupakan titik pertemuan beberapa lempeng tektonik. Indonesia berada di antara dua lempeng benua: Lempeng Eurasia (Lempeng Sunda) dan Lempeng Australia; dan di antara dua lempeng samudera: Lempeng Lautan Filipina dan Lempeng Pasifik. Indonesia bagian barat adalah salah satu wilayah gempa paling aktif di dunia dengan sejarah panjang gempa bumi dan erupsi vulkanik dahsyat. Rangkaian gunung api aktif ini terbentang mulai Sumatera, Jawa, Bali dan Nusa Tenggara. Pergerakan Lempeng Pasifik dan Lempeng Australia akan berdampak terhadap bagian timur Indonesia.

New Atlas melaporkan bahwa wilayah Banda pernah mencatat gempa bumi dengan Magnitude 9,9 pada tahun 1692. Gempa bumi patahan raksasa ini memicu tsunami setinggi 15 meter dan gempa susulan yang berlanjut terus-menerus selama sembilan tahun. Meskipun gempa-gempa susulan kekuatannya terus menyusut, para peneliti khawatir tegangan yang terakumulasi pada zona subduksi Banda sejak tahun 1692 sekarang ini memiliki cukup kekuatan untuk menimbulkan malapetaka sejenis peristiwa 1692, atau lebih besar lagi.

earthquake-zone
Palung Weber (tanda panah)

Gempa bumi dan erupsi gunung berapi biasa terjadi di zona patahan dimana lempeng-lempeng tektonik bertemu dan satu lempeng terselip di bawah lempeng lainnya, atau di mana tepian-tepian lempeng saling bergesekan dengan hebat satu sama lainnya.

Patahan Banda merupakan sobekan raksasa seluas 60.000 kilometer persegi, bagian dari Cincin Api yang mematikan di wilayah Indonesia Timur, di utara Australia. Lempeng patahan seluas 60.000 kilometer persegi ini membentuk palung laut sedalam 7,2 kilometer – Palung Weber – di dasar Laut Banda, Indonesia. Palung Weber, di dekat kepulauan Maluku, dipercayai adalah titik paling rendah di samudera Bumi yang bukan merupakan parit dasar lautan.

pownall
Patahan Banda

Penemuan Patahan Banda ini dapat membawa penemuan besar dalam memprediksi gempa bumi dan tsunami di wilayah ini. Penemuan patahan ini juga menimbulkan kekhawatiran besar mengenai resiko gempa bumi “mega-thrust” di wilayah Indonesia. Menurut para ahli geologi, jika patahan ini menghentak secara tiba-tiba, ini dapat memicu gempa bumi terbesar dan paling menghancurkan dan peristiwa tsunami paling dahsyat yang tercatat dalam sejarah manusia.

tsunami

Jika prediksi para ahli geologi ini benar, maka gempa bumi maha dahsyat yang akan terjadi di patahan Banda-Indonesia ini mungkin merupakan bagian penggenapan dari apa yang sudah dinubuatkan di dalam Kitab Wahyu. Di sini ada 2 tahap penggenapan, yang pertama ketika semua pulau dan gunung bergeser dari tempatnya (indikasi pergeseran lempeng kerak bumi secara global), yang tertulis dalam:

Wahyu 6:14 (ILT) … dan semua gunung dan pulau terpindahkan dari tempatnya.

Pembanding: Wahyu 6:14 (AYT) … dan setiap gunung dan pulau dipindahkan dari tempatnya.

Tahap kedua, ketika semua pulau-pulau (khususnya Indonesia) akan hilang lenyap (indikasi tenggelam ke dalam lautan atau runtuh). Perlu dicatat bahwa Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar di dunia, dengan jumlah 17.504 pulau (data tahun 2004), dengan jumlah gunung berapi aktif paling banyak di dunia, 147 gunung berapi.

Wahyu 16:18,20 (TB) Maka memancarlah kilat dan menderulah bunyi guruh, dan terjadilah gempa bumi yang dahsyat seperti belum pernah terjadi sejak manusia ada di atas bumi. Begitu hebatnya gempa bumi itu. Dan semua pulau hilang lenyap, dan tidak ditemukan lagi gunung-gunung.

Pembanding: Wahyu 16:20 (AYT) Setiap pulau lenyap dan gunung-gunung tidak ditemukan.

Kembali pada bulan Juli 2014, website Extinction Protocol menerbitkan artikel di mana mereka menunjukkan peta AS yang diberi penanda berkaitan laporan-laporan yang datang dari seluruh negeri, menunjukkan insiden dimana orang-orang melaporkan mendengar suara-suara aneh, yang sering digambarkan sebagai suara dengungan misterius. Tidak ada yang tahu apa yang menyebabkan suara aneh itu terdengar. Oktober 2016, website Live Science menerbitkan artikel mendalam berkaitan suara-suara misterius yang terdengar di seluruh dunia.

Sejak tahun 1990-an, seismolog telah mengetahui bahwa planet Bumi sendiri adalah sumber dari banyak suara-suara aneh. Beberapa orang bahkan mengaitkan bahwa “nyanyian dari dalam perut Bumi” ini kemungkinan sama dengan “sangkakala-sangkakala” dalam Kitab Wahyu. Beberapa pembaca baru-baru ini disebutkan juga mendengar suara-suara aneh yang tidak bisa didengar orang lain.

Ombak lautan yang memecah di pantai di seluruh dunia menyebabkan getaran suara pelan yang terus-menerus di dalam Bumi, jauh di bawah tingkat persepsi indera pendengaran manusia, menurut penelitian yang dipublikasikan pada tahun 2015.

Suara “hum” (dengung) yang sangat rendah dari Bumi ini tidak dapat terdengar, tetapi dapat diukur dengan seismograf yang sangat sensitif. Para ahli seismolog telah mengenal sejak tahun 1990-an bahwa Bumi “berdering” dengan getaran “mikroseismik” samar-samar, bahkan meskipun tidak ada gempa bumi yang terjadi, yang membuat planet Bumi bergetar seperti lonceng dengan getaran suara yang kuat.

Penelitian yang dipublikasikan pada Februari 2015, berdasarkan model komputer, menemukan bahwa gelombang laut bisa menghasilkan gelombang seismik samar-samar di dasar lautan dengan frekuensi suara yang sangat pelan antara 13 dan 300 detik.

Menurut Joe Mullins, seorang profesor emeritus teknik di University of New Mexico yang melakukan penelitian tentang “Taos Hum,” hanya sekitar 2 persen dari populasi penduduk bumi yang diyakini bisa mendengar suara dengung misterius ini. 98% sisanya dari populasi penduduk bumi lainnya tidak terpengaruh. Apakah beberapa orang ‘super sensitif’ yang bisa mendengar suara atau getaran, dapat mendengar dan/atau merasakan apa yang sebagian besar penduduk bumi tidak dapat merasakannya?

Telah lama diketahui bahwa burung sangat sensitif terhadap suara dan getaran selama perjalanan migrasi mereka, dan telah masuk laporan demi laporan selama beberapa tahun terakhir ini terjadinya insiden kematian massal burung-burung di seluruh dunia. Semua ini terjadi pada saat aktivitas vulkanisme di seluruh wilayah “Cincin Api” ada pada tingkat yang sangat tinggi, dan pada saat bersamaan “manusia bermain-main menjadi Tuhan dengan mempergunakan senjata seismik dan mesin modifikasi cuaca” – Chemtrail dan HAARP – seperti yang sudah dikupas secara mendalam, antara lain oleh Steve Quayle dalam bukunya “Perang Cuaca dan Bencana Non-Alami.”

Seperti yang ditunjukkan Steve Quayle, website Deagle.com menunjukkan penyusutan penduduk AS yang diperkirakan terjadi antara sekarang sampai 2025 sebanyak 260 juta orang. Ini hanya di AS saja. Apakah kita sekarang sedang menyaksikan kombinasi peristiwa bencana-bencana alam dan bencana buatan manusia pada planet kita, akan membawa kita menuju kehancuran seperti yang sebelumnya sudah diperingatkan oleh Alkitab dan para ahli?

Aktivitas vulkanisme, gempa bumi, banjir, kekeringan dan kelaparan sebagai akibat modifikasi cuaca dan senjata seismik sedang dijalankan para “elite global” melalui “Proyek Geo-engineering” (Chemtrail dan HAARP) dan modifikasi genetika makanan (GMO, genetically modified organism), semuanya mengarah kepada pengurangan populasi penduduk dunia, yang oleh laporan detail Deagle.com – sebanyak 260 juta manusia, hanya di AS saja.

Semua ini mencerminkan tujuan final para “elite global” untuk mereduksi penduduk bumi hanya menjadi 500.000 manusia melalui program Kontrol Populasi dan “Eugenic.” (Baca: Misteri Batu Penjuru Georgia: 10 Perintah Anti-Kristus)

Dunia kita sekarang menghadapi saat yang paling berbahaya dengan pergolakan alam, politik, sosial dan ekonomi di sekitar kita. Ini bukan waktu untuk berpuas diri, terutama mengingat apa yang akan dilalui planet Bumi di masa mendatang.

Wahyu 6:8 (ILT)  Dan aku melihat, dan lihatlah: seekor kuda hijau pucat dan dia yang menunggang di atasnya; namanya Kematian (Yunani: thanatos), dan alam maut (Yunani: hades; neraka) ikut bersamanya. Dan kepada mereka telah diberikan wewenang untuk membunuh atas seperempat bumi dengan pedang dan dengan kelaparan dan dengan kematian dan oleh binatang-binatang buas di bumi. (Baca: Pengajaran Yesus tentang 7 Meterai Kitab Wahyu: Akhir Zaman)

Baca:

Misteri Batu Penjuru Georgia: 10 Perintah Anti-Kristus

Fenomena Suara Sangkakala di Langit Yerusalem, Tanda dari Surga atau Penyesatan?

Referensi:

Unexplained Vibration Discovered All Over The World Leaves Earth Ringing Like A Bell – Experts Warn Of ‘Alarming Scenario Of Destruction’ As ‘Disturbing String Of Earthquakes’ Strikes Our Planet

Enormous Earthquakes Hit Both Sides Of The Pacific And Experts Warn The San Andreas Could “Unzip All At Once”

Scientists have found the largest exposed fault on Earth

IT BURNS, BURNS, BURNS Huge abyss in Pacific Ocean’s RING OF FIRE will spark apocalyptic earthquakes and tsunamis

BIG ONE FEARS: String of massive earthquakes spark new scares over Pacific Ring of Fire

REVEALED: Earth’s biggest earthquake disaster zone found in killer ‘ring of fire’

Volcanoes of Indonesia (147 volcanoes)

Daftar pulau di Indonesia

USGS – Earthquake December 2016

11/28/2016 — GLOBAL SEISMIC PRESSURE TRANSFER MAP — WHICH WAY DOES THE PLANET REALLY “MOVE”?

Ayat Firman Tuhan

Mazmur 91:1-16 (ILT)

  1. Orang yang duduk dalam lindungan Yang Mahatinggi, dia akan bermalam dalam tudung Yang Mahakuasa.
  2. Aku mau berkata kepada YAHWEH, “Perlindunganku dan bentengku, Elohimku, aku percaya kepada-Nya.”
  3. Sebab Dia meluputkan engkau dari perangkap burung, dari tulah yang membinasakan.
  4. Dengan kepak-Nya Dia akan menaungi engkau, dan di bawah sayap-Nya engkau akan mencari perteduhan, kesetiaan-Nya adalah perisai dan tembok perlindungan.
  5. Engkau tidak akan takut terhadap kengerian malam, terhadap anak panah yang terbang pada siang hari.
  6. Terhadap tulah yang merajalela pada kegelapan, terhadap kebinasaan yang sia-sia pada tengah hari.
  7. Seribu orang akan rebah di sisimu, dan sepuluh ribu di sebelah kananmu, tetapi itu tidak akan mendekat kepadamu.
  8. Sungguh dengan matamu sendiri engkau akan melihat dan menyaksikan ganjaran untuk orang fasik.
  9. Sebab Engkau, ya YAHWEH, perlindunganku, Yang Mahatinggi telah kaujadikan tempat kediamanmu.
  10. Malapetaka tidak akan menimpa engkau, dan tulah tidak akan mendekati kemahmu.
  11. Sebab Dia akan memerintahkan para malaikat-Nya kepadamu, untuk menjaga engkau di sepanjang jalanmu.
  12. Mereka akan menatang engkau di tangannya, supaya kakimu tidak terantuk batu.
  13. Engkau akan menginjak-injak singa dan ular berbisa; Engkau akan menginjak-injak singa muda dan ular tedung.
  14. Sebab, ia telah mengasihi Aku, maka Aku akan membebaskan dia, Aku akan menempatkannya di tempat tinggi, karena dia telah mengenal Nama-Ku.
  15. Dia akan berseru kepada-Ku dan Aku akan menjawab dia; Aku akan menyertainya dalam kesesakan, Aku akan meluputkannya dan memuliakannya.
  16. Aku akan memuaskan dia dengan umur panjang, dan Aku akan menunjukkan kepadanya keselamatan-Ku.
Iklan